Dia bisa berubah menjadi lebih cantik karena disihir.
Cinderella itu enak,ya.
"Hei kamu!"Seseorang.
"Berminat jadi seorang model?" tanya nya.
*Vierra menengok.
"Eh?aku?"tanya nya.
Orang itu mengangguk ,Ia menghampiri Vierra yang sedang berjalan jalan di alun alun kota.
"Aku adalah pencari bakat dari model agency,Syukurlah akhirnya kami bisa menemukan anak perempuan yang sesuai dengan image yang kami inginkan."ucapnya.
Sudah lama kami mencari model murid SD seperti kamu ini,lho!*ucapnya dengan bersemangat.
Vierra hanya berekspresi kesal atas pernyataan orang tersebut.
"A...aku BUKAN MURID SD!!"ucap nya dengan lantang dan kekesalannya.
Esoknya.
Vierra menceritakan tentang kejadian yang ia alami kemarin pada para sahabatnya tanpa kurang sedikitpun.
"HAHAHAHA"keduanya
"Lalu kamu pulang sambil marah-marah?"ucap Chika sambil tertawa terbahak bahak.
"Soalnya tindakan itu ngga sopan,kan?!"ucap vierra
"Tahun ini umurku 16 tahun,seharusnya aku sudah jadi gadis dewasa,masa masih kelihatan seperti anak SD?!" ucap Vierra dengan nada kesal.
"Ya,ya,ya"ucap Alexa
"hihihi"keduanya cekikikan (bukan kayak Kunti ya_-)
Lagian dengan mata bulat besar,pipi tembam,rambut pendek dan keriting dan tubuh yang rata tanpa lekukan.jadi wajar saja kalau mereka salah duga*ucap Alexa.
"Ihhh ,kalian tega!!"ucap nya dengan kesal.
"Huh,sejak kecil aku selalu bermasalah dengan perawakanku ini.aku selalu kelihatan jauh lebih muda dari usiaku yang sebenarnya."ucap Vierra dalam hati.
"Maaf-maaf,ya sudah sore ini mau ikut shopping ngga?"ucap Alexa mencoba membujuk Vierra.
"Benar dan kami akan mencarikan pakaian yang akan membuatmu terlihat seperti gadis 16 tahun"ucap Chika dengan tersenyum.
"Sungguh!"ucap Vierra dengan antusias.
"Lalu² kita akan pergi ke mana? Shibuya?rafole?vinace?footh?"ucap nya dengan bersemangat.
"Dia polos atau apa ya?"ucap Chika dalam hati.
"Yang jadi pacarnya pasti akan mudah membujuknya nanti."ucap Alexa bergumam.
Teng teng teng*bel sekolah.
Wahh harus buru-buru pulang, nih "ucap Vierra.
Sebentar lagi kan musim panas !aku ingin beli tank top juga sandah!oh iya!baju terusan aku juga akan membeli baju yang akan membuatku terlihat dewasa!"ujarnya bersemangat.
Wah bagus itu Vierra.karena kamu sedang bahagia,tolong bawakan ini keruang peralatan ya*ucap sang guru yang tiba tiba datang entah dari mana.
Guru itu memberikan setumpuk matras yang sudah di gulung dan akan di taruh di ruang peralatan.
Seketika Vierra terkaget.
Kenapa harus aku!"ucap nya dalam hati meratapi nasib dengan perasaan kesal.
Kayak nya kamu nggak akan sanggup membawanya sendirian"ucap sang guru
Wah!untung ada dia,kebetulan sekali"ucap nya.
HIROSAKI!"teriak sang guru
Hirosaki pun menoleh
Atsuki hirosaki! n nggak ngga mungkin!"ucap Vierra gugup dalam hati dengan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Kalian berdua,tolong susun barang ini di ruang peralatan ya."ucap sang guru.
W wah be beruntung"ujar Vierra dalam hati
Vierra telah mengaguminya sejak upacara masuk sekolah,saat itu dia jadi wakil murid sikap nya cool seperti seorang pangeran.
Padahal aku sudah berfikir tidak akan ada kesempatan mendekatinya karena kami beda kelas"ucap nya dalam hati.
Di ruang peralatan.
Anu..perkenalkan ,Aku Xavierra xenalia kelas 10 b "ucap Vierra berbasa basi.
Ooh.."ucap Hiro
Seketika suasana canggung
Ternyata gosip kalau dia hanya berbicara dan mendengar seperlunya itu benar ya"ucap nya dalam hati sambil merapihkan matras.
Vierra kembali menengok ke arah hirosaki.
Wah,dia benar benar tampan.."ucap Vierra dalam hati sambil menatap kagum ke arah hirosaki.
Saat sedang menatap dengan tak sengaja ia melihat area leher hirosaki nampak ada kalung yang sedikit terlihat.
Tidak disangka hirosaku memakai kalung di balik seragam sekolah,ya"ujar Vierra.
Hirosaki seketika menoleh dan menatap Vierra.
Untuk sesaat wajahnya terlihat berubah.."ucap vierra dalam hati.
Sebenarnya kalung ini tidak memiliki arti khusus kok"ucap Hiro
Aneh ya?orang yang dikenal sebagai siswa teladan malah melanggar aturan sekolah"ucap Vierra dalam hati.
Jangan-jangan hiro tidak ingin ini diketahui oleh orang lain.."ucap Vierra bergumam kecil
Tenang saja,aku tidak akan mengatakan apapun pada siapapun kok!"ucap Vierra dengan tersenyum
Hirosaki terkaget.
Aku merasa yakin kalau kalung itu sangat berarti baginya."ucap Vierra dalam hati.
Rasanya walau hanya sesaat aku sudah melihat sosok asli dari pangeran ini."ucap Vierra dalam hati.
Hiro melangkah dan tiba tiba mendekat ke arah Vierra dan memegang wajah nya seta menatap mata Vierra.
Vierra pun terkaget.
Deg
Deg
Deg
Deg
Deg
Jantung Vierra terasa berdetak lebih lambat dari yang semestinya dan ia nampak gugup.
Kulit wajahmu bagus,ya"ucap hiro.
Ehhhh..
Zrats
Tubuh Vierra menabrak meja dan terangkat ke atas meja tersebut.
Brak
Hirosaki mendukung nya dan menatap mata Vierra.
Kamu tidak berpikir kalau yang kamu lihat adalah sosok ku yang sebenarnya kan?"ucap Hiro
Mau keberi tahu bagai mana sosok mu yang sebenarnya?"ujar Hiro sambil mengelus pipi Vierra dan menatap dengan detail seluruh wajah Vierra.
BRAKK
JANGANNNN!"teriak Vierra dan berlari membuka pintu sambil ketakutan.
Ke kenapa,aku tidak pernah berfikir kalau hirosaki adalah orang yang seperti itu!?"ucap nya dengan lantang.
Drap
Drap
Vierra pun berlari keluar.
Xavierra xenalia, ya"ujar hirosaki tersenyum menatap ke arah Vierra yang berlari
( Bersambung) nanti kalo ada waktu aku tulis lagi sampe sini dulu maaf kalau ada salah kata dan terimakasih buat yang sudah membaca ( ╹▽╹ )