Setting plot:setelah spin off clabelle part 1)
Emily sedang memperhatikan Clara dari dimensi maxon dan kemudian ia tersenyum. Clara berdiri dan menyimpan surat itu ke tempat asalnya.
2 hari kemudian, Silvia ditugaskan ke kerajaan Ragnarian untuk melakukan kerjasama militer.
Kerajaan Ragnarian terletak di kutub Selatan dengan suhu rata-rata minus sepuluh derajat Celsius. Di wilayah tengah kerajaan, suhunya bahkan dapat mencapai empat puluh derajat Celsius. Oleh karena suhu yang ekstrem, kebanyakan penduduk tinggal di sepanjang garis pantai. Kerajaan Ragnarian ditempati oleh para viking yang kuat dan perkasa. Kerajaan Ragnarian dipimpin oleh seorang pemimpin bergelar jarl, yang dipilih oleh 210 kepala daerah lokal yang mewakili 21 provinsi.
Setelah seminggu mereka berhasil sampai di kota Fjordhelm, yang juga ibukota kerajaan Ragnarian.
Rumah-rumah di Kota Fjordhelm memiliki dinding kayu horizontal yang dapat dilipat untuk ventilasi dan memperoleh cahaya matahari. Atapnya seringkali terbuat dari jerami, kayu, atau kayu bertutup tanah liat. Gaya rumah panjang (longhouse) adalah bentuk umum, memiliki atap panjang yang meluas dari ujung ke ujung bangunan.
"Kota yang unik tapi dingin.", kata Clara
Kemudian mereka semua melihat sebuah istana yang memiliki atap panjang berwarna biru dengan hiasan helm bertanduk didepannya.
"Apakah itu istananya?", tanya Clara kepada sang ibu
"Oh iya ibu aku kemarin menemukan surat resmi kerajaan lionin Tentang kematian raja lionin?", tanya Clara
"Apa, kenapa kamu tahu surat itu?", tanya Silvia
Kemudian Clara menceritakan semuanya kenapa ia menemukan surat itu juga sambil berjalan.
Tak lama waktu terhenti dan Emily turun.
"Kamu siapa?", tanya Clara
Tak lama Emily menyentuh dahi Clara dengan jari telunjuknya.
"Kamu kenapa?", tanya Clara
Dan kemudian Clara melupakan semua hal tentang surat itu.
Emily terbang.
"Oh iya surat itu memang dikirim oleh kerajaan lionin untuk ratu.", kata Silvia
"Ibu cerita apaan sih aku nggak ngerti?", tanya Clara
"Lho bukankah kamu nanya tentang surat itu?", tanya sang ibu
"Nggak.", jawab Clara
Kemudian mereka semua masuk kedalam istana.
Setelah 3 jam, Clara mulai bosan dan keluar dari istana untuk mencari angin.
Kemudian, Clara melangkah menuju pantai terdekat, dengan jarak hanya 500 meter dari istana.
Curah hujan di kerajaan tersebut jarang terjadi, sehingga sekitar 89% penduduk tinggal di daerah pesisir Utara, di mana curah hujannya lebih sering terjadi, Jumlah penduduk Kerajaan Ragnarian mencapai 30 juta jiwa, dengan mayoritas berasal dari kelompok viking.
Disana Clara duduk bersantai ditepi pantai.
"Andai dunia damai seperti ini selamanya.", gumam Clara
Kemudian isabelle mengikuti sang kakak.
"Kakak kenapa kesini?", tanya Isabelle
"Tidak.", jawab Clara
Tak lama lubang merah di langit pun mengeluarkan hembusan angin yang cukup kencang.
"Apa.", teriak Clara terkejut
"Kenapa kakak terkejut kan cuma angin.", kata Isabelle
"Nggak kok, oh iya kamu sepertinya harus meminta maaf kepada ayah.", kata Clara
Beberapa hari sebelumnya, Isabelle sempat berdebat hebat dengan sang ayah karena perbedaan keinginan; sang ayah, Clara, ingin Isabelle menjadi cendekiawan, namun Isabelle ingin menjadi koki kerajaan.
Kemudian terdengar suara heboh dari dalam istana. Suara itu begitu keras, sampai-sampai disekitar Clara panik.
"Ada apa ini kak Clara?", tanya Isabelle
"Entahlah.", kata Clara sambil berdiri
Clara Isabelle berlari ke istana.
Saat mereka tiba di depan istana, Clara dan Isabelle melihat ibu mereka berdiri bersama dengan lima orang yang berdiri di depannya.
"Ada apa ini ibu ini?", tanya Clara
"Raja meninggal beberapa menit lalu dan mereka orang yang terakhir masuk kekamar raja.", jawab Silvia
"Baiklah kamu terlebih dahulu pak prajurit.", ucap Silvia
"Aku tadi hanya berkeliling didepan kamar raja.", jawab prajurit tersebut
"Baiklah.", kata Silvia
Tak lama seorang tabib keluar kamar sang raja.
"Saya memeriksa raja, seperti raja telah diracun.", kata tabib
"Baiklah berarti tinggal kalian berempat saja, yaitu dua pembantu, dan tabib pribadi raja.", kata Silvia
"Aku hanya memberikan makanan dan minuman untuk raja 20 menit sebelum raja ditemukan tewas.", kata pembantu 1
"Bohong, aku melihat dengan mata kepala bahwa dia membawa sebotol kaca.",balas pembantu 2
"Baiklah ini ini aneh ya.", kata Silvia
"Hei tabib, apa ada petunjuk lain?", tanya Silvia
"Tidak ada.", jawab tabib itu
"Baiklah kita bawa kasus ini ke pengadilan viking.", kata Silvia
"Tapi nona Silvia, pengadilan viking tidak akan menerima laporan itu tanpa bukti yang valid.", ucap tabib
Kemudian tabib itu pergi.