Saat liburan panjang sudah tiba, ini saatnya Eric pergi berlibur di pantai. Perjalanan lumayan jauh, tapi akhirnya aku sampai di depan pembayaran kartis wisata. Mobil sudah ku parkir kan aku segera turun ke pantai, saat di pantai aku melihat ada seorang wanita yang muda, cantik, dan tersenyum pada ku. Didalam hatiku aku bergirang-girang karena bertemu dengan wanita tersebut. Wanita itu terus mengamatiku aku pun jadi malu akhirnya aku menyudahi di pantai aku segera mandi, setelah mandi aku melihat wanita itu lagi. Hari sudah sore akhirnya aku pun pulang dengan pikiran yang masih kacau karena senang melihat wanita tersebut. Pukul 17.00 akhirnya aku sampai rumah akupun langsung rebahan hingga tidur, saat tidur aku bermimpi aku sedang di kejar dan mau di cekik oleh kuntilanak aku pun terbangun. Dengan kaget didepan ku ada seorang wanita seperti wanita di pantai tadi namun ia berubah menjadi kuntilanak seperti dalam mimpi ku, kuntilanak itu memandangiku dengan penuh kebencian. Aku pun hanya bisa berteriak-teriak dan berdoa kepada Tuhan, aku lemas dan tidak sadarkan diri. Keesokan harinya aku sudah berada di rumah sakit, dengan beberapa orang yaitu orang tuaku, temanku, dan satu orang pintar yang mengatakan bahwa kuntilanak itu benci terhadap orang yang masih bujangan dan ia akan menjelma menjadi wanita cantik supaya ia bisa melabuhi dan membunuh orang tersebut. Wanita tersebut benci terhadap orang bujangan karena cowok wanita tersebut mati ditusuk oleh cowok bujangan akhirnya wanita tersebut menjadi gila dan selalu muncul saat ada orang bujangan. Orang pintar itu mengatakan bahwa jangan pernah kepantai tersebut sendirian karena itu membahayakan keselamatan diri.