Tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.dan sejuta alasanpun tak sanggup untuk menjelaskan itu.namun satu hal yang boleh redup bahkan hilang,ialah semngat.kemauan dan tekad yang kuat untuk meraihnya tapi itupun tidaklah cukup bila doa tidak pernah teratur kepada sang pemilik segalanya.doalah yang mengetuk hati sang khalik hingga mengijinkan kita untuk meraihnya .tak terkecuali kisah ini,semua diraih karena doaa yang tak pernah berhenti untuk dipanjatkan.
"Nakk"sepertinya papa tidak bisa menyekolahkanmu ke tingkat yang lebih tinggi lagi,dan kamuu tau sendiri kan bahwa tahun ini merupakan tahun yang sulit bagi kita,maksud papa,keadaan ekonomi keluarga kita pas-pasan ini,sangat tidak memungkinkan untuk memasuki perguruan tinggi,"Tapi Dika pinginnya kuliah paaa.., Dika tidak mau pendidikan dika berhenti hanya tingkat SMA.Papa tau sendirikan, bagaimana susahnya mencari kerja dengan menggunakan ijazah SMA?,dan sekarang ijazah SMA sama sekali tidak ada artinya paa..."."Ya Papa dan Mamamu sangat mengerti hal itu Nak...,tapi keadaan ini membuat kami tidak bisa berbuat apa-apa","Yang jelas Dika tidak mau tau paa..., Dika harus kuliah apapun alasannya,titik.",lali ia meninggalkan kedua orang tuanya dengan hati yang penuh dengan rasa kesal.
Dika adalah anak semata wayang dari keluarga yang hidupnya pas-pasan, mereka adalah keluarga yang tinggal di pelosok pada sebuah dusun yang masih terpencil.jangankan berpikir melanjutkan pendidikan anaknya ke perguruan tinggi , untuk mencukupi kebutuhan sehari-haripun begitu Sulit terpenuhi.
Dibuat oleh:Lintang Dewi Aryanti.