Di sebuah desa kecil, hidup seorang anak luar biasa bernama Andi. Meskipun berusia 14 tahun,ketajaman berpikir dan kepintarannya melampaui teman-temannya. Dengan kecerdasannya tersebut, Andi memiliki cita-cita menjadi seorang polisi dan menangkap penjahat.
Suatu hari, di desa itu dihebohkan oleh beberapa pencurian ayam warga dan sebuah api terbang di malam hari. Orang yang saat itu berjaga malam mengatakan bahwa api terbang itu pertama kali muncul di malam tepat bersamaan di hari hilang nya ayam seorang warga, sudah dua hari kejadian ini terjadi dan warga menjadi tidak bisa tenang.
Mendengar hal itu, Andi menjadi tertarik dan langsung mengambil ponsel dan beberapa barang lain nya untuk di bawa. Lalu Andi pergi ke rumah pak Usman yang ayamnya pertama kali di curi untuk bertanya tentang malam itu. "Pak, saya mau tanya gimana kejadian senin malam kemarin? "tanya Andi ke pak Usman. "saya kurang tau sih dek Andi, malam itu begitu tenang dan semua orang di rumah sudah tidur,mungkin itu terjadi jam 12 malam lebih"jawab pak Usman.
Setelah itu Andi izin ke pak Usman untuk melihat kandang ayam nya, dan diantarlah Andi ke samping rumah pak Usman. Andi mengamati kandang dengan sangat cermat, Andi tiba-tiba berkata "impresif " lalu mengambil foto beberapa bagian kandang dan jejak sandal yang ukurannya berbeda dari milik orang rumah serta memungut sedikit abu yang di lihatnya.
Setelah selesai di kandang, Andi berpamitan dengan pak Usman dan pergi untuk menemui orang yang melihat api terbang di malam itu.Andi kebetulan bertemu salah satu warga yang melihat api terbang senin malam itu,Andi pun mengajak ngobrol tentang api itu dan menanyakan bagaimana rupa api terbang itu. "wah, malam itu saat saya sedang keliling di bagian utara desa, saya melihat setitik cahaya melayang di udara di sepanjang pinggiran sungai, saya coba ikuti tuh cahaya nya,tiba-tiba cahaya itu membesar dan terbang ke seberang sungai lalu hilang."jawabnya.
Andi berkeliling di daerah dekat sungai tersebut,lalu pandngan nya teralihkan ke sebuah rumah dengan dedaunan di halamannya. Andi diam-diam menghampiri meja di teras rumah itu,melihat sebuah asbak rokok, lalu ia mengambil satu puntung rokok di asbak tersebut.Setelah mengukur sandal pemilik rumah andi langsung pergi meningalkan rumah itu.
"seharusnya malam ini di rumah bu Eka" ucap Andi sambil menunggu di atas pohon mangga. Beberapa saat kemudian seseorang diam-diam datang mendekati kendang ayam, dan mencuri ayam nya. "pak Asep, RT desa ini,seorang maling"ucap Andi sembai melompat turun, seketika pak Asep dengan karung di tangannya terkejut sampai membatu langsung di foto Andi. Pak Asep marah kemudian mengejar Andi, pak Asep sudah menggunakan cahaya rokok untuk memancing warga menjauh dari tempat kejadian,tetapi Andi sudah meminta dua warga bersembunyi di sekitar untuk menangkap maling.Pak Asep merokok saat pertama kali mencuri ayam, meninggalkan abu di kandang ayam, melempar ke seberang sungai, dan dengan sendirinya menjadi awal api terbang.Setelah menjelaskan kepada warga Andi pulang dengan perasaan gembira dan tidur nyenyak di kasur yang empuk.