Pernahkah kau merasa disiksa rindu padahal matamu tak pernah melihat rupa indahnya?
Pernahkah kau dihimpit sesak yang membuncah padahal menemuinya saja kau tak pernah?
Pernahkah kau ditikam rasa nyaman padahal tak sekalipun kau pernah merengkuh pelukan?
Pernahkah kau merasa sangat takut kehilangan padahal tak sekalipun pernah bersinggungan?
Pernahkah kau mendoakan seseorang sampai air matamu jatuh berlinang?
Jika iya, maka memohonlah petunjuk pada Sang Maha Cinta! Sebab cinta yang kau miliki bukanlah cinta sebab tatap memuja, pandang pertama atau gelenyar cinta sesaat yang tumbuh sebab kata.
Cintamu adalah cinta yang paling jujur. Karena cinta yang dihiasi hujan air mata ketulusan tak pernah berbohong.
Dan sebaik-baiknya cinta adalah dengan doa. Bawa ia dalam pintalan doa-doa panjangmu, ketuklah pintu langit-Nya dengan mesra dan pintalah ia pada Sang Maha Cinta.
Jika ia jadi milikmu, maka bersyukurlah.
Jika ia tak jadi takdirmu, maka bersabarlah!
Tak semua cinta menemui penyatuan. Kadang-kadang perpisahan juga jadi akhir yang mau tak mau harus kau terima. Tak apa, karena jatuh cinta artinya juga belajar terluka.
Sedangkan,
Cinta terbaik yang bisa kau miliki adalah cinta yang membawamu untuk lebih dekat dengan-Nya. Tak ada cinta yang lebih baik daripada mencintai-Nya dan mencintai karena-Nya.
Cinta itu seharusnya membawamu untuk lebih mengenal Tuhan. Jika ia justru membuatmu lupa menjumpai-Nya, maka segeralah tinggalkan. Karena, meninggalkan-Nya saja mudah baginya, apalagi meninggalkanmu?
Ada banyak sekali hal yang harus kau pahami sebelum jatuh cinta. Agar cintamu tetap berada dalam koridor-Nya, agar cintamu bermuara surga, agar cintamu tak berlumur dosa, agar cintamu tak menuai kecewa akhirnya. Belajarlah memahami cinta itu lewat cinta-Nya.
Coba ingat, adakah kau dapati kecewa saat kau dekati-Nya? Adakah rasa sakit saat kau datangi-Nya? Adakah rasa sesak saat kau lirih memanggil-Nya? Adakah? Tak ada!
Sebab Tuhan selalu mencintaimu dengan baik. Hanya saja, kadang kau salah pahami artinya.
Saat kau pahami makna cinta-Nya dengan baik, maka Allah pasti akan hadirkan seseorang yang baik pula untuk menemani perjalananmu. Kelak, kau akan belajar mencintai dengan baik dan dicintai dengan baik juga.
— HK