Pangeran kegelapan yang terluka akibat perkelahian memperebutkan tahta kerajaan kegelapan dan hanya bisa diobati oleh jodohnya yang berada didunia manusia.
Siang itu seorang siswi SMA tampak sedang menunggu jemputan didepan sekolah nya. Wanita tersebut adalah mawar. Seorang siswi baik hati dan sangat cantik. Tiba - tiba mawar didatangi oleh seorang pria paruh baya. Pria tersebut kelihatan kumuh, lusuh dan kurus. Mawar tak tega melihatnya dan memberikan bekal yang masih ada ditasnya pada pria tersebut. Pria itu melahap makanan dengan begitu cepat. Mawar hanya melihat nya dengan tersenyum.
" Apakah enak pak?" Seru mawar
Pria itu hanya diam , dia menatap mawar tajam dan tersenyum. Hal itu membuat mawar bingung dengan tingkah pria tersebut.
" Ada apa pak?" Tanya mawar
" Kamu sangat baik nak. Terimakasih makanannya Sangat enak. Bapak punya sesuatu buat kamu" jawab pria tersebut sambil memberikan sebuah kalung liontin merah darah pada mawar.
" Gak usah pak. Saya ikhlas nolong bapak" tolak mawar
" Tolong terima nak bapak mohon" ujar pria paruh baya tersebut
Karena terus didesak mawar pun menerimanya. Pria tersebut langsung memakaikannya pada mawar. Ketika mawar ingin berterimakasih dan melihat kebelakang ternyata pria tadi tidak ada lagi dibelakangnya.
" Lho, bapak tadi kemana" Guman mawar sambil terus mencari
Sebuah mobil sedan lama lewat dihadapan mawar. Itu adalah mobil sahabat baik mawar.
" Lo dari tadi kemana aja sih ren?" Tanya mawar
" Maaf war, gue tadi ada perlu bentar makanya telat keluar kelas" jelas Rena
Mereka pun segera bergegas pergi. Diperjalanan mawar tampak memegangi kalungnya dan masih bertanya-tanya dimana pria paruh baya tadi.
" War, Lo kenapa sih melamun aja dari tadi?" Tanya Rena
" Gak apa-apa ren. Udah Lo fokus nyetir aja deh" jawab mawar
" Wih.. kalung baru ni. Dari siapa war? Dari Andre ya?" Seru Rena
" Apaan sih Lo ren. Ini kalung dari bapak tua yang gue kasih makan tadi ren, tapi pas selesai makein kalungnya dia ngilang gitu aja. Aneh gak sih menurut Lo" jelas mawar
" Bapak tua yang mana war? Perasaan gue gak pernah liat ada bapak tua dekat gerbang sekolah kita" ucap Rena
" Iya tadi ada ren. Gue gak bohong sama Lo" tegas mawar
" Iya... Iya.. gue percaya sama Lo. Tapi ngapain langsung lu pakek sih kalungnya. Lo gak takut apa ada jampi-jampi nya tu kalung" ujar Rena menakut-nakuti mawar
" Gak mungkinlah ren. Bapaknya keliatan baik kok" jawab Rena
Rena dan mawar berdebat selama mereka diperjalanan hingga mobil Rena tiba-tiba mati.
" Kok berhenti sih ren rumah gue kan masih jauh" seru mawar
" Gue juga gak tau war, kenapa mobil gue berhenti" jawab Rena bingung
Mawar dan Rena segera memeriksa mobil Rena, tapi tampaknya tak ada yang rusak. Dibelakang mobil Rena tampak seorang pria memegang mobil Rena. Mawar dan Rena pun menghampirinya.
" Lo ngapain di belakang mobil gue" Tanya Rena dengan wajah emosi
Pria itu tak menjawab Rena dan hanya melirik mawar dengan tersenyum.
" Akhirnya aku menemukan mu" ujar pria tersebut
" Lo ngomong apaan sih. Mending Lo pergi dari sini sekarang" ujar Rena kesal
" Diam!!" Bentak pria tersebut dengan wajah penuh emosi pada Rena
Rena pun terdiam melihat ekspresi pria tersebut.
" Lo ngapain sih bentak-bentak temen gue" ujar mawar kesal
Pria tersebut hanya tersenyum melihat mawar.
" Aku sudah lama mencari mu putri kamu harus segera ikut dengan ku pangeran sudah menanti mu Sangat lama" jelas pria tersebut
" Maksud Lo apaan sih? Disini gak ada yang namanya putri, Lo salah orang kali" seru Rena
" Aku tidak mungkin salah kalung itu membuktikan kamu adalah putri yang ditakdirkan untuk menjadi pasangan pangeran William sang penguasa kegelapan" jelas pria tersebut lagi
" Lo gila ya. Jaman sekarang mana ada pangeran-pangeran apa lagi pangeran kegelapan hahaha" ujar Rena sambil tertawa
" Saya tidak bohong. Saya adalah Harves panglima setia pangeran William. Saya dan juga beberapa pengawal negri kegelapan selama ini selalu mencari anda putri karena pangeran membutuhkan anda. Kalau putri tidak percaya, putri bisa ikut dengan saya ke negeri kegelapan" ujar Harves
" Gak boleh! Mawar harus tetap disini kalau Lo orang jahat gimana? Mawar kan bisa dalam bahaya. Pokoknya gak boleh!!" Seru Rena
" Saya bukan orang jahat nona, kalau nona tidak percaya nona juga boleh ikut dengan kami" balas Harves
Rena dan mawar agak menjauh dari Harves.
" Gue gak yakin sama anak ini ren" bisik mawar
" Gue juga war. Tapi gue juga penasaran sama negeri kegelapan kata dia itu war. Kita ikut aja deh lagian gue yakin dia pasti bohong war" sahut Rena
Setelah lama berbincang dan berdebat akhirnya mawar menuruti kemauan Rena. Mereka pun mendekati Harves.
" Oke kita bakal ikut sama Lo, tapi awas aja ya kalau Lo berani macam-macam sama kita habis Lo!!!" Seru Rena
" Baik nona, silahkan pegang tangan saya" ujar Harves
" Ngapain gue pegang tangan Lo najisss" ujar Rena
" Kalau nona tidak memegang tangan saya bagaimana kita kesana " balas Harves
Akhirnya Rena dan mawar pun menurut saja. Mata mereka pun terpejam karena cahaya yang begitu menyilaukan.
" Kita sudah sampai" ujar Harves
Betapa terkejutnya mawar dan Rena melihat negeri kegelapan yang begitu indah. Bangunan-bangunannya sangat rapi dan tersusun.
" Ini negeri kegelapan?" Tanya Rena sambil melongo
" Iya nona ini negeri kegelapan dan kita sekarang berada di taman istana. Mari nona saya antar ke tempat pangeran." Ajak Harves
Mereka pun bergegas menuju ruangan pangeran William. Rena tampak terpesona melihat ketampanan pangeran William yang sedang terbaring ditempat tidur. Keadaannya begitu parah karena badannya yang hampir membiru keseluruhan.
" Dia kenapa?" Tanya mawar
" Ya Ampun dia ganteng banget" ujar Rena terkagum-kagum
" Pangeran William terkena serangan pangeran Harry saat berebut kekuasaan putri. Saat duel tersebut pangeran Harry kalah dia tidak terima dan meracuni pangeran William. Segala cara sudah kami coba tapi pangeran tak kunjung sembuh putri. Kini hanya putri lah satu-satunya harapan kami" jelas Harves
" Tapi gue kan bukan dokter gimana cara ngobatin nya coba" ujar mawar
" Putri adalah jodoh yang dipilih untuk pangeran. Para petinggi sihir disini mempercayai bahwa sentuhan jodoh bisa mengobati segala penyakit nona" jelas Harves lagi
Mawar pun mendekati tempat tidur William. Dia memandang wajah William dengan cermat.
Sepertinya dia pernah datang dalam mimpiku. Benar diakan yang selalu hadir di mimpi ku apa dia benar-benar jodohku batin mawar
Mawar pun mulai menyentuh tangan William tapi tak ada yang berubah. Dia menggenggam tangan William tapi tetap saja tidak ada perubahan.
" Mungkin anda salah orang panglima" ujar mawar
" Tidak mungkin putri, anda adalah orang terpilih yang menjadi jodoh pangeran" sahut Harves
" Tidak terjadi apa-apa padanya panglima saat aku menyentuh dia" ucap mawar tampak sedikit kecewa. Sebenarnya mawar Sangat senang mengetahui jodohnya adalah orang yang sering hadir dimimpinya akan tetapi ternyata harapannya itu pupus seketika.
Air mata mawar pun tak terasa mulai jatuh dan mengenai tangan William. Ketika ingin melepaskan genggaman tangan William tiba-tiba tangan William memegangnya begitu erat. Mawar, Rena dan Harves terkejut melihat hal itu. William membuka matanya perlahan warna biru tubuhnya pun mulai menghilang.
" Pangeran anda sudah sadar" ujar Harves
" Panglima saya kenapa?" Ujar William
" Pangeran Harry telah meracuni anda pangeran " jelas Harves
" Apa? Harry meracuniku tapi kenapa bukankah dia sudah Terima kalau aku jadi Raja kegelapan" ujar William tak percaya
" Pangeran Harry tidak Terima dengan kekalahannya pangeran, makanya dia melakukan itu agar dia menjadi raja negeri kegelapan ini tapi untungnya saya dapat menemukan obat pangeran" jelas Harves
" Dimana Harry sekarang?" Tanya William
" Dia sudah dihukum para petinggi sihir kerajaan ke lembah hitam dan tidak akan bisa kembali kemari pangeran" ujar Harves
William pun terdiam dan melirik kearah mawar yang ia genggam tangannya sejak tadi. Mawar tampak tersipu malu saat William memandangi nya.
" Kenapa kamu bisa disini?" Tanya William
" Aku dibawa panglima Harves kemari " jawab mawar
Melihat William dan mawar begitu akrab dan dekat membuat amarah Rena memuncak. Rena sebenarnya adalah kekasih Harry, ia selama ini dikutuk tidak akan bisa ke kerajaan kegelapan karena ia bersekongkol dengan Harry meracuni William. Rena pun menunjukkan bentuk aslinya yang memakai pakaian Putri kerajaan.
" Sudah lama tak berjumpa William" ujar Rena yang sebenarnya adalah putri melodi
" Putri melodi bagaimana bisa kamu disini bukankah kamu sudah dikutuk tidak bisa kemari lalu kenapa kau ada disini" tanya William yang terkejut
" Apa kau lupa, kutukan itu akan hilang ketika ada orang dari kerajaan kegelapan ini yang membawa ku masuk. Matilah kau William!!!" Seru Rena sambil mengerahkan seluruh kekuatan sihirnya pada William namun Harves menahannya.
" Berhenti putri!!" Ujar Harves
" Aku tidak akan berhenti tikus bodoh. Kau tau penderitaan yang kualami saat jauh dari kekasihku dan harus dibuang ke dunia manusia. Itu sangat menyakitkan dan aku akan melakukan hal yang sama pada mu William aku akan memisahkan mu dengan jodoh mu itu" jelas melodi sambil tertawa
" Rena, berhenti! Ini bukan Lo ren. Lo itu sahabat baik gue ren, plis jangan begini dong" pekik mawar
" Hahahaha... Kamu kira aku benar-benar tulus melakukan itu mawar. Aku bukan Rena tapi putri melodi yang akan menghancurkan kamu dan William. Aku sengaja mendekati kamu karena aku tau suatu saat tikus bodoh ini akan mencari kamu untuk mengobati William dan perkiraan aku benar bukan" jelas melodi yang menambah kekuatannya sehingga Harves terpental jauh.
Mawar masih tidak percaya dengan ucapan sahabatnya itu. Emosi mawar pun memuncak saat melihat melodi mengikat William dengan kekuatannya. Tak terasa mawar mulai menggerakkan tangannya pada melodi, melodi pun menahannya akan tetapi kekuatan yang dikeluarkan mawar sangat besar sehingga membuat melodi terbakar. Mawar pun menangis melihat keadaan sahabatnya itu.
" Apa ini? Kenapa aku... Kenapa" ujar mawar sambil melihat kedua tangannya
William pun memeluknya erat.
" Mawar, itu adalah kekuatan kamu" seru William
" Kekuatan apa? Sebenarnya apa-apaan sih ini semua. Aku cuma manusia dan kalian juga manusia kan" balas mawar
" Mawar, ini saatnya kamu harus tau bahwa aku bukan manusia begitupun kamu, Harves dan melodi. Kita memiliki kekuatan yang melebihi kekuatan manusia. Kamu memang dibesarkan didunia manusia karena itu merupakan keinginan ibu kamu ratu langit, dia ingin memisahkan kita karena dia sangat takut mendengar rumor bahwa orang yang berada di kerajaan kegelapan memiliki sikap dan sifat jahat padahal sebenarnya kami tidak begitu mawar hanya saja banyak yang tidak menyukai persatuan kita karena jika kekuatan kita bersatu maka tidak akan ada yang bisa mengalahkan kita" jelas William
" Jadi kamu yang selalu datang kemimpi aku itu" ujar mawar
" Itu juga salah satu kekuatan aku bisa masuk kealam bawah sadar kamu karena kita memang sudah ditakdirkan bersama" balas William
Mawar hanya diam dan semakin pusing memikirkan semuanya. Harves pun mendekati mereka.
" Pangeran kalau begitu saya pergi dulu Kedewan kerajaan untuk menyampaikan kabar kesembuhan pangeran" seru Harves
" Baiklah panglima" sahut William
Setelah Harves pergi William tampak memperhatikan mawar dan makin memeluknya erat.
" Aku sudah menunggu mu Sangat lama mawar. Aku sangat merindukanmu" bisik William
Mawar hanya membalas pelukan William dan mencoba memahami semuanya.
Beberapa bulan kemudian hari pernikahan antara pangeran William dan putri mawar pun diselenggarakan begitu meriah. Kedua orang tua angkat dan kandung mawar pun hadir disana. Suasana begitu penuh dengan suka cita. Mawar kini pun sudah bisa menerima keadaannya dan menjalani kehidupannya dengan bahagia bersama William.
_*_ END_*_