Suara lagu mengalun indah ditelingaku dan desir angin menyejukanku,suara angin membuatku terbawa akan kenanganku bersamamu.
Kisah kita dulu sangat indah seindah matamu.
Aku tau aku seorang pecundang,andai aku memegangmu saat kau ingin pergi mungkin kisah kita takkan terhenti.suatu malam aku mengingatmu dalam bayangan rembulan senyummu buatku candu,tapi sayang kini senyum itu bukan milikku lagi.aku kini bagaikan sang pujangga yang merindukan kekasihnya,seorang pujangga yang menunggu kekasihnya pulang dalam dekapannya.kini semua hanya dalam andai dan andai karena semua terlanjur sakit,kamu sakit hati akan kesalahan yang aku ulang-ulang lakukan dan andaikan aku tak menduakanmu saat aku pun masih mencintaimu hingga kini.bagaimana aku mengatakan dan membuktikan lagi padamu bahwa kemarin adalah kesalahan dan kehilafanku untuk menduakanmu.namun,itu cukup jadi angganku untuk kembali lagi bersamamu karena kamu sudah cukup tersakiti oleh perlakuanku.
Aku hanya berharap kamu mendapatkan lelaki yang baik untukku yang mencintaimu melebihi cintaku padamu.meskipun aku ingin kamu hanya untukku,tapi aku sadar kamu takkan lagi menoleh kebelakang untukku lagi,jadi cukup aku disini menanggung kesalahanku padamu.Dan aku mengharapkanmu untuk tak melupakan kisah kita walaupun kini kamu tak lagi bersamaku ataupun esok kamu menemukan lelaki yang mencintaimu.kini aku menyesal terlalu bodoh aku membuangmu dengan alasan bosan,tapi kini alasanku membuatku menyesali perpisahan hubungan yang kita jalin selama beberapa taun ini.untuk kamu terima kasih telah hadir dalam hidupku terima kasih telah mewarnai kisahku.Dan aku hanya bisa menyesali keputusan bodohku ini tapi aku mengharapkanmu tetap bahagia dengan pilihan barumu kelak