pernahkah seseorang berfikir bahwa dia tidak akan mati ? ya dulu aku pernah berfikir seperti itu saat kecil. tapi sepertinya sekarang di usia ku yang remaja dan seperti nya ini usia yang di tengah tengah. antara remaja dan dewasa. aku berusaha untuk mengimbangi semua rasa stres ku dan rasa depresi ku karna keluarga ku yang selalu menekan kehidupan ku. seperti nya aku punya banyak kenangan hidup dengan teman teman ku di SMA dulu. rasa nya aku tidak sanggup untuk melihat nya lagi. yang ku inginkan adalah keluarga dengan sosok ibu kandung. dan bahagia. tapi kenyataannya aku hanya hidup dengan keluarga yang selalu menekan ku terus. tapi ini adalah surat terakhir ku untuk untuk semua orang.
jadi ku putuskan kabur dari rumah dan jauh dari sekitar nya. aku naik kereta dan membawa tas yang selalu ku bawa ke mana pun. di sana aku merasa bosan di kereta. tapi dengan cepat aku beradaptasi dengan semua nya.
dan aku sampai di sebuah stasiun. Yap....
itu stasiun tujuan ku stasiun bekasi untuk di jelajahi sebentar.
aku berjalan sambil kelelahan dan memutuskan untuk datang ke taman kota Bekasi.
saat ini aku bingung tapi aku tak mau mengatakan apapun. setelah selesai untuk semua nya aku pergi
mungkin menaiki taksi dan menuju tempat ku yang terakhir kali nya untuk semua nya.
aku bahkan menulis surat untuk mengakhiri semua nya.
sesekali aku memikirkan rumah ku tapi aku sadar tidak memiliki rumah. karna aku benci melihat orang tua ku yang menekan ku terlalu dalam dan membuat hati ku sering hancur tanpa orang tua ku merasa bersalah. dia semua selalu benar sedangkan aku. hanya seperti robot yang harus terus di perintah. ini menyebabkan ku pergi sekarang.
the last day see you in another realm i'm happy goodbye my life.
i love you.
Airin.
cr:ini hanya cerpen dan fiksi tenang saja. :)