aaaaaaaaaaaaaaa......................
................
......
.....
....
...
..
.
pada saat dekat ujian nasional, siswa siswi yang ada di sekolah, sibuk akan pelajaran pelajaran yang akan di uji kan,tapi tidak dengan seorang siswa yang bernama "Dede" dan teman nya bernama "iznag", mereka lebih sibuk mementingkan urusan yang yang berbau "mistis" daripada ujian nasional, karena kejadian 3 bulan yang lalu yang menimpa sekolah mereka.
3 bulan sebelum ujian nasional, sekolah mengadakan persami(perkemahan Sabtu-minggu), yang wajib di ikuti oleh siswa kelas 1 dan 2 dan beberapa siswa kelas 3 yang telah membanggakan sekolah dan yang akan memberi penjelasan penjelasan tentang beberapa hal yang sangat diperlukan untuk adik kelas mereka dan sekolah mereka, acara persami yang di adakan ini bertujuan untuk memperdekat dan mempererat hubungan antara siswa kelas 3 dengan adik kelas supaya adik kelas dapat mempelajari hal-hal yang harus dilakukan dan yang tidak boleh di lakukan selama di sekolah yang dijelaskan oleh kakak kelas mereka dan juga dengan acara ini siswa kelas 3 berharap kepada adik kelas mereka supaya mereka dapat tambah membanggakan sekolah mereka karena siswa kelas 3 sebentar lagi akan "lulus" dari sekolah mereka.
Sabtu siang seluruh siswa sudah berkumpul di sekolah. mereka masing masing membuat barisan sesuai urutan kelas mereka, setelah itu mereka memasang tenda nya masing masing, tak terasa lama seluruh siswa sudah selesai memasang tenda mereka masing masing, setelah selasai memasang tenda mereka masing masing, Meraka langsung memasak, ya setelah pekerjaan mereka lakukan, mereka harus mengisi perut mereka dulu, sebab malam nanti mereka harus melakukan kegiatan kegiatan, seperti menyalakan api unggun, bernyanyi bersama, menari, mendengar kan penjelasan penjelasan oleh kakak kelas mereka.
malam pun kini tiba, seluruh siswa disuruh mencari dan mengumpulkan serpihan serpihan kayu dan batang batang kayu yang ad ditanah, setelah mereka selesai mengumpulkan seluruh yang disuruh tadi, kemudian mereka membuat api unggun yang cukup besar.
api unggun menyala dengan besar dan seluruh siswa bersenandung dan bernyanyi bersama walaupun ad juga dari mereka yang hanya duduk di dalam tenda mereka, beberapa menit kemudian suasana di situ kini menjadi was was, khawatir,takut, karena di salah satu tenda siswi(suci) berteriak dengan rasa ketakutan kemudian dia pingsan beberapa saat, pas siswi itu sadarkan diri mata nya melotot disertai berwarna merah dan dia mulai menjadi histeris dan mengatakan hal hal yang tidak mengerti oleh seluruh siswa. kemudian dia mulai bergerak mencabak rambut salah satu siswi didekat nya, karena hal itu siswi itu pun langsung dipengang oleh beberapa siswi lain dan melepaskan tangan nya dari siswi yang dicambaknya, kemudian siswi itu langsung dibawa oleh beberapa siswi ke dalam masjid, beberapa menit kemudian siswi itu pingsan kembali, beberapa dari yang mengantar siswi itu kembali untuk melanjutkan acara dan beberapa lainnya tinggal dimasjid supaya dapat memantau siswi yang pingsan tadi supaya tidak terjadi hal yang seperti tadi, setelah beberapa siswi itu keluar, salah satu tenda juga teriak seperti yang mereka dengar di tenda siswi yang ad dimasjid yang masih pingsan, kemudian beberapa siswi lain menuju tenda tersebut, hal ini kini sudah sering terjadi yang menyebabkan para siswi semakin takut, ya walaupun acara nya masih berlangsung tetapi masih terus terjadi sampai puncak acara pada tengah malam yaitu mendengarkan penjelasan dari beberapa kakak kelas 3, setelah selesai penjelasan yang dilakukan oleh kakak kelas 3, hal yang tadi menimpa suci pun kini terulang lagi dan kini korban nya semakin banyak, karena kejadian ini seluruh siswa jadi sulit untuk beristirahat untuk menyambut pagi nanti, selang beberapa jam hal yang menimpa suci kini korban yang mengalami nya sudah berkurang dan seluruh siswa kini tidak terlalu khawatir dan Seluruh siswa pun beristirahat untuk menyambut pagi nanti,
Minggu subuh seluruh siswa pun dibangunkan untuk melakukan ibadah dan merapikan tenda serta membersihkan diri mereka, waktu pun berlalu kini matahari telah muncul di ufuk timur menunjukkan keindahan nya, kini seluruh siswa sudah berkumpul di depan masing masing tenda mereka untuk melakukan kegiatan senam bersama, setelah mereka senam bersama mereka harus membongkar dan merapikan tenda mereka, karena kegiatan persami telah berakhir dan mereka pun pulang ke rumah masing masing.
kejadian yang menimpa suci dan beberapa siswi lainnya masih di benak kepala mereka,seminggu pun terlalu, Senin pagi di sekolah seluruh siswa sudah berbasis masing masing sesuai kelas mereka untuk melakukan upacara yang wajib dilakukan setiap hari Senin. pada saat amanat pembina upacara, di barisan tengah seorang siswi jatuh pingsan kemudian dia langsung berteriak secara histeris, siswi itu tidak lain adalah suci. kejadian itu pun membuat seluruh siswa panik dan pembina upacara berusaha untuk menenangkan seluruh siswi, usaha pembina upacara memang berhasil tapi setelah beberapa menit kemudian siswi lainnya mendapatkan hal yang sama seperti yang di alami suci, kini sesuatu hal yang menimpa suci terus menerus terjadi di beberapa barisan barat dan Utara. hal ini pun membuat seluruh siswa semakin panik dan pembina upacara pun menyuruh seluruh siswa untuk kembali ke kelas mereka masing masing, kejadian yang menimpa suci kini kian membanyak dan semakin menjadi jadi, walaupun dengan terjadi hal ini sekolah masih menyuruh belajar, tak terasa hal yang menimpa suci dan beberapa siswi lain nya sudah tidak terjadi lagi, dan suci dan siswi lainnya sudah sadarkan diri, waktu pun berlalu dan sekarang udah siang serta sebentar lagi seluruh siswa akan pulang dari sekolah, tetapi beberapa menit sebelum pulang hal yang menimpa suci kembali terulang pada salah satu siswi di kelas ujung barat. siswi itu mengalami kejadian yang lebih parah karena dia telah dirasuki oleh roh jahat, dan dia berkata dengan suara yang berat dan menyeramkan
"kalian semua akan mati"