PENGANTAR
~ini Tetang hidupku~
Aku hidup di sebuah keluarga yang normal punya pendirian tetantang baik buruk lingkungan
Ya aku hidup di keluarga seperti itu peduli akan hal baik dan tidak ada kepedulian terhadap hal buruk
Dalam aspek ini aku membentuk pribadiku sendiri jauh lebih baik yang di mana aku memilikki karakter cuek akan situasi dan peduli akan situasi tergantung situasi tersebut baik atau buruk.
Jika memang cerita ini mengharuskan aku menceritakan kisah hidupku aku akan ceritakan semuanya gimana cara aku menghadapi lingkungan,karakter orang asing, teman ataupun keluarga aku.
PARAGRAF PERATAMA
~jati diri~
Di umur aku yang ke12 tahun aku udah mulai bergaul dengan orang dewasa, dari gaya berpakaian,sifat atau sikap berbicara,humor,dan lainnya. Aku meniru semua gaya mereka untuk menyesuaikan diri dan di saat Meraka kumpul aku juga ikut kumpul
Mereka membahas pembahasan yang masih kurang aku mengerti seperti membahas kehidupan pernikahan atau membahas ekonomi keluarga dan masih banyak lagi pembahasan yang kurang aku mengerti, ya begitulah aku mengam suka bergaul akan tetapi lupa jati diri
Saat aku ikut bergabung dengan orang berumur kuliahan atau SMA mereka memberikan sedikit nasehat kepada aku mereka berkata (gak apa apa bergaul Ama yang lebih tua asal jangan ikut-ikutan cara mereka jadi orang tuh nilai lo sebagai orang yang tengik gitu dan cara bicara Lo tu terdengar angkuh) nah dari situlah aku mulai sadar pentingnya jati diri agar gak di nilai sebagai orang buruk.
Di saat itu aku mulai paham akan hidup boleh kita ikut-ikutan sama yang lebih tua asal tau diri aja, maqsudnya tau jati diri gitu yakali kita masih umur segitu bicara udah kek orang yang ngerasain pahitnya hidup yakan gak masuk akal jatinya orang itu harus ada tahap dalam hidupnya sesuai umur
Disitu pula aku mulai paham dan ngerti dewasa itu di saat keadaan tertentu, pemikiran dewasa tapi penampilan sesuai umur
Membentuk jati diri perlu memperhatikan keadaan kita harus seuasikan sama keadaan yang di lingkuan kita bergaul sama yang lebih tua kita bersikap sopan,bergaul sama yang umur dewasa
Kita harus bersikap selayaknya umur kita atau seumuran kita harus bersikap netral
Maka dari situlah kita tau jati diri kita adalah orang yang memiliki pribadi yang bisa menyesuaikan keadaan dan lingkungan
Maka dari itu pahamilah jati diri kita jangan seenak jidat dalam keadaan
PARAGRAF KEDUA
~karakter~
Memiliki karakter itu adalah hal yang lumrah (wajib dan umum)di setiap orang contoh seperti aku, karekter aku pendiam tetapi humor saat bicara
Karakter itu adalah sifat dan sikap (adab dan akhlak) bisa di artikan juga sebagai isi hati (perasaan) dan tingkah laku pada dasarnya Sikap itu sendiri dapat dipelajari dan diubah, karena sikap bukanlah sesuatu yang permanen. Sifat adalah sesuatu yang menjadi bawaan manusia ketika ia dilahirkan ke dunia , tetapi biasanya sifat itu masih mengalami ketidak stabilan ketika usia masih tergolong muda / belia (anak-anak).
Aku coba sedikit cerita tentang hidup aku,ketika aku masih duduk di bangku madrasa stanawia (SMP) aku memiliki sikap semenamena kepada teman karena aku tau betul dia takut sama aku makanya tuh sering bangat nyuru teman aku dengan ancaman kalau dia gak mau aku ancem bakal mukul dia kalau gak mau
Tetapi beda lagi sikap aku kepada teman yang segan sama aku sikap aku ke dia gak terlalu semena mena tapi sikap aku terhadap orang yang segan gitu gak ada rasa peduli dia nanggapinnya seperti apa dia gak Nerima sikap aku gak ada rasa
yakan aku mikirnya dia keberatan terus ajak byone (berkelahi) aku juga gak takut tapi jika dia gak masukin ke hati mending aku abaikan aja dari pada nyari masalah
Itu sifat dan sikap aku yang dulu tetapi aku mulai sadar dan berpikir berbeda dari yang dulu dan merubah semua sifat dan sikap aku jadi lebih milih diam dan humor saat ngomong karena aku mikirnya petingnya sadar diri,sewaktu-waktu aku diposisi teman aku pasti merasa di rundung terus dan itu sangat mengganggu makanya aku sadar diri gak lagi semenamena
Dan aku mulai paham tentang pentingnya memahami karakte dari segi perasaan ataupun tingkah laku
PARAGRAF KETIGA
~pribadi~
Pribadi adalah sesuatu yang tidak bisa dibagi bagi karena tunggal tetapi beda halnya dengan pribadi yang aku maksud
Pribadi dari diri seseorang entah itu pola pikir,tanggapan,atau perilaku semuanya terbentuk dari lingkung sekitar atau keadaan yang perna dialami orang tersebut jadi pribadi seseorang berbeda beda di karenakan terbentuk dari lingkungan atau keadaan orang tersebut
DESKRIPSI SINOPSIS
Jika kamu sadar akan jati diri atau mengenal karakter diri kamu sendiri pasti kamu akan mengetahui pribadi kamu seperti apa yang lebih mengetahuinya adalah di diri kamu sendiri bukan orang lain cuman kamunya saja yang kurang sadar dan kurang memerhatikan diri kamu
Jika kalian yang membaca cerita ini merasa kurang atau nanggung kalian bisa memberi permintaan agar di buat secara lengkap sebagai novel,chat story atau cerpen tergantung dari peminatnya jika mencapai jumlah yang banyak peminat aku pastiin buat ceritanya mau dalam bentuk novel,chat story atau cerpen