Nama ku Sekar, diriku termasuk orang yang pendiam hmm...ralat mungkin bukan pendiam lebih tepatnya tidak percaya diri dan penakut dalam mengambil tindakan. Saking takut nya dalam bertindak hampir setiap waktu ku habiskan untuk berdiam diri.
____________________________________________
Di saat tahun ajaran baru di mana setiap anak memulai membangun hubungan baru, ku habiskan waktu ku untuk berdiam diri sambil memandang mereka.
Aku ingin seperti mereka dan menghabiskan waktu bersama-sama tapi aku takut, aku takut tindakan ku menyinggung mereka dan membuat hubungan baru itu kacau seperti yang lalu.
Ya aku seperti ini di akibatkan sebuah kekacauan dalam hubungan pergaulan ku sebelumnya. Dimana, di karena kan tingkah laku ku membuat seseorang yang ingin ku ajak berteman merasa risih denganku.
Saat ku pikir-pikir lagi, waktu itu diriku sangat bodoh dan kekanak-kanakan.
Aku tau dia risih tapi diriku tetep melakukan hal itu dan membuatnya semakin risih denganku.
Mungkin saat itu yang ku pikirkan hanya ingin lebih dekat dengan nya, tapi malah membuat awal pergaulan yang buruk. Dimana karna langkah awal pergaulan yang keliru itu mengakibatkan diriku di musuhi satu kelas karena anak yang risih dengan ku mengatakan ke tidak sukaannya denganku ke anak-anak kelas.
ku akui watak ku saat itu memang buruk diriku sangatlah kekanak-kanakan, aku sadar jika itu harus segera di akhir tapi aku tak tau harus bagaimana. Aku takut memulai, aku takut aku akan salah mengambil langkah lagi.
hal itu mulai memunculkan sifat baru dalam hidupku dan meredupkan sifatku yang lain nya.
selama 6 thn ini penyesalan dalam berperilaku ku ini mengikis rasa kepercayaan diriku, di tambah masalah dalam keluargaku membuatku memendam rasa ini.
Aku sangat ingin bercerita dengan orang tu ku dan meminta saran, namun aku tak berani.
Di saat aku melihat pertengkaran itu, aku memendam rasa itu aku tak mau timbul masalah lain nya.
Namun sepertinya langkah ku itu salah, itulah yang menyebabkan aku terperangkap dalam rasa sesal ini.
6 Thn lebih berlalu dan itu masih terbawa dalam hidupku.
...
Setahun setelah tahun ajaran baru, namun diriku blm juga mengenal dan dekat dengan anak² di kelas ini.
Dan menghabiskan waktu penuh kesendirian. Namun, itu mulai berubah sedikit-dikit di saat aku mulai berusaha memulai pembicaraan oleh salah satu anak.
Aku mulai memberanikan diri disaat aku perhatikan
anak ini menyukai hal yg sama denganku.
Walau sulit tapi aku tetep berusaha memperbaiki diri ini.
Awal canggung tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali, makin kesini aku mulai nyaman dengannya walau masih blm terbuka sepenuhnya.
Selain dia aku mengenal anak lain nya yang juga memiliki kesukaan yang sama.
berbanding kebalik dengan anak sebelumnya yang terkesan lebih memperhatikan situasi, anak ini terlihat ceria dan terbuka walau aku dapat liat rasa canggung juga di wajahnya.
Namun dia tetap berusaha memahami dan mendekatkan diri dengan lawan bicaranya.
sejak berkenalan dengan mereka aku mulai dapati sedikit² berinteraksi, semakin lama kenal semakin dekat pula kami.
...
Suatu hari kami mendapat kerja kelompok yang terdiri 5 orang, di saat itu salah satu kami sedang melakukan ekskul jadi emeli anak yang tak pergi ekskul menawarkan diri dan menjadi ketua kelompok.
Namun kami masih kekurangan dua orang lagi, lalu aku inget salah satu anak di belakang meja ku belum dapat kelompok jadi aku tawarkan dia untuk masuk bareng temen nya yang duduk dengan dia.
Sejak saat itu diriku mulai banyak bergaul dengan yang lain.
Walau cuma di lingkungan kecil saja tapi tetap aku sangat senang dengan sedikit kemajuan ini.
kini sudah 3thn ku duduk di jenjang pendidikan ini dan harus berpisah dengan meraka, mungkin kami akan sulit bertemu lagi.
Tapi diriku sangat ingin tetap berkomunikasi dengan mereka.
___________________________________________________
Semoga di lingkungan baru nanti tercipta kenangan yang lebih indah lagi.
___________________________________________________