Senyumannya.
Apa yang membuat mu menyesal?
Jawab ku karena tak mengingat namanya dengan baik sampai aku melupakan nya karena aku terlalu sibuk menyimpan senyum manisnya di memory ku .
Yap aku melupakan namanya sampai aku sendiri yang susah ketika tak mendapati seseorang itu di tempat biasanya.
Berawal dari libur semester ku, melihat waktu yang ku punya banyak yang tak terisi, kosong,aku tak punya banyak teman , cukup dua manusia unik yang menjadi sahabat ku, namun di karenakan mereka pulang ke kota mereka masing-masing berakhir lah aku disini.
Ya aku tengah di sebuah restoran Chinese bukan untuk menikmati makan siang melainkan aku menjadi salah satu traine sebagai pramusaji di sini, seminggu yang lalu ketika aku suntuk karena di tinggal kedua sahabat ku aku pulang memutuskan pergi ke salah satu mall yang ada di kota ku tak sengaja aku melihat lowongan part time tak berfikir panjang aku langsung mengirimkan email surat lamaran kerja dan hari ini aku di panggil sebagai traine,aku akan di ajarin selama 3 hari dan nanti jika lolos bisa bekerja ketika weekend di sini .
ini adalah pengalaman pertama ku sungguh aku sangat antusias namun gugup juga menghinggapi.
Untuk pertama kita di bimbing untuk menghafal nomer urut meja ,meja di sini di hitung dari angka satu sampai 25 dan itu di hitung secara zig-zag, setelah tau nomer meja kita di bagi menjadi dua team .Satu team di depan kitchen dan satu team lagi di bagian bar .Dan kebetulan aku mendapat bagian di bar .Di sana aku harus menghafalkan semua jenis minuman yang ada di menu .Di sini aku di berikan waktu kurang lebih 30 menit untuk menghafal.sungguh otak ku paling lemot untuk menghafal sebisa mungkin aku berusaha agar aku bisa menghafal setidaknya 5-10 menu lah .Tapi ternyata sia-sia aku tak menghafal nya selain air mineral,es teh manis dan jus jeruk entah ini sebuah bencana atau bukan.
Perlahan para trainee mulai di lepas,aku di suruh mengantar teh Jasmine ke nomer meja 7 oh ini lagi menghafal menu saja belum sepenuhnya, sekarang harus tau persis dimana letak meja nomer 7.
Dengan kepintaran yang tiba-tiba datang aku berjalan perlahan dan menghitung dalam hati dari nomer urut satu supaya aku bisa menemukan meja nomer 7 dan akhirnya teh Jasmine sampai pada pemesanannya.Ku kira sudah selesai ternyata belum dari pertama aku mengantarkan pesanan kini aku terus mengantarnya lagi ke meja lainnya tentunya dengan perhitungan yang ku buat sendiri, beberapa kali aku di bantu salah satu bartender disana yang amat sangat ramah dan murah senyum,tadi sempat berkenalan tapi aku melupakan namanya, senyum nya terlalu manis untuk di lupakan oleh sebab itu namanya tak ku ingat.
Tiba saatnya aku istirahat ya aku istirahat bersamanya dengan shift pertama yang artinya bersama dengan manusia yang memiliki senyum manis itu .
Kami istirahat di kantin di tengah makan siang yang terlewat beberapa jam ,kami semua berbaur ya beginilah ketika di restoran mereka bisa saling emosi karena tekanan dari customer yang ingin di layani secara cepat dan harus tetep tersenyum di keadaan apapun dan saling melampiaskan kekesalan kesesama teman .Di sini mereka saling bercanda ria saling bertukar lelucon seolah yang tadi di tempat kerja tidak terjadi apa-apa.
Jam istirahat kami hampir usai kami berjalan kembali ke resto,dua di samping ku kami berjalan beriringan namun tak ada kata yang mampu ku ucap yap aku tiba-tiba terdiam bingung kikuk di sertai debaran yang tak biasa.Dan dia tersenyum lagi saat aku meliriknya nya ah sialnya senyum nya terlalu manis untuk di singkirkan.
Kami kembali lagi bekerja seperti tadi ,dan dia masih menjadi manusia yang selalu membantu ku setiap kali aku lupa nama minumannya dan juga lupa nomer mejanya.Sungguh hati ku rasanya dah dig dung ingin berteriak namun ini di tempat kerja.
..........
Waktu pun berlalu kini sudah hampir satu bulan aku menjadi partime, hari ini hari terakhir ku karena esok hari sudah mulai kembali menjalani rutinitas ku yang sebelumnya.
Rasanya sedih tapi yang mau bagaimana lagi ini pilihan yang harus di pilih, seseorang memperhatikan dari kejauhan dengan senyum manisnya yang tak pernah lupa ia bawa .Ya kami baru saja selesai dari kantin dan kami kembali berjalan beriringan seperti biasanya tak ada kata di antara kita .
Namun hari ini ia mengucapkan beberapa kata .
"Setelah dari sini semoga ada waktu untuk kita bisa bertemu ya "Ucap nya ,aku yang masih syok karena ia berbicara dengan ku dan bingung juga harus menjawab apa aku hanya bisa diam dan membatu seketika berhenti berjalan.
Ia mengikuti ku berhenti dan tersenyum manis seperti biasanya namun kali ini senyum nya berbeda lebih manis mungkin dan perlahan ia mengacak poni rambut ku dan berlalu pergi menyusul teman-teman lainnya yang sudah berjalan lebih dulu.
Rasanya sungguh seperti banyak kupu-kupu yang berterbangan.Yang di acak rambut yang berantakan hati.Karena tak ingin menjadi perhatian aku segera lari menyusul mereka dengan senyum yang ah sungguh menyenangkan.
Malam berlalu di sela aku berpamitan ke semuanya ia yang paling tersenyum dan menjabat tangan ku paling lama.
Merasa kehilangan namun belum sempat memiliki sungguh ini rasanya tak nyaman.
Hari berganti hari,lebih tepatnya sebulan berlalu ,aku dan kedua sahabat ku pergi bersama dan aku menyempatkan mampir ke resto tempat ku bekerja menyapa mereka yang pernah menjadi partner Kerja ku,ada yang hilang dia tak lagi di tempat nya posisinya tergantikan dengan seseorang yang belum pernah ku kenal, ingin ku tanyakan dia namun sial ku melupakan namanya namun amat sangat mengingat senyum nya .
Terimakasih sempat hadir semoga semesta mempertemukan kita kembali itu doaku.