Malam itu aku dan teman teman kakak kakak ku berkumpul di rumah ya walaupun bukan 1 bangunan dengan rumah utama. Kami menganggap rumah itu sebagai teman kami berkumpul ketika kami sedang bosan. Setelah semua berkumpul ada salah satu laki laki teman kakak ku yang tidak kunjung datang, sambil menunggu kami bermain game ya walaupun aku tidak ikut malah bermain hp di luar ruangan karena aku kurang dekat dengan teman teman kakak ku. Kecuali laki laki yang 1 ini aku tunggu dari jam 8 malam sampai jam 1 dia tidak kunjung datang saat itu teman teman dan kakak kakak ku sudah tertidur. Ya di sana bukan cuma laki laki tetapi ada juga perempuan makanya aku berani main Sama kakak ku. Setengah jam berlalu aku sedikit khawatir dengan kondisi laki laki ini karena tak kunjung datang. Yaa aku memiliki perasaan dengan dia jujur saja perasaan ini sudah lama ku pendam tapi ku tetap menunggu. Jam 2 lewat aku di telpon dengan nya dan dia bertanya.
"Dek udah pada tidur semua ya?" Tanya dia.
Ku jawab "belum kak, ini masih ada yang bangun" ya sebenarnya kakak laki laki ku masih belum tidur tapi aku acuhkan saja karena dia sibuk dengan pacarnya.
"Kakak mu udah tidur?" Tanya nya lagi
"Belum kak, mau bicara sama dia?"tanya ku balik.
"Iya kasih hp ny ke kakak mu" jawab dia
Mereka berbicara lewat telepon entah apa yang mereka katakan ya aku cuma bisa liat aja dari jauh karena aku gak mau jadi nyamuk dia antar kakak ku dengan pacarnya. Tak lama dia datang.
Dan saat itu aku terkejut dia membawa botol berisi air berwarna ungu. Aku seketika ngelag pikiran ku sedang mencerna apa yang dia Bawak. Saat dia masuk ruangan aku langsung melihat mata nya seketika merah seperti sedang sakit mata. Lalu dia berkata.
"Nih gua Bawak buat angetin suasana" sambil tersenyum.
"Lu beneran Bawak ini?" Tanya kakak ku.
"Lah iya kan gua udah ngomong tadi"
"Njir lah gua kira lu cuma becanda" kata kakak ku
Aku melihat tulisan di botol itu dan aku kaget melihat nya aku gak percayai kalo dia membawa itu. Aku melihat dia jadi sedikit takut pikiran negatif mulai masuk ke kepala. Selama ini dia tidak pernah membawa botol itu pada saat ngumpul. Ya dia pernah bercerita kalo dia memang suka minum itu kalo lagi banyak pikiran. Lalu aku jadi khawatir apa dia sedang banyak pikiran, aku rasa sedih melihat nya. Saat itu kakak ku menyimpan botol itu dan dia malah mengatakan.
"Lah jangan di buang lah sayang itu kan mahal" katanya sambil ketawa.
Dia sadar apa engga sih? Ini kan masih ada aku yang masih di bawa umur. Lalu dia tiba tiba ngelantur
"Sejak kapan ku pakek parfum bau kemenyan ?" Tanya dia kepada kakak ku
"Gak ada bau kemenyan njir dah lah sana lu tidur" kata kakak ku
"Dek lu ngebau juga gak?" Tanya dia
"Gak kalo itu bau mulut kakak" sambil sedikit kesal.
Gimana gak kesal dia datang tiba tiba-tiba bawa gituan padahal aku dah khawatir. Tapi dia malah buat aku takut.
Saat itu jam 3 laki laki itu masih saja ngoceh dan ngajak bicara kakak ku. Aku gak bisa tidur sebelum dia tidur lebih dulu dan setelah sekian lama dia tidur dan aku baru tidur. Pukul 5 aku terbangun dan saat itu melihat sekitar belum ada yang bangun. Aku melihat laki laki itu gak pakek selimut jadinya aku menyelimuti dia. Aku pun kembali tidur karena aku masih ngantuk banget.
Jam 8 aku terbangun melihat teman teman kakak ku sudah pulang dan hanya tersisa dia laki laki itu. Kakak ku bilang "dia gak usah di bangunin ya dek biar dia istirahat kasihan dia sedang capek"
Ku jawab "iyaa kak"
Jam setengah 9 dia bangun dan langsung masak untuk dia sendiri. Setelah masak dia makan dan sambil vc Dengan pacar nya ya di sana aku sedikit kesal karena dia vc depan ku dengan pacarnya pula.
Terimakasih semuanya telah membaca dan mendukung aku. Semoga saja cerita ini akan terus aku buat
Ya kalo ketemu alur ny a aja sih heheh. Jangan takut cerita ini hanya fiktif belaka.