Seorang wanita terlihat duduk termenung dibangku taman sendiri.Dan tiba-tiba ada seorang yang duduk tepat disampingnya sambil membawa payung disampingnya.
"Nama lo siapa?"tanya wanita yang disampingnya.
"Ah,,,kenalin nama gue Zanara Xaviera Miera bisa panggil gue Nara."ucap Zanara sambil tersenyum.
"Ok kenalin nama gue Anatasya Sania Putri,lo panggil gue Sania aja"ucap Sania sambil tersenyum.
"Gue mau nanya nih,,,lo sendirian aja apa ada teman lo yang lagi lo tunguin?"tanya Sania penasaran.
"Ah,,,gak nungguin siapa-siapa,cuma nyari angin doang hehe"jawab Zanara kikuk.
"Ohh lo gak bawa payung gitu?kan udah mendung ini Nar"tanya Sania karna tidak melihat payung Zanara.
"Hmm gue lupa bawa payung,kalo hujan mungkin gue langsung pergi kekantor"jawab Zanara sambil tersenyum simpul.
"Emang kantor lo deket?"tanya Sania lagi.
"Deket kok jadi lo santai aja."ucap Zanara.
"Oh ok,,,gue duluan ya soalnnya nyokap nyuruh gue beli sayuran,padahal gue males banget tau sendiri kan kalo ibu-ibu ngamuk serem"ucap Sania panjang.
"Oke hati-hati San"ucap Zanara.
"Byee Zan"ucap sania sambil melambaikan tangan keudara.
"Byee"balas Zanara.
Zanara melihat Sania menjauh dari pandangan matannya.Ia mengangkat kepala dan melihat langit begitu mendung seperti hatinya sekarang.
Tes....Tess
Air hujan turun mengenai wajah Zanara yang sedang tersenyum kecil dan tanpa disadarinya.
"Aku merindukanmu hiks...Aku menunggumu kapan kamu kembali hiks...Zaidan aku rindu hiks"isak Zanara ditengah hujan.Seorang wanita terlihat duduk termenung dibangku taman sendiri.Dan tiba-tiba ada seorang yang duduk tepat disampingnya sambil membawa payung disampingnya.
"Nama lo siapa?"tanya wanita yang disampingnya.
"Ah,,,kenalin nama gue Zanara Xaviera Miera bisa panggil gue Nara."ucap Zanara sambil tersenyum.
"Ok kenalin nama gue Anatasya Sania Putri,lo panggil gue Sania aja"ucap Sania sambil tersenyum.
"Gue mau nanya nih,,,lo sendirian aja apa ada teman lo yang lagi lo tunguin?"tanya Sania penasaran.
"Ah,,,gak nungguin siapa-siapa,cuma nyari angin doang hehe"jawab Zanara kikuk.
"Ohh lo gak bawa payung gitu?kan udah mendung ini Nar"tanya Sania karna tidak melihat payung Zanara.
"Hmm gue lupa bawa payung,kalo hujan mungkin gue langsung pergi kekantor"jawab Zanara sambil tersenyum simpul.
"Emang kantor lo deket?"tanya Sania lagi.
"Deket kok jadi lo santai aja."ucap Zanara.
"Oh ok,,,gue duluan ya soalnnya nyokap nyuruh gue beli sayuran,padahal gue males banget tau sendiri kan kalo ibu-ibu ngamuk serem"ucap Sania panjang.
"Oke hati-hati San"ucap Zanara.
"Byee Zan"ucap sania sambil melambaikan tangan keudara.
"Byee"balas Zanara.
Zanara melihat Sania menjauh dari pandangan matannya.Ia mengangkat kepala dan melihat langit begitu mendung seperti hatinya sekarang.
Tes....Tess
Air hujan turun mengenai wajah Zanara yang sedang tersenyum kecil dan tanpa disadarinya.
"Aku merindukanmu hiks...Aku menunggumu kapan kamu kembali hiks...Zaidan aku rindu hiks"isak Zanara ditengah hujan.
Ia berdiri meninggalkan kursi taman,tanpa disadarinnya ada seorang pria memakai setelan jas dibawah pohon.Pria tersebut ikut mendengarkan curahan dari Zanara sambil tersenyum kecut.Pria itu mendengarkan semua tentang 'Dia' seseorang yang telah membuatnya menangis dan terluka,ia juga yang mencintainya tetapi kenapa wanita itu tidak bisa membenci 'Dia'.
Pria itu terduduk dan terkekeh kecil.
"Why even though I hate you ... why are you waiting for me Zanara."ucap pria itu.
"I really don't love you and always wanted to hurt you ... but why seeing you cry today makes me hurt too"gumam pria itu.
"I came back to make you fall Zanara Xaviera Miera ,,,, get ready to face the risk because you love me"ucap pria itu sembari tersenyum devil.
Lalu berdiri berjalan menuju mobil yang sengaja diparkirkan dibelakang komplek perumahan oleh pria tersebut.
🌸🌸🌸
Zanara pov
"Huuu perkerjaan ini gak kelar-kelar aku cape"gumamku.
Aku sudah sampai apartemenku 1 jam yang lalu dan membersihkan diriku yang sudah basah kuyup saat kubaru sampai di apartemenku ini.
Apartemen ini sudah kutempati selama 3 tahun belakanngan ini.
"I'm hungry ... but my beloved files are not finished ...."gumam Zanara.
"Ahh ... eat just continue working on these files"ucap Zanara sambil merapikan Berkas-berkas kantornya.
Ia berjalan mencari tas selempang kecil berwarna merah dan memasukan phone dam dompennya.
Ia keluar dari apartemennya dengan santai sambil memakan permen karetnya,banyak yang melihat ia dengan tatapan yang entah pokoknya membuat Zanara risih dengan tatapan tersebut.
"Cih...menyebalkan sekali"kesal Zanara.
=========
Tringg
bunyi pintu cafe yang membuat semua orang melihat kearahnya lalu,langsung melakukan kegiatan masing-masing.
Zanara berdiri melihat apakah masih ada kursi kosong untuk diduduki olehnya.Ia melihat dipojokan tempat strategis untuk didudukinya.Ia berjalan menuju tempat itu dengan santai lalu menarik satu kursi untuh didudukinya.
"Mau pesan apa mbak?"tanya pelayan cafe tersebut.
"Hm saya pesan Nasi Goreng udang,jus jeruk."jawab Zanara sambil menyebutkan pesananya.
"Oke nasi goreng,jus jeruk saja apa ada yang lain lagi mbak?"tanya pelayan cafe tersebut.
"Sudah itu saja"ucap Zanara sambil tersenyum simpul.
"Tunggu sekitar 15-20 menit mbak..."ucap pelayan tersebut.
"Baik"ucap Zanara.
Saat sedang asik bermain ponselnya tiba-tiba kursi yang ada didepanya ditarik seseorang.Zanara mengangkat kepala dan melihat siapa yang duduk didepannya.
"Kosong bukan?"tanya pria itu.
"iya kosong"jawan Zanara kembali fokus memainkan ponselnya kembali.
Pria itu memesan makanan dan langsung melihat kearah Zanara dengan binggung.
'Menarik'ucap Zico dalam hati.
"Khem kenalin nama gue Zico Altara Kivano,lo bisa panggil gue Zico"ucap Zico memperkenalkan diri.
"Cih ... even you have forgotten your own friends"ucap Zanara sinis sambil melihat Zico.
"Eh emang gue kenal sama cewe secantik lo ya,kok gue gak inget"ucap Zico sambil berfikir.
"Kenalin nama gue Zanara Xaviera Miera,masih lupa"jawab Zanara kesal.
"Geez, the short one, no way ... times have turned beautiful like an artist"ucap Zico meledek.
'Pletak'
"Aduh lo kok jahat amat sih Nar"kesal Zanara sambil mengelus kepalanya.
"Lo duluan,ngapain lo ngeledekin gue hah!"ucap Zanara kesal.
"Yaudah Maafin saya nyoya"ucap Zico.
"Just die there Zico"kesal Zanara.
"Hehehe"ucap Zico terkekeh sambil mengankat jari berbentuk 'V' keudara.
Saat Zanara ingin membalas ucapan Zico pelayan tersebut mengantar makannya lalu ia urungkan untuk memarahi Zico.
Zanara memakan makananya dalam diam karna makananya lebih enak dilihat dari pada Zico.
"Aku akan menunggumu kembali meskipun disaat kamu kembali kamu tetap membenciku"
Zanara Xaviera Miera
HAPPY READING
Seorang wanita terlihat duduk termenung dibangku taman sendiri.Dan tiba-tiba ada seorang yang duduk tepat disampingnya sambil membawa payung disampingnya.
"Nama lo siapa?"tanya wanita yang disampingnya.
"Ah,,,kenalin nama gue Zanara Xaviera Miera bisa panggil gue Nara."ucap Zanara sambil tersenyum.
"Ok kenalin nama gue Anatasya Sania Putri,lo panggil gue Sania aja"ucap Sania sambil tersenyum.
"Gue mau nanya nih,,,lo sendirian aja apa ada teman lo yang lagi lo tunguin?"tanya Sania penasaran.
"Ah,,,gak nungguin siapa-siapa,cuma nyari angin doang hehe"jawab Zanara kikuk.
"Ohh lo gak bawa payung gitu?kan udah mendung ini Nar"tanya Sania karna tidak melihat payung Zanara.
"Hmm gue lupa bawa payung,kalo hujan mungkin gue langsung pergi kekantor"jawab Zanara sambil tersenyum simpul.
"Emang kantor lo deket?"tanya Sania lagi.
"Deket kok jadi lo santai aja."ucap Zanara.
"Oh ok,,,gue duluan ya soalnnya nyokap nyuruh gue beli sayuran,padahal gue males banget tau sendiri kan kalo ibu-ibu ngamuk serem"ucap Sania panjang.
"Oke hati-hati San"ucap Zanara.
"Byee Zan"ucap sania sambil melambaikan tangan keudara.
"Byee"balas Zanara.
Zanara melihat Sania menjauh dari pandangan matannya.Ia mengangkat kepala dan melihat langit begitu mendung seperti hatinya sekarang.
Tes....Tess
Air hujan turun mengenai wajah Zanara yang sedang tersenyum kecil dan tanpa disadarinya.
"Aku merindukanmu hiks...Aku menunggumu kapan kamu kembali hiks...Zaidan aku rindu hiks"isak Zanara ditengah hujan.
"Asal kamu tau Zai...Aku akan selalu menunggumu kembali meskipun disaat kamu kembali kamu tetap membenciku."lanjut Zanara.
"Aku merindukanmu Zai"gumam Zanara
Ia berdiri meninggalkan kursi taman,tanpa disadarinnya ada seorang pria memakai setelan jas dibawah pohon.Pria tersebut ikut mendengarkan curahan dari Zanara sambil tersenyum kecut.Pria itu mendengarkan semua tentang 'Dia' seseorang yang telah membuatnya menangis dan terluka,ia juga yang mencintainya tetapi kenapa wanita itu tidak bisa membenci 'Dia'.
Pria itu terduduk dan terkekeh kecil.
"Why even though I hate you ... why are you waiting for me Zanara."ucap pria itu.
"I really don't love you and always wanted to hurt you ... but why seeing you cry today makes me hurt too"gumam pria itu.
"I came back to make you fall Zanara Xaviera Miera ,,,, get ready to face the risk because you love me"ucap pria itu sembari tersenyum devil.
Lalu berdiri berjalan menuju mobil yang sengaja diparkirkan dibelakang komplek perumahan oleh pria tersebut.
🌸🌸🌸
Zanara pov
"Huuu perkerjaan ini gak kelar-kelar aku cape"gumamku.
Aku sudah sampai apartemenku 1 jam yang lalu dan membersihkan diriku yang sudah basah kuyup saat kubaru sampai di apartemenku ini.
Apartemen ini sudah kutempati selama 3 tahun belakanngan ini.
"I'm hungry ... but my beloved files are not finished ...."gumam Zanara.
"Ahh ... eat just continue working on these files"ucap Zanara sambil merapikan Berkas-berkas kantornya.
Ia berjalan mencari tas selempang kecil berwarna merah dan memasukan phone dam dompennya.
Ia keluar dari apartemennya dengan santai sambil memakan permen karetnya,banyak yang melihat ia dengan tatapan yang entah pokoknya membuat Zanara risih dengan tatapan tersebut.
"Cih...menyebalkan sekali"kesal Zanara.
🌸🌸🌸
Tringg
bunyi pintu cafe yang membuat semua orang melihat kearahnya lalu,langsung melakukan kegiatan masing-masing.
Zanara berdiri melihat apakah masih ada kursi kosong untuk diduduki olehnya.Ia melihat dipojokan tempat strategis untuk didudukinya.Ia berjalan menuju tempat itu dengan santai lalu menarik satu kursi untuh didudukinya.
"Mau pesan apa mbak?"tanya pelayan cafe tersebut.
"Hm saya pesan Nasi Goreng udang,jus jeruk."jawab Zanara sambil menyebutkan pesananya.
"Oke nasi goreng,jus jeruk saja apa ada yang lain lagi mbak?"tanya pelayan cafe tersebut.
"Sudah itu saja"ucap Zanara sambil tersenyum simpul.
"Tunggu sekitar 15-20 menit mbak..."ucap pelayan tersebut.
"Baik"ucap Zanara.
Saat sedang asik bermain ponselnya tiba-tiba kursi yang ada didepanya ditarik seseorang.Zanara mengangkat kepala dan melihat siapa yang duduk didepannya.
"Kosong bukan?"tanya pria itu.
"iya kosong"jawan Zanara kembali fokus memainkan ponselnya kembali.
Pria itu memesan makanan dan langsung melihat kearah Zanara dengan binggung.
'Menarik'ucap Zico dalam hati.
"Khem kenalin nama gue Zico Altara Kivano,lo bisa panggil gue Zico"ucap Zico memperkenalkan diri.
"Cih ... even you have forgotten your own friends"ucap Zanara sinis sambil melihat Zico.
"Eh emang gue kenal sama cewe secantik lo ya,kok gue gak inget"ucap Zico sambil berfikir.
"Kenalin nama gue Zanara Xaviera Miera,masih lupa"jawab Zanara kesal.
"Geez, the short one, no way ... times have turned beautiful like an artist"ucap Zico meledek.
'Pletak'
"Aduh lo kok jahat amat sih Nar"kesal Zanara sambil mengelus kepalanya.
"Lo duluan,ngapain lo ngeledekin gue hah!"ucap Zanara kesal.
"Yaudah Maafin saya nyoya"ucap Zico.
"Just die there Zico"kesal Zanara.
"Hehehe"ucap Zico terkekeh sambil mengankat jari berbentuk 'V' keudara.
Saat Zanara ingin membalas ucapan Zico pelayan tersebut mengantar makannya lalu ia urungkan untuk memarahi Zico.
Zanara memakan makananya dalam diam karna makananya lebih enak dilihat dari pada Zico.
"Nar lo gak kangen gue gitu?kan udah lama gak ketemu sama gue Nar?"tanya Zico lesu.
"Gue lagi makan Zic,nanti dulu ya"jawab Zanara.
"Oke"Ucap Zico sambil memakan makanannya.
'Gue sayang lo Nar,tapi gue tau hati lo bukan buat gue'ucap Zico dalam hati dengan senyum kecut.
Mereka makan dengan santai dalam diam,sambil sesekali Zico mencuri-curi pandang ke arah Zanara.
'Lo tetap aja kaya dulu gak pernah ngerespon orang kalo lagi makan hehe'ucap Zico dalam hati.
"Why do you see me like that? ... I'm uncomfortable Zico"ucap Zanara risih dengan tatapan Zico.
"Hehe habisan lo makan anteng banget Nar"jawab Zico sambil terkekeh kecil.
"Oh"ucap Zanara singkat.
"Your bad habits should be eliminated Nar"Kesal Zico karna hanya mendapatkan respon singkat dari Zanara.
"Why?"tanya Zanara.
"Lo kebiasaan jawab orang yang udah bicara panjang kali lebar cuma dijawab 'Oh' doang,,,kesel gue jadinya"ucap Zico kesal.
"Oh"jawab Zanara meneruskan makannya lagi.
"ZANARAAAAA"teriak Zico kesal.
TBC