Dapur
————————————————
Catatan :
Cerita ini hasil dari pemikiran acak penulis. Jika ada kesamaan dengan cerita, latar belakang & waktu, dan tokoh, penulis mohon maaf.
————————————————
Dari bingkai pintu, Tiara stagnan untuk sesaat. Melempar pandangan, menyapu dengan teliti setiap sudut ruang dapur yang entah bagaimana telah berubah fungsi menjadi bengkel;
Berbagai peralatan—setengahnya yang Tiara yakini berasal dari garasi rumahnya, lalu sisanya entah datang dari mana—berserak di mana-mana dengan rata.
Di sudut dekat lemari penyimpanan, iris cokelat Tiara menemukan keberadaan yang menjadi penyebab semua kekacauan tersebut. Ujung bibir Tiara berkedut, "Josiah."
Josiah, adik laki-laki Tiara, yang sejak tadi berubah menjadi tempat sampah di dekat lemari penyimpanan, alih-alih menyembunyikan diri di dalam lemari penyimpanan.
Kepala Josiah terangkat, memasang senyum paling manis yang Tiara pernah lihat, kalau saja kekacauan tidam menimpa ruang dapur mereka.
Tapi sayangnya, tidak begitu.
"Josiah Anderson!" suara Tiara naik satu oktaf..., "Aku tidak akan menolongmu dari jadwal ujian MTK, kalau kau masih diam di sana dan tidak segera membereskan kekacauan ini!"
Bukan hanya naik satu oktaf, tapi gadis pirang itu jelas mengeluarkan segenap tenaga hanya untuk berteriak.
.
.
—The End—
19 Feb 2023