Manusia itu Pendosa. Dengan pensil dan penghapus di antara pundaknya. Keindahan semesta itu kharisma Tuhan.
Megah luar biasa! Ketenangan itu, dekapan Tuhan. Lembut menerpa rasanya! Lalu bicara perihal Kematian, sebuah Moksa yang kehadirannya tidak dinanti tidak diharap.
Tetapi akan tetap datang menerjang tiap nafas yang masih bergemuruh. Manusia itu, definisi sisi baik buruk dunia. Campur aduk menjadi satu, menciptakan variasi warna jiwa yang berbeda-beda ragamnya.
Sudahkah nafasmu selama ini ada artinya? Manusia tidak akan pernah puas bukan? Memang selalu begitu, wajar!