di sebuah desa tinggal lah seorang anak yang bernama aska, berbadan kurus, dengan kulit sawo matang, hidung nya mancung serta rambutnya yang sedikit panjang. aska adalah seorang anak yatim piatu dari kecil ia sudah tinggal bersama neneknya di desa, hidupnya yang sederhana membuat nya harus bekerja di sawah tempat nenek bekerja.
bahkan di saat teman sebaya nya bermain ia masih sibuk di sawah membantu nenek nya apalagi jika panen datang aska akan selalu ada demi uang tambahan, saat aska lulus SMP ia memilih meneruskan di SMA daripada di SMK, bukannya di sambut baik aska malah mendapat cacian dari tetangga nya.
"mau menunggu sampai kapan jika SMA, lebih baik pilih SMK setelah lulus bisa langsung kerja." itulah cacian dari orang di sekitar nya.
walau begitu aska tidak peduli sama sekali, bahkan cacian itu ia jadikan sebagai penyemangat bahwa ia sebelum mencapai kesuksesan nya cacian itulah yang membuat bisa sukses, selain bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan nenek nya dan hidup nya, aska juga membuat karya novel nya di web resmi.
tidak jauh berbeda di kehidupan nya karya aska juga mendapat cacian dari orang-orang yang tidak bisa menghargai karya orang lain, "sudah biasa, cukup diam dan buktikan jika aku bisa seperti mereka. sukses dengan caraku sendiri" itulah kata penyemangat buat diri aska sendiri, walau cacian selalu datang setiap hari tapi aska menganggap nya angin lalu yang lewat.
hingga saat kelulusan nya aska di beri penawaran oleh pihak kampus yang terkemuka di kota nya karena karya novel nya mendapat apresiasi dari kepala kampus nya, "jika nak aska menerima datang lah ke kampus kita" itulah kata utusan dari kampus tersebut.
mendapatkan penawaran tersebut aska tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu dan menerima nya, saat sampai di rumahnya aska terkejut bahwa pendapatan novel nya sudah lebih dari 2jt, dengan uang tersebut aska gunakan untuk merenovasi rumah nenek nya.
pencapaian aska perlahan-lahan mulai terlihat bahkan ia di tawari untuk segera merilis novel nya untuk di terbitkan, mendapatkan penawaran itu aska langsung menerima nya benar saja saat novel nya di terbitkan bukunya sudah terjual lebih dari 100 buku.
bukan hanya itu saja saat aska lulus kuliah ia juga di tawari untuk masuk ke perusahaan novel online terbesar di negara nya sebagai editor jenis ilmiah, tugas nya sangat sederhana membantu penulis pemula untuk membuat novel jenis ilmiah dengan rate tinggi.
satu kata yang membuat aska seperti saat ini "jika kalian ada kemauan pasti akan ada kemudahan, kuncinya satu jangan lah berputus asa apa pun itu rintangan jalani seperti apa kehendak Tuhan yang maha esa."