Di sebuah kota, terdapat lah seorang anak perempuan SMP bernama Dea yang memiliki kemampuan untuk meramalkan sebuah kejadian melalui mimpi.Awalnya dia tidak pernah percaya kepada mimpi nya tersebut.Namun lama kelamaan dia mengerti maksud dari hal itu yang selalu membuat nya sangat waspada akan sesuatu.
Dia tinggal di sebuah kota kecil dengan wilayah yang cukup terpencil,dan dikelilingi oleh bukit bukit.
Di dalam apartemen,dia tinggal bersama ayah,ibu dan adiknya yang berada di lantai 5.Setiap pulang sekolah dia lebih suka menaiki tangga dari pada menggunakan lift dikarenakan trauma saat lift tersebut hilang kendali dan membuat dirinya masuk rumah sakit.Walaupun menaiki tangga menuju lantai 5 sangatlah jauh,itu lebih baik baginya daripada menaiki lift yang sewaktu waktu bisa rusak.Dia selalu berusaha waspada dan selalu mengutamakan keselamatan yang selalu menjadi motto nya.
Suatu sore saat dia tinggal sendirian dirumah,dia menonton film horor kesukaan nya yaitu Siren Head.Dia selalu menonton film horor saat orang tuanya tidak dirumah.Hal ini dikarenakan adiknya yang sangat takut dengan film horor yang membuat dia harus mengalah sebagai seorang kakak.
Sore itu dia menonton dengan sangat serius hingga tidak menyadari bahwa hari telah gelap.Waktunga sholat maghrib.Dia segera mematikan tv dan segera berwudhu kemudian sholat.
Setelah itu malam pun mengunjungi daerah apartemen itu.Terasa gelap.Namun Dea yang sudah biasa tidak merasakan ketakutan sama sekali.Karna dia sudah terbiasa dengan hal itu.
Kemudian dia melanjutkan film yang dia tonton,namun entah apa yang terjadi tiba tiba tv tidak dapat menyala,ditambah dengan lampu apartemen yang tiba tiba mati.
Dia yang tidak dapat menonton film kesukaannya tentu saja merasa kesal,dia bernekat untuk Turan dari lantai tempat dia tinggal.
Namun,saat dia menuruni tangga,entah kenapa dia merasa ada yang aneh.Begitu sepi,padahal sudah jelas listriknya padam dan biasanya penghuni pasti akan langsung keluar dari kamarnya dan menemui penjaga.Ya,kali ini berbeda.Sangat sunyi.
Tepat di luar apartemen,Dea berusaha mencari penjaga agar memperbaiki listriknya,namun saat dicari cari dia tidak menemukannya sama sekali.Hingga ia memutuskan untuk kembali ke apartemen saja.Namun...
"nak Dea,ada apa mencari saya"
Suara itu tidak asing bagi Dea,itu suara penjaga apartemen,tentu saja dia berbalik.Namun saat melihat sosok itu yang sebenarnya....
"AAAHHKKKK!!!!"
Teriaknya histeris,itu bukan suara pak satpam,melainkan Siren Head.
Sontak saat itu Dea kaget dan terbangun dari tidurnya.
"untung saja hanya mimpi..."ucapnya dengan nafas tersengal-sengal.
Yap,itu mimpi,namun...
Mendadak terdengar suara keras semacam sirine,tentu saja penghuni apartemen memutuskan untuk melihat apa yang terjadi,tidak terkecuali dengan keluarganya Dea.
Alangkah terkejutnya mereka saat diluar mengetahui sosok raksasa dengan kepala sirine menghampiri apartemen mereka.
Disanalah rasa takut mereka,berhamburan untuk pergi tentu saja tidak terkecuali keluarganya Dea yang saking paniknya tanpa sadar meninggalkan Dea sendirian di apartemen.
Dea hanya bisa menatap kejadian itu dimana semua orang di bunuh olehnya dengan kejam dan sadis.
Dan dengan anehnya Siren Head tersebut tidak menyerangnya sama sekali seakan dia tidak terlihat sama sekali.
Pemandangan sadis itu,begitu tepat di depan matanya,tanpa Dea sadari dia mengucapkan.
"mimpi adalah nyata"
ucapnya dengan tatapan kosongnya.
Banyak nyawa yang tergeletak di sekitar apartemen tersebut,bahkan darah dari mayat mengering disana hingga tubuh mereka menjadi tulang belulang.
Dan anehnya,seakan hal tersebut hanya terjadi di apartemen itu saja,sedangkan di kotanya,masih banyak kehidupan dimana semua orang beraktivitas seperti biasanya.
Tepat saat itu author bangun dari mimpi author dan tepat bangun jam 3 pagi,trus dengar suara kayak sirine gitu,jadi begadang deh sampe pagi😨
Ini author dapet dari mimpi author,sumpah serem banget,rasanya kayak nyata banget,bahkan author dengar suara suara dengan jelas,ada yang bisa menjelaskan😰