"Aku tidak akan Menikahinya!! " Tampak seorang wanita terus saja menolak kontrak pernikahan itu, baginya pernikahan tanpa cinta hanya berakhir tragis, apalagi orang yg dia nikahi . . .
"Kalian tidak mengerti" Yen pergi ke atas dan masuk kedalam kamar dan mengunci diri
"Pria itu dia yg melakukannya, Kalian tidak tau" Tangisannya banjir setelah ditahan begitu lama
Tok! Tok!
"Yen.... ini kak Nao"
"Kakak? "
"Yen kakak tau apa yg terjadi, tetapi ibu melakukannya karena utang jika tidak ibu akan dibunuh"
Yen kemudian membuka pintu dan membiarkan kakaknya masuk
"Tetapi. . . . dia melakukan hal itu padaku bagaimana bisa kak? "
" Ambil sisi positifnya, aku tahu kau jadi akan bayaran tapi tidak ada pilihan lain"
" Yen, dia akan bangga disisinya, walau pernikahan kalian tanpa cinta, ibu mungkin sedih tapi dia tak akan mati, dan kau kuharap kau mengerti"
j
"Kau tak tau kak! "
"Ssstttt, Bagaimana kalau kk ajak kamu ke pesta malam ini, buat nenanging"
"Huh! Akan kulakukan"yen pergi bersiap dan ingin mengikuti pesta itu, tetapi ada hal yg tidak dia tahu
Pesta yg begitu meriah, tetapi akan diadakan pesta pasangan sebagai nona bangsawan pastinya yen harus memiliki pasangan
" Nona apa kau punya pasangan " seorang lelaki mengulurkan tangannya senyum manis dan matanya memancarlan warna merah darah, yen tidak punya pilihan lain karena tidak ada lagi orang yg ingin berpasangan dengannya
" Baiklah, Tuan... sangat terhormat berdansa denganmu " yen mengulurkan tangannya, beberapa saar ia menatap pria itu seperti ada rasa familiar dalam dirinya
---- Dansa Berhenti -----
' Nona terimakasih atas bantuanmu"
" Aku juga, dan juga apa boleh tahu mengetahui nama anda"
" Zen Yuheng, Bagaimana dengan nona? "
" Yen Er "
" Ternyata nona Yen, aku hanya berharap nona yen menerima semua keadaan dan bisa menerima " Yuheng pergi meninggalkan Yen, tetapi dalam pikiran yen hanya ada kata² membingungkan dari yuheng
-------------- * * * ------------
" Kak aku tidak ingin menikah! Kenapa!?" Ya, sekali lagi kata² itu terlontar, Yen bingung nyawa atau hidup?
"Kak.... Aku su... sungguh tak ingin Hohss... Hah.... " Tiba² saja dada yen terasa sesak seperti ada yg menjepit tubuhnya seperti kejadian itu
.
" Yen! Hei kau kenapa!? " Nao mencoba menenangkan yen tetapi malah
" Jangan!!!! JANGAN!!!! aku tidak ingin bersamamu!!! Pergi dariku! lepaskan aku! " Entah apa yg terjadi yen seperti kesurupaN, kesadaran nya mulai hilang
" YEN!? " Yuheng berlari menuju Yen dan nao
" Tuan Zen!? Kauu!!! "
" Apa yg terjadi padanya!? "
" Sialan Kau Yuheng!!!!! Itu semua karena kau!!! Mentalmya menjadi hilang! dia masih berusia 19 Tahun! kau tahu itu!? "
Bugh!
Pukulan keras dari nao kena ke wajah yuheng
" • • • "
" Jika aku bertindak maka aku akan bertanggung jawav "
" Bangs*t tanggung jawab apaan!! HAH!? Udah 5 tahun kamu buat Yen Kaya gini! " Nao membawa yen pergi dan pergi menuju rumah sakit
" Apa sudah selama itu?"