Suatu ketika di dalam Ruangan ( Ryan, Galang, Alice, Zea ) mereka bermain truth or dare. Cara bermainnya sangatlah mudah, dengan memutar botol di atas meja dan botol itu mengarah ke satu orang, maka orang itu yang akan ditanyai dan harus menjawab truth atau dare. truth yang artinya kebenaran atau kejujuran dan dare berarti tantangan.
saat giliran Alice memutar botol itu ia berharap "semoga nunjuk ke galang please" batinnya.
Doanya terkabul botol itu menunjuk ke arah galang, Alice bertanya kepada galang
"cepat katakan! truth or dare "
Galang terdiam dan berfikir "baiklah aku pilih dare " jawab galang.
Dengan semangat pula dan tanpa berfikir alice melontarkan tantangannya " cium dan peluk orang yang kamu suka sekarang" berharap galang melakukan itu ke Alice.
Tidak seperti Alice harapkan, galang malah mencium dan memeluk sahabatnya Zea. Tanpa di sadari Alice meneteskan air mata kecewanya saat itu.
Zea mengetahui bahwa Alice menyukai galang sudah cukup lama pun melepaskan pelukan galang dan berusaha untuk menghibur Alice.
"kenapa kau melakukan itu?" tanya zea geram kepada galang.
"Aku hanya jujur, dan melakukan seperti yang dikatakan"
Menunduk dengan rasa malu, Alice keluar dari ruangan itu menahan isak tangisan yang ingin sekali ia keluarkan.
melihat sahabatnya zea membuntuti Alice dari belakang berniat untuk menjaganya agar tidak melakukan sesuatu yang tidak diinginkan.
"Aku tahu itu kamu zea, aku tidak apa apa, aku hanya merasa ngantuk saat ini jadi aku harus pulang, kembali lah"
" tidak, mana mungkin aku meninggalkan kam-"
" Sudah aku katakan bukan, aku tidak apa apa, aku hanya ngantuk dan butuh istirahat " tegas alice
"baiklah alice, aku mengerti"
Zea memutuskan mendengarkan dan menuruti apa yang di katakan serta di perintahkan oleh Alice. ia berhenti dan tidak membuntuti alice dari belakang lagi.
seperti itulah akhir dari cinta Alice kepada galang.
sekian dan terima gaji, terimakasih maksudnya hehe
krik krik krik ya garing tapi bomat bye bye.