"hei, cepat bangun, ini sudah jam berapa, kamu masih berani tidur!" teriak liangling, kakakku, dari dulu aku selalu membenci nya, ia selalu menyuruhku melakukan pekerjaan berat, bukan hanya liangling saja tapi ayah, dan ibuku juga selalu memerintahku, aku memang hanya anak angkat mereka yang mereka pungut di jalan, saat aku berusia 12 thn aku kehilangan orang tuaku, mereka mati karena ingin melindungi ku dari para pembunuh yang kejam
dan setelah kematian mereka aku menjadi anak terlantar dan yatim piatu, aku selalu tidur di trotoar
lalu suatu hari , ayah dan ibu angkatku memungutku saat aku sedang di pasar kota untuk mencari makanan, aku pikir aku akan menjalani hidup yang baik, ternyata malah sebaliknya, sejak aku dipungut aku selalu dijadikan babu, aku selalu mengungkapkan isi hatiku di buku diari pemberian mendiang orangtua ku. Aku benci mereka, aku bertekad untuk membalas dendam kepada mereka
"kenapa sekarang malah ngelamun, cepat sana kerja!" teriak lingling, aku berdiri dari tempat tidur dan membuka pintu kamar ku, meskipun aku masih diberi kamar untuk tidur, tapi aku merasa tidak nyaman karena kamar itu sangat kotor dan ada beberapa tikus dan sarang laba laba, aku bertekad membersihkan kamar ku tapi aku tak ada waktu untuk itu, dari pagi hingga petang aku selalu bekerja
untungnya aku masih disekolah kan, tapi aku selalu telat karena sibuk bekerja. Disekolah...
"Hai alice, hari ini kamu ada waktu gk" ujar vellries, salah satu temen yang baik padaku
"seperti biasa, maaf aku gak ada waktu" jawabku "huh, yaudhalah, aku tau masalah mu" , "pasti kamu laper kan, ayo aku traktir" sambungnya
"eh, tidak perlu" "gpp, ayo"
vellries menarik tanganku.
Aku membuka mataku di pagi hari, lalu memulai pekerjaan lagi. untungnya hari ini ayah, ibu dan liangling akan pergi, aku bisa merasa tenang
"akhirnya aku merasa bebas" ujarku senang
"alice".... aku mendengar ada yang menyebut namaku "alice.." aku merasa tidak asing dengan suara ini, ini adalah suara ibuku ibu kandung ku
"ayah, ibu, itu kau kan, aku mendengar suara mu
ujarku mulai menangis. tiba-tiba sesosok bayangan muncul, itu adalah bayangan orang tuaku
" ayah... ibu.... "ujarku
"alice kau sudah besar, ibu tak tau kau mengalami begitu banyak beban dikehidupanmu" ujar ibuku
tapi aku merasa aneh,, kenapa aku bisa melihat mereka lagi
"alice, apakah kau ingin balas dendam kepada mereka yang menindasmu, dan bergabung bersama kami" tiba-tiba orangtua ku mulai hilang, dan muncul sesosok orang yang membawa sabit besar dengan warna mata yang berbeda
"dimana orangtua ku, siapa kau, apa maksudnya"
"terlalu banyak pertanyaan " ujarnya aku sedikit takut dan merinding
" aku tanya lagi,, apakah kamu mau balas dendam dan bergabung dengan kami"sambungnya
"balas dendam, aku....." aku mulai sedikit bingung. Tapi mengingat kehidupan ku yang sangat menderita ini. "aku bergabung, aku ingin balas dendam" ujarku sambil sedikit menangis
"pilihan bijak, pakai kalung ini" ujarnya menyodorkan sebuah kalung. Aku memakai nya
tiba-tiba kau mulai terasa aneh, sebuah tanduk merah muncul di kepala ku
"Pilihan raja memang tepat, baiklah sekarang kamu adalah seorang iblis , lebih tepatnya ratu iblis "
"eh, apa maksudnya, raja? siapa, dan iblis"
"aku akan menjelaskan nya nnt, sekarang lakukanlah semua yang kau inginkan sesuka hati"