Namaku adalah Kayla S. A. S. Adhitama Aditya, panggil saja aku Kayla
sejak SD aku selalu dibully oleh teman teman sekolahku karena aku jelek, merek juga selalu mengataiku
mereka bilang namaku saja yang bagus tapi wajahku tidak, wajahku mirip seorang nenek lampir karena penuh dengan jerawat, itulah yang mereka katakan padaku
di sekolah aku juga bodoh dan tidak pintar seperti murid murid lainnya, baik dalam pelajaran matematika, IPA, ips, ataupun mata pelajaran lainnya aku tidak tahu
aku hanya bisa mendengar dengan bodoh apa yang guru mata pelajaran jelaskan mengenai materi yang akan di pelajari
sepulang sekolahnya aku selalu mampir ke sebuah toko dan bekerja
aku bekerja paruh waktu karena aku sudah tidak memiliki orang tua yang membiayai hidupku
aku tinggal sendirian di sebuah rumah kontrakan yang harganya kecil
setelah malam hari aku pulang dan langsung berbaring di kasurku dan mulai berharap aku bisa menjadi cantik keesokan harinya
perlahan mataku tertutup dan akhirnya tertidur pulas di tengah tengah ucapan harapanku itu
keesokan harinya aku terbangun dan melihat cermin yang ada di depan tempat tidurku
betapa terkejutnya diriku melihat bahwa wajahku telah berubah jadi cantik bagaikan bidadari
saking senangnya aku lupa mandi dan langsung ke sekolah dan memperlihatkan wajah baruku ke teman teman sekolahku
"wah, apakah kau baru saja operasi plastik? wajahmu tiba tiba saja cantik seperti bidadari, dan aromamu sangat wangi." ucap salah satu temanku yang selalu membullyku
"ini bukan operasi plastik, ini asli, aku juga tidak tahu apa yang terjadi, aku baru menyadarinya pagi tadi pas aku melihat diriku di cermin." ucapku dengan senang
"ternyata begitu... aku harap kau tidak berbohong Kayla kalau tidak mungkin kakak Steven akan semakin membencimu dan menjauh darimu." ucap salah satu teman perempuanku yang sangat sombong
aku tidak peduli dan pergi dari sana dengan sombong juga dan tidak mempedulikan apa yang orang lain katakan terhadap diriku
terlihat di lorong kelas kakak kelasku yang bernama Steven
sejak pertama kali bertemu dengan kakak kelasku itu aku telah jatuh cinta padanya tapi aku tidak berani mengatakan cintaku padanya karena tampangku jelek dan tidak bisa bersanding dengannya
tapi kini berbeda aku telah berubah jadi cantik dan mungkin sudah bisa bersanding dengannya
dengan penuh percaya diri aku mendekati kakak kelasku itu dan menyatakan perasaanku padanya
sayangnya kakak kelasku menolaknya dengan mentah mentah
aku saat ini sangat sedih dan berlari ke kamar mandi
aku di dalam kamar mandi menangis tersedu sedu karena telah di tolak mentah mentah oleh seseorang yang telah aku sukai sejak lama
tak beberapa lama kemudian bel berbunyi dan aku segera keluar dari kamar mandi dan segera ke kelasku
tapi lagi lagi aku bertemu dengan kakak kelasku di Koridor
aku mengabaikannya dan terus berlari ke kelas
untung aku tidak terlambat masuk ke kelas
pada jam pelajaran di mulai aku berhasil menjawab semua pertanyaan yang guru mata pelajaran lemparkan ke diriku
semua murid merasa kagum padaku
aku merasa senang dan setelah pulang ke sekolah aku izin tidak masuk kerja hari ini dan lansung pulang ke rumah dan beristirahat
"kenapa kakak Steven menolakku? apa aku masih kurang cantik di hadapannya?" ucapku dengan sedih
perlahan aku menangis dan meneteskan air mataku di bantal dan peralatan menutup mataku dan tertidur
keesokan harinya aku terbangun dan melihat diriku di cermi dan aku sungguh terkejut melihat diriku yang jelek dulu telah kembali dan wajah cantikku telah hilang
aku langsung teringat dengan sesuatu saat itu
mungkin aku hanya bermimpi saja dan langsung pergi mandi lalu ke sekolah
di sekolah tidak ada lagi orang orang yang mengejekku ataupun membullyku
pada saat jam pelajaran juga aku berhasil menjawab beberapa pertanyaan dari guru mata pelajaran
pada jam istirahat aku tanpa sengaja bertabrakan dengan kakak kelasku Steven
terlihat Steven menghalangi jalanku dan mengatakan sesuatu padaku
dia mengatakan padaku kalau dia jatuh cinta padaku dan meminta aku untuk jadi pacarnya di hadapan semua orang
saat itu aku sungguh terkejut dan langsung menerima kakak Steven sebagai pacarku dengan sangat senang dan bahagia
itu membuatku sadar diri bahwa di dunia ini tidak peduli cantik atau jelek pasti ada seseorang yang akan mencintaimu dengan tulus tidak dari kecantikan
dan saling mencintai tanpa memandang fisik baik jelek cantik ataupun kaya atau miskin
support aku ygy😊😊😊