selepas kejadian kemaren, banyak sekali teman-teman tasya yang bertanya tentang fadil. termasuk 2 teman cowoknya.
mereka penasaran apa yang terjadi selepas mereka pergi kemaren dan apa hubungan Tasya dengan Fadil.
Tasya tidak menjawabnya dia hanya tersenyum sambil melanjutkan mengerjakan tugas dari Bu guru.
~~~
2 bulan kemudian
KANTIN
Tasya hendak menuju kantin bersama Sarah , tapi jalannya terhenti saat melihat banyak siswa berkumpul di tengah lapangan yang di dominasi oleh para siswi wanita.
karna rasa penasaran yang besar Tasya mencoba menerobos kumpulan murid-murid itu agar dia dan Sarah dapat melihat apa yang mereka hebohkan itu.
"misi .....misi .... numpang lewat gais". teriaknya di tengah kerumunan
karena tak seimbang dan banyaknya siswa Tasya terjatuh dan langsung di tahan oleh seseorang
ternyata orang itu adalah Fadil.
Fadil Melihat Tasya akan terjatuh tadi langsung berlari dan menahan tangan Tasya agar tidak terjatuh.
"Rara gak papa kan? ada yang luka gak?". khawatir
"gak papa Fadil, makasih ya"
" Rara kita pergi jalan-jalan yuk" . antusias
" gak bisa Rara mau belajar "
" ayolah Rara. Rara gak sayang sama Fadil lagi ya isisisi". ingin menangis .
saat Tasya akan menjawab pak kepala sekolah langsung menariknya dan memohon pada Tasya untuk mengikuti apa yang diinginkan oleh Fadil .
Tasya penasaran kenapa bapak kepala sekolah menyuruh dia untuk mengikuti keinginan fadil. seharusnya kepala sekolah melarang nya bukan menyuruh nya.
~~~~~~~~~
singkat cerita Tasya sudah mulai dekat dan memahami Fadil. pelan-pelan ia bisa menyadarkan Fadil kalau pacar nya sudah meninggal dan dia bukan Rara tapi Tasya.
walaupun selalu mendapatkan penolakan dari Fadil Tasya terus berusaha menjelaskan bahwa dia adalah Tasya bukan Rara .
kehidupan Rara kembali seperti biasa tanpa tanggung jawab untuk menyadarkan Fadil lagi.
dan sekarang Fadil sudah menerima kenyataan bahwa Rara sudah meninggal dan sekarang dia memutuskan untuk mengejar Tasya.