ini cerita ku,,,,
waktu itu tak sengaja berpapasan dengan,untuk pertama kali aku merasa ada yang beda dengan nya.namun aku hanya menganggap nya angin yang lalu dan tak pernah berharap untuk bertemu lagi dengan nya,namun takdir berkata lain.dari kecil sampai masuk ke sma aku tak terlalu suka banyak teman sampai akhir nya ada anak perempuan yang menyapa ku perkenal kan dia adalah Nurhayati aku suka panggil dia nur dia anak yang menurut ku punya keunikan tersendiri,dia berisik,bawel,kadang cengeng kadang dia juga pemarah.namun entah kenapa aku selalu merasa terhibur dengan ada nya dia di dekat ku,seolah dia mengajarkan ku bahwa hidup itu panggu sandiwara yang sesungguhnya tanpa harus malu untuk menunjukan pada dunia.awal perkenalan kita sungguh singkat samapai akhir nya dia di sibukan dengan sebuah organisasi yang dia sukai.aku sering di tinggal di kelas sendirian oleh nya,awal nya aku merasa nyaman gak ada yang ganggu sampai akhir nya ada segerombolan anak cewe dari dalam kelas dan luar kelas berkerumun di mejaku dan ingin berkenlan dengan ku,hari pertama dan kedua kami berkenalan dengan sangat baik namun seiring bertambah nya hari aku semakin bosan dan kesal sama mereka,aku ingin mereka menjauh dan pergi dari mejaku karena mereka lebih menyebalkan,tak seperti awal berkenalan.tak sengaja aku menjatuhkan air mata ku karena merka terus menanykan hal-hal yang menjengkelkan pada ku dan salah satu dari mereka langsung angkat bicara "sudah-sudah,lihat tuh dia menangis"akhir nya mereka pun pergi meninggal kan bangku ku.
hari baru tanpa teman dan tanpa orang yang aku kenal yang akan membuat ku lebih tenang.namun semua itu hanyalah bayangan ku saja ternyata semakin berlalu nya hari semakin membosan kan dan semakin terasa seperti tak ada kehidupan yang menyenangkan sampai akhir nya teman pertamu ku hadir lagi mengisi hidup kusekarang dia telah selesai dengan organisasinya dia sering masuk kelas dan sering menemaniku kemanapaun dia pergi aku mengikutinya kecuali toilet.sampai akhir nya dia membuka cerita tentang teman sekelas yang dia suka,aku selelu merasa senang jika tenam ku senang dan demgan senang hati aku mendengarkan.walau sebenarnya aku membenci orang yang dia suka tapi selama dia senang aku akan mendukung nya.
waktu itu ketika segerombolan cewe datang ke bangku ku setiap hari aku melihat sekeliling dia melihat ke arah ku dan hanya duduk diam tanpa membantu ku,terus waktu ada kakak kelas datang membagikan selmbaran kertas pentaftaran awal nya aku ingin masuk ke organisasi nya namun kebanyakan cowok dia malah mengataiku dari belakang"jika gak bisa,jangan ikut!!!yang ada kamu malah nangis"bukanya memberi semangat sesama teman sekelas malah menurun kan semangat sampai akhir nya aku tak ikut satupun organisasi namun walaupun terasa sangat sakit di dengar,apa yang dia katakan ada benar nya juga.dari saat itulah aku mulai gak suka dengan nya,"emang siapa dia,berani berani nya menasihati ku"dengan sedikit merasa kesal aku kembali duduk ke kursi ku.tak terasa hari saling berganti dengan cepat dan tugas dari guru pun makin banyak aku dan nurhanyati disibukan sampai merasa kewalahan karena ada beberama mata pelajaran yang agak kurang di mengerti.ketika kami membuka buku untuk memulai mengerjkan tugas dia datang menghampiri ku sambil membawa buku dan langsung menyapa pada ku awal nya ku kasih senyum manis ku dan menyapa dia kembali dia menyodorkan buku yang dia bawa samabil menunjukan hal yang dia kurang paham dan bertanya pada ku"apa kah kau tau ini????"ketika aku melihat buku nya,ternyata ini adalah soal biologi yang kemarin aku kerjakan.namun karena aku tau Nurhayati suka pada nya dan kebetulan dia juga sangat suka mata pelajaran biologi aku pun langsung berkata"Mmm,itu agak sulit aku gak terlalu paham,gimana kalau kamu langsung saja tanya Nurhayati dia sangat suka biologi dan kalau gak salah dia jiga sudah mengerjakan ini kemari!!"sambil di akhiri dengan senyum aku langsung mengarahkan dia keteman ku.dan setelah dia beres dengan tugas biologi nya aku berbisik pada teman ku"lihat muka mu memerah,apakah kamu sangat senang??"dia langsung mendorong ku sambil bilang "sana,,,,,diam saja,ini juga gara-gara kamu"aku tak tahan untuk tertawa melihat orang yang sedang jatuh cinta tapi malu-malu.
terkadang tugas itu ada perorangan dan ada kelompok,dalam tugas perorangan aku bisa menangani nya sendiri tanapa harus mengandalkan orang lain,tapi mau tak mau aku juga harus ikut dalam mengerjakan tugas kelompok.saat aku ingin angkat bicara dalam membahas tugas aku melihat anggota kelompok ku malah acuh tak acuh sibuk dengan buku nya masing-masing,sungguh keadaan yang tidak nyaman bagi ku.sampai akhir nya kami harus maju kedepan untuk menujukan hasil kami pada guru dan teman-teman yang lain nya.saat di depan ke tidak kompakan kami sudah terlihat dari awal,sampai akhir nya aku kesal sendiri dan tidak angkat bicara sepatah kata pun.hanya diam dan merasa sangat bodoh di depan semua orang,aku hanya menunggu persentasi kami beres dan ingin rasanya cepat berakhir.sejak saat inilah aku mulai semakin tak ingin berteman dengan banyak orang.namun sejak saat itu juga aku sering ke perpustakaan untuk meminimalisir bertemu dengan kerumuna orang dan di sini juga kami menemukan surat cinta yang dibuat oleh orang yang Nurhayati suka.walaupun bukan buat dia tapi isi nya itu sangat membuat bulu kunduk beridiri karena geli seperti anak baru yang mengenal cinta dengan gaya bahasa yang sangat romantis ala jaman sebelum siti nurbaya sampai jaman ajeng kartini,sungguh anak cowo yang sangat puitis dan romanti yang pernah aku temui.tapi jika aku bandingkan keseharian dan tulisan sungguh berbanding terbalik.dia yang selalu menjaga penampilan yang sering berkata kasar dan suka mengejek orang ternyata dlam tulisan dia seperti orang yang penyayang,perhatian dan apik dalam memilih kata sungguh sangat berbeda.surat cinta ini hanya aku,Nurhayati dan dia yang tau.
semakin kita ingin menjauh semakin dia mendekat,mungkin kata ini yang sedang aku alami dalam menghadapi tugas kelompok dan dia.aku adalah angkatan transsisi kurikulum pelajaran yang lebih memfokuskan siswa lebih aktif di banding guru.hampir semua mata pelajaran harus ada yang namanya kelompok group yang di tentukan oleh guru mata pelajaran.secara tidak langsung aku dan teman kuterpisah lagi untuk ke dua kalinya.waktu itu tak sengaja aku membuat Nurhayati marah karena aku meminjam buku nya namun ketinggalan dirumah ku,walaupun aku sudah minta maaf padanya,dia tetap marah hampir tiga hari pada ku.mungkin ini harga yang harus aku bayar untuk menebus kesalahan yang telah aku buat karena waktu itu buku yang aku pinjam adalah buku biologi yang akan dia persentasikan pada kelompoknya,karena bukunya di pinjamkan pada ku dan aku lupa akhir nya dia di marahi oleh ketua kelompok.aku sungguh sangat menyesal pada saat itu namun tanpa aku sadari aku merasa ada yang melihat ke arah ku sedari tadi ketika aku melihat ternyata benar dia sedang melihat ke arah ku bukan senang tapi aku merasa sangat kesal dan langsung memalingkan muka ku.aku kira dia gak akan menolong ku namun dia menghampiri Nurhayati dan meminjamkan buku nya,aku merasa lega setidaknya,Nurhayati ada yang membantu dalam menyelesaikan urusannya dan setidaknya dia akan menjalin hubungan yang semakin baik dengan orang yang dia suka.masalah demi masalah tak berheti begitu saja,waktu itu adalah hari senin aku bangun kesiangan dan kaus kaki putih ku tak ada yang ada kaus kaki berwarna pink semata kaki dan kaus kaki kuning semata kaki karena tak berpikir banyak aku memakai kaus kaki pink dan berencana untuk sakit di tengah-tengah upacara pagi namun ketika sampai di sekolah semua orang sudah berbaris rapih di lapangan dan aku pun berlari ke kelas menyimpan tas namun ketika aku belari tiba-tiba di depan pintu ada seorang laki-laki yang menghadang dan bilang pada ku kalau dia suka pada ku dan ingin aku menerimanya sebagai kekasih nya.ketika aku melihat lebih jelas muka nya dia adalah ketua kelas kamu perkenal kan namanya adalah Dian.awal nya aku berhenti sejenak dan saat ada suara di mikropon sekolah aku langsung tersadar dan langsung menabrak nya sambil bilang"cepat,,cepet upacara akan segera di mulai,kalau tidak nanti kamu akan baris di tengah lapang"sambil pergi berlari menuju lapang upacara.saat di lapangan teman sekelas ku yang lain nya membicarakan ku dari belakang dengan nada yang kencang dia bertanya"kaus kaki apa yang kau pakai,BLACPINK alias serba pink.ha...ha..." mereka menertawakan ku,saat itu aku baru sadar dan melihat ke arah kaki ku dan ketika aku melihat kearah depan disana ada guru yang sedang bertugas untuk berburu para pelanggar yang tidak memenuhi standar tatatertib yang berlaku di sekolah, salah satunya sepatu dan kaus kaki harus hitam dan putih.aku berdoa semoga dia tak melihat ke arah kaki ku,ketika dia semakin mendekat aku mencoba untuk tidak panik dan milihat kearah bendera seolah aku tak pernah melihat guru yang sedang mendekat dan ketika dia melawati ku tiba-tiba dia bilang "lepas sepatu mu, dan masukan dalam kantung yang sudah di sediakan",sumpah aku tak berani menengok pura pura tidak mendengar.langkah kaki nya pun semakin tak terdengar namun aku hanya mendengar ocehan dari salah satu teman ku di belakang karena salah saru dari mereka kehilangan sepatu baru.ketika selesai upacara kami pun langsung masuk ke kelas masing msing tibanya di kelas teman ku yang tadi langsung ngomel"ada hubungan apa kamu denga guru tadi kenapa sepatu ku diambil sedangkan kaus kaki mu tidak satupun yang di ambil"aku hanya bisa melihat nya dan memalingkan muka karena tak ingin berurusan dengan nya.ketika aku memalingkan muka kearah yang salah,aku melihat dia seperti harimau yang ingin melindungi anak nya dari bahaya sambil melihat ke arah ku.dan saat itu juga teman ku Nurhayati bertanya pada ku "kenapa dia memarahi mu??"aku bilang"gatau,mungkin dia lagi datang bulan kali,hirau kan aja,nanti juga dia yang malu sendiri".bel istirahat siang pun berbunyi aku males untuk ke kantin namu Nurhayati mengajak ku untuk ikut kekantin,ketika aku mau jalan keluar tiba-tiba teman yang lain memanggil ku dan memintaku untuk membelikan makanan yang dia suka panggil saja dia mawar dan malah ingin menambahkan makanan nya dengan tambahan bumbu cabai extrapedas.ya,mau gak mau sekalian ke kantin,aku mengabulkan permintaan nya.ketika aku menambahkan bumbu extrapedas yang dia minta aku melihat di meja penuh, banyak orang. akupun meminta pada orang disana untuk mengijinkan mengambil bumbu di dapur dan aku di ijinkan untuk masuk dapur,saat aku melihat ada bumbu cabai yang banyak,sedikit air,masih kental dengan biji cabai yang merah akupun lantas mengambil dan menuangkan bumbu cabai ke makanan,saat kulihat makanan itu tak terlihat lagi yang terlihat hanyalah kuah cabai merah yang menggoda dengan aroma cabai yang sangat kuat.akupun kembali ke kelas,mawarpun tersenyum pada ku dan bilang terimakasih,aku pun dengan senang hati membalas dengan senyum manisku sambil bilang sama-sama setah itu berjalan menjauh dan duduk kembali ke bangku ku.dialah orang yang dari pertama sampai tadi di lapang upacara berbuat onar pada ku.tak di sangka saat dia membuka makanan nya dia langsung teriak "WAHHH,ini cabai berapa banyak yang kau masukan"sambil melihat ke arah ku,dan saat aku melihat ke arah nya akupun menjawab"sesuai pesanan mu,yang ingin extrakpedassss,apakah ada yang salah??"dia hanya terdiam dan memakan makananya muka berubah menjadi merah keringat mulai bermunculan apalagi mulut yang sangat merah kepedesan.sungguh konyol dan lucu ketika melihat musuh menderita sesuai dengan ke permintaan yang dia buat sendiri.karena aku tak merasa bersalah aku melihat sekeliling dan aku melihat dia orang yang Nurhayati suka sedang duduk melihat ke arah ku sambil tersenyum.aku langsung menundukan kepala ku karena tak ingin orang lain salah paham.hari pun berganti masalahpun belum berhenti ke esokan hari saat masih pagi tak sedikit orang sudah berkumpul ketika aku duduk di bangku ku mawar memulai aksi lagi dia bicara dengan nada keras supaya orang seisi kelas mendengar dia sedang berbicara dengan Dian "DIAN ,,,,,,,GIMANA KEMARIN KETIKA KAMU MENYATAKAN CINTA,APAKAH KAMU DITERIMA?????"Dian menjawab dengan nada lembut nya tapi kasar"tidak,dia tidak memerimaku, dia mengabaikan ku bahkan sampai sekarang dia malah seperti orang yang pura -pura gak mendengar dan tak mengerti"aku hanya mendengarkan percakapan yang membosan kan ini samapai akhir nya aku ingat ada tugas yang belim aku selesaikan semalam,saat aku mau mengeluarkan buku tugas ku dia melihat ku dengan tatapan tajam seolah aku telah melkukan kesalahan.namun aku tak begitu mempedulikan nya semua ini sungguh membuat ku muak.akupun menherjakan tugasku sambil menanyakan pada Nurhayati kamipun asik dengan tugas,seolah dunia ini milik kami berdua.
.