Hai perkenalkan nama ku axelia princes willson biasa di panggil ela aku anak dari king alexander willson, daddy ku adalah seorang Presedir dari suatu perusahaan terbesar yang berada di daerah korsel, dan juga indonesia. aku tidak memiliki seorang ibu. alasan nya karena daddy ku belum menikah aku anak dari kakak nya daddy yang beranama alea robert anderson willson ibu ku meninggal seminggu setelah melahirkan diriku dan daddy alexander lah yang membesarkan dan merawatku hingga aku dewasa
seperti biasa aku sedang membaca buku novel sambil menunggu daddy ku pulang, jujur saja aku sangat mencintai daddy ku itu, awalnya aku berfikir munggkin aku mencintainya sebagai seorang ayah dan anak, namun saat aku melihat nya berjalan bersama wanita lain aku merasakan ada yang aneh dalam diriku seperti. marah, kesal, dan ketidak sukaan ku.
kemudian aku bertanya kepada sahabat baik ku clara tentang apa yang aku rasakan kepada daddy ku, dan perasaan apa itu? 𝚔arena jujur saja itu adalah perasaan pertama yang menurut ku sangat mengganguku, dan clara bilang itu adalah perasaan cemburu seorang wanita kepada seorang peria yang di sukainya dan berkali kali aku menepis nya namun, semakin aku menepis dan menyangkal nya perasaan itu semakin besar saja.
aku akan mengenalkan clara kepada kalian semua. "CLARA" clara adalah sahabat ku di school robertsoon ini. dia memiliki paras yang sangat cantik, kulit agak coklat. alis mata yang terpotong sedikit. dagu yang ada bekas luka nya membuat ia terkesan seperti wanita tangguh dan menarik banyak para peria yang mendekati nya tapi tidak ada yang dia terima munggkin karena dia belum move on tentang mantan nya
oke lanjut ke pembahasan pertama, terlihat seseorang yang berjalan kearah ku dengan wajah datar dan letih nya kemudian dia mencium pipi dan mengusap kepala ku sayang, deg,deg jantung seperti ingin keluar. sebisa munggkin aku mnertalkan detakan jantung dan wajah ku agar tidak ketahuan oleh nya,
ela sayang, kenapa belum tidur? tanya nya kepada ku.
"ela sedang menunggu daddy" balas ku padanya, yah dia adalah daddy ku yang baru pulang dari kantor "apa daddy lelah?" tanya ku padanya karena aku merasa kasihan kepada nya "tidak sayang, malihat senyuman mu dan mendengar kau sedang menunggu daddy, membuat kelelahan daddy berkurang" ucap nya sambil tersenyum pada ku, oh tuhan ku harap daddy tidak mendengar dan melihat wajah ku yang memerah ini
"ada apa sayang? apa kau sakit, hmm?" 𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙠𝙪
"ti-tidak dadd aku baik-baik saja, cuaca nya sangat panas jadi wajah ela memerah" 𝙖𝙠𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗 𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙗𝙞𝙡 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙩𝙖𝙥 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙖𝙧𝙖𝙝, 𝙨𝙚𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙢𝙪𝙣𝙜𝙜𝙠𝙞𝙣 𝙖𝙠𝙪 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙞𝙣𝙙𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙖𝙩𝙖𝙥𝙖𝙣 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮
"baiklah, mari kita tidur"𝙪𝙘𝙖𝙥 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮 aku tahu jika daddy sebenarnya tahu jika diriku berbohong tapi dia tidak mengatakan nya lagi pada ku, syukurlah untung saja dia tidak bertanya kembali