Bangchan × Han Jisung
- crt 1 part 1
- bxb / Gay
- Jisung always bottom
- Banchan Top
:*:・゚★,。・:*:・゚☆。・:*:・゚★,。・:*:
||
♥*♡∞:。.。Happy reading 。.。:∞♡*♥
Hari ini cuaca sangat cerah, banyak orang-orang yang bertamasya kepantai untuk healing karena hari ini tanggal merah, tetapi tidak dengan lelaki mungin nan menggemaskan ini. Lelaki itu bernama Han Jisung, ia sedang berada di kantor karena disibukkan oleh map-map yang menumpuk di mejanya.
Han Jisung adalah salah satu orang yang bekerja di PT. Chrisanlier milik anak dari salah satu anak konglomerat yang bernama Christopher Bangchan.
Bangchan adalah anak semata wayang dari keluarga Christopher, ia menjadi penerus dari keluarganya. Bangchan berumur 27 tahun tapi ia belum menikah lantaran karena Banchan bilang jika ia menikah nanti hartanya akan dikuasai oleh istrinya karena ia sudah pernah dimainkan oleh mantan pacarnya yang suka dengan harta.
>Okee😌😌
Seharusnya Han tidak disini karena ia seorang karyawan biasa, semua kantor akan tutup jika tanggal merah. Han sekarang sedang mengumpat dari tadi karena ia sangat ingin pergi dengan adiknya Seungmin kesuatu tempat yang ia ingin kunjungi pada tanggal merah.
"Boss.. Ini sangat banyak, aku ingin segera pergi berlibur bersama adikku😞" Han mengeluh kepada bossnya
"Berhenti mengeluh kau hanya kusuruh membaca dan mencari kata yang salah. Cepat baca semua jika ada salah kata bawa ke ruangan Changbin suruh benerin😒" Ucap Bossnya menjawab keluhannya sang bawahan
Karena Han Jisung sadar karena dia hanya seorang pegawai biasa akhirnya segera melanjutkan pekerjaannya.
Tiba-tiba...
Bragg... 👀
Duoggg....
Suara pintu terbuka dan menabrak tembok dengan keras.
"Boss saya izin pergi sekarang karena harus menjemput temen saya di bandara🙏🏻😊" Ucap orang yang tadi membuka pintu dengan kasar
"Kau ini mengagetkan saja😠, iya Changbin...pergilah😌" Balas Bangchan
"Loh.. Kog gitu Boss.., kenapa Kak Changbin boleh pulang aku gak boleh🥺" Ucap tiba-tiba Han
"Diam anak kecil😛" Ucap Changbin sambil meledek Han Jisung.
"Ihh apaan sih.. Aku tuh udah besar, umurku sudah 19 tahun kak.. " Ucap Han tidak terima ejekan Changbin dibilang anak kecil.
Changbin hanya terkekeh dengan ucapan Han barusan, karena menurutnya Han itu masih kecil, bahkan umurnya dan umur Han beda 6 tahun
"Kau lupa jika dia adalah seketarisku.. Ahh bukan lebih tepatnya tangan kananku, dan kau ??🤨" Kata Bangchan sambil menunjuk Han Jisung dan mengangkat satu alisnya.
"Aku.. Aku adalah karyawan biasa😞" Ucap Han sambil merenung.
"Ehh iya Boss...aku kan jadi karyawan biasa, bukannya karyawan biasa dapat berlibur saat tanggal merah??" Imbuh Han.
"Sudah jangan banyak bicara.... cepat selesaikan, nanti kau akan kuberikan uang lembur hari ini" Jawab Bangchan.
"Dan kau Changbin tolong ucapkan salamku kepada temenmu🙂"
"Baik Boss.. " Ucap Changbin kepada Boss nya.
"Jangan panggil Boss cukup kakak aja.., aku udah anggap kamu sebagai adikku sendiri Bin" Sahut Bangchan.
"Ahh baiklah.. Terima kasih Kak Chan, aku akan mengatakan salammu kepada temanku🙂"
Sebelum Changbin keluar dari ruangan dan hendak menutup pintu,tiba-tiba Bangchan bertanya.
"Ohh iya.. Bukankah yang kau maksud temenmu itu adalah Minho?? " Tanya Bangchan.
"Iya kak dia Minho, dia pulang dari Amerika" Jawab Changbin.
"Ahh kalau begitu aku ikut.. " Sahut Bangchan dan segera berdiri dari kursinya.
"Ha?? Ikut.., ikut ke bandara?? " Bertanya dengan binggung.
"Iya.. Ikut ke bandara, jemput Minho" Jawab Bangchan.
"Baiklah kak kita sama-sama kesana"
"Han!! "
Han merasa dirinya dipanggil segera menoleh ke suara itu.
"Iyaa Boss" Sahut Han Jisung.
"Sudah hentikan itu, kau bisa pulang sekarang" Kata Bangchan.
"Baiklah Boss" Han pun menjawab dengan senang hati.
Han segera membereskan map-map itu dan tak lupa memasukkan hpnya kedalam saku baju dan beranjak berdiri dari kursi.
Sebelum Han akan pergi tangannya ditarik oleh Bangchan.
"Kau tak ingin uang?? " Tanya Bangchan
"Ahh iya.. Lupa.. Mana Boss uangnya😊" Jawab Han sambil senyum-senyum menanti upah dari sang Boss.
Bangchan mengeluarkan uang 500.000 ribu dari dompetnya.
"Nah.. Ini untukmu, gaji bekerja hari ini 2 jam lewat 15 menit" Ucap Bangchan
"Yaelah Boss 2 jam udah nguras tenaga ku.., seharunya kan aku libur hari ini, tapi gak papa uangnya bisa buat liburan😌"
"Tenaga?? Tenaga apanya dari tadi duduk sambil baca aja kog nguras tenaga" Ejek Bangchan
"Eee.. Ya tenaga Boss, kan kesininya juga pakai tenaga" Mengelak ejekan dari dari sang Bossnya.
"Dahh.. Ini.. Terima atau enggak?? " Tanya Bangchan
"Ehh iya-iya Boss aku terima" Jawab Han
Han mengambil uang dari tangan Bangchan, tapi Bangchan malah mengerjai sang karyawan dengan mengkat uangnya dengan tinggi-tinggi, alhasil Han mengambil uang itu dengan berjinjit- jinjit.
Mereka lupa jika ada orang lain yang sedang menunngu sang Bossnya untuk menjemput Minho yaitu Changbin, Changbin hanya terkekeh melihat sang Boss dengan karyawannya bercanda.
"Kak ini hampir jam 11, Minho akan menunggu kita Kak😟" Ucap Chanbin
"Ohh.. Iya.. Bin bentar.. ".
Bangchan pun memberikan uang yang ada ditangannya ke karyawannya itu.
"Nah.. Han, masak gitu aja dah ngos-ngosan😄" Ejek Bangchan kepada Han
"Ebbb.. Boss hah hah🥵..., se..seharusnya dari tadi lah Boss berikannya....Boss pasti gak ikhlas ngasih gajinya😤..." Ucap Han sambil ngos-ngosan.
Han pun menerima uang dan tak lupa berkata berterimakasih kepada sang Boss meskipun Han habis dikerjai oleh sang Boss. Han adalah orang baik ia tidak bisa menjadi orang yang pendendam.
Han pergi dan mengejek Changbin dengan mengibas-ngibaskan gajinya kemukanya.
"Dah.. Kak Changbin" Ucap Han.
Changbin pun tak tinggal diam ia diejek. Dengan segera ia menarik tangan Han dan mendorong ke tembok lalu mencengkram pundak Han.
"Sakit hem.. ??🤨😤" Tanya Changbin
"Ahh... Sakit kak.. 😖" Han menjawab sambil meringis
Bangchan yang melihat sang karyawannya kesakitan ia segera memberhentikan cengkraman tangan Chanbin yang mencengkram pundak Han.
"Mangkanya jangan jail😏.., aku juga banyak uang😌.. Bahkan aku bisa menyewa tubuhmu" Ucap Changbin
"Heh.. Enak aja lu.., aku gak menyewakan tubuh gue😒 .Dan ohh iya... Gue tuh mahal maaf😝" Kata Changbin sambil mengejek lagi.
"Mahal-mahal..., kan bisa dicicil" Ucap Changbin
Bangchan tertawa saat Changbin berkata jika bisa mencicil Han Jisung, dan Han pun juga tertawa.
"Udah-udah.." Kata Bangchan
"Pa payyy gue pergi makasih Boss😊😒" Han mengatakan makasih dengan senyuman kepada Bossnya dan memasang wajah malasnya ke Changbin.
Han pun pergi dari ruangan itu dan segera masuk lift untuk turun dari gedung 29 itu, ya...Gedung Bossnya di paling puncak tapi masih ada satu lagi yaitu nomor 30. Katanya itu adalah gedung terakhir dan tak ada satupun karyawannya yang tahu ruangan apa itu karna Bossnya melarang kesana.
Selang beberapa menit ia sudah ada sampai digedung utama, Han segera keluar dan menunggu bis dihalte dekat kantornya.
"Nak... Mau pulang???" Seorang laki-laki tua yang berada dalam mobil pas dihadapan Han duduk dihalte itu, tiba-tiba bertanya kepada Han.
Han pun kaget dengan suara itu ia langsung melihat orang yang berada dalam mobil itu.
"Emm.. Iya tuan.. Saya mau pulang.., ini saya lagi menunggu bis" Jawab Han
"Bisnya lama nak.., bagaimana jika saya saja yang mengantarkan pulang.. " Ucap Laki-laki tua itu.
"Ehh.. Tidak perlu tuan.. Saya bisa menunggu kog, lagian saya tidak ingin merepotkan anda"
"Tidak kog nak.. Tidak apa.. Mari.. "
"Emm bagaimana ya tuan?? "
"Tak apa... Apa kamu tak kenal dengan saya?? " Tanya Laki-laki tua itu kepada Han.
"Ti.. Tidak tuan... " Jisung menjawabnya dengan gugup karena takut.
Orang itu pun keluar dari mobil, dan menghampiri Han Jisung dan berjabat tangan kepadanya.
"Saya Christopher" Ucap Laki-laki tua itu.
Han kaget dengan ucapan Laki-laki itu
"Ha?? Chrisss.... Christopher pemilik gedung ini?? " Han bertanya dengan rasa kaget dan gugup dan menunjuk gedung yang berada dibelakangnya.
"Hhhh😅😅iya saya pemiliknya, tapi sekarang tidak.. Ini sekarang milik anak saya... " Jawab ayah Banchan.
"Ohh ternyata anda ayahnya Boss saya.. " Ucap Jisung.
"Loh.. Kerja disini.., yaudah.. Kalau udah kenal.. Mari saya antar.. " Ucap Christopher.
"Eeee.. Baiklah Tuan.., Terima kasih.. "
"Iya.. Tidak masalah , mari masuk"
Jisung pun masuk kedalam mobil itu dan mobil itu segera melaju pergi dari kawasan halte dan kantor itu.
Beberapa menit kemudian Ia sudah sampai rumah. Ayah Bangchan sangat handal menyetir mobil dengan kecepatan tinggi, Han pun tak peduli yang penting ia bisa pulang tanpa membayar uang alias gratis. Ia turun dari mobil dan berkata terimakasih kepada Tuan Christopher.
" Terimakasih kasih banyak sudah mengantarkan saya pulang Tuan Chris.. 🙏🏻🙂" Ucap Han
"Iya.. Nak sama-sama"
"Tuan tidak mampir ke dalam sebentar?? " Tanya Han.
"Tidak perlu nak... Saya akan pulang.., karna sepertinya hujan akan turun" Jawab Tuan Chris.
"Baiklah... Sekali lagi makasih Tuan.. "
Tuan Chris memangut dan segera menancap gas mobil dengan kecepatan tinggi.
Han sudah berada di dalam rumah ia segera memasak untuk makan bersama adiknya dan segera mandi.
"Hah😪.. " Han membuang nafas dengan kasar karna ia lelah dan lapar.
Tiba-tiba adiknya Han pulang dari sekolah dan mengagetkan kakanya yang sedang berbaring dikasur karena capek.
"Waww🧟♂️🧟♂️🧟♂️🧟♂️"
"Weeeeee... Seungmin😫😠 ke gerai lo gue.., untung kakao gk punya penyakit jantung kalau punya pasti dah mati" Ucap Han sambil ngelus dada.
"Hhhh😅😅.. Maaf kak.. " Ucap seungmin.
"Iya.., ayo kita makan, tadi kakak masak telur balado!!" Kata Han Jisung
"Ayo kak.. " Jawab antusias Seungmin
Mereka pun makan dengan nikmat .
Mengapa mereka hanya makan berdua?? Karena.. Mereka ditinggal oleh kedua orang tuanya sejak umur mereka kecil, orang tuanya mengalami kecelakaan pesawat dan meninggal, saat itu kedua orang tuanya ingin pergi ke rumah neneknya, tapi kedua anaknya tidak ikut karena meraka ingin bermain dengan Om mereka. Dan ternyata kedua orang tuanya dikabarkan meninggal, mereka berdua menangis dibatu nisan orang tuanya.
Han saat itu berumur 15 tahun dan adiknya berumur 12 tahun. Han tidak melanjutkan sekolah karena ia ingin mencari uang untuk adiknya sekolah.
>Okee😌
Dilain tempat...
Banchan dan Changbin sudah berada di rumah Minho, ia sudah menjemput Minho dan mengantarkannya kerumahnya.
"Ohh iya nanti kita pergi ke clup yang dulu yuk🙂" Ucap Minho
"Oke.. Ayo... " Ucap Bangchan
"Ayo... Aku ikut.., aku akan mengajak pacarku😄" Ucap Changbin
"Kau punya pacar Bin?? " Tanya Minho
"Ya punya lah.. " Jawab Changbin
"Dan kau Kak Chan.., kau punya?? " Sambil menunjuk Bangchan
"Aku.. 🤨Aku tidak😄" Jawab Bangchan
"Kau jomblo🤣🤣" Minho menertawakan Bangchan
Bangchan?? 🤣🤣iya hanya hanya memasang wajah malasnya 😒.
"Oke.. Nanti pukul 9 malam gimana?? " Tanya Changbin
"Oke.. Jam 9 ya.. Aku jemput semua.. " Balas Bangchan dan diangguki olek Minho.
"Ohh iya.. Kak Chan bisa mengajak Han Jisung untuk menemanimu di clup nanti!! " Uhar Changbin
"Emm.. Baiklah.. Aku akan mengajaknya dan juga mengajak adiknya, itung-itung untuk minta maaf karna tadi aku memperkerjakan dia dan sepertinya ia kehilangan hari liburnya" Ucap Bangchan
"Oke.. Brarti semua ada pasangan ya. 🙏🏻" Ucap Minho
"Iya.. 🙂 kamu?? " Jawab Changbin sambil nunjuk Minho.
"Aku....?? Aku pastilan...jomblo ☺😭😭" Kata Minho
"Lah.. Tadi ngejek aku jomblo ternyata eh ternyata....elu juga🤣🤣" Ejek Bangchan
"Tenang.. Kan adik Han juga diajak lo bisa deketin dia" Bisik Changbin di telinga Minho
"WWoww...iap kalau begitu.. Gasskuenn🕺🕺😃😃" Kata Minho.
>okee😌
Jam sudah menunjukkan pukul 20:35 malam Han dan adiknya sedang berada di depan TV, mereka sedang menonton film horor yang mereka sukai.
"Kak.. Hari ini kakak gak jadi ngajak aku liburan😒" Kata Seungmin disela keheningan mereka.
"Emm.. Maaf adikku.. Karena si Boss gue yang jahat itu jadi aku tidak bisa mengajakmu liburan... " Ucap Han.
"Baiklah kak tak apa.. 🙂"jawab Seungmin
Mereka pun sibuk menonton film horor lagi.
»»--⍟--««
Beberapa menit kemudian sang kakak beranjak dari sofa berpamitan kepada sang adik kalau ia akan tidur.
Han sudah berada dikamarnya ia hendak menarik selimut dan mengejamkan matanya tiba-tiba hpnya bergetar dan menyala, menandakan jika ada yang menelpon.
"Ihh ganggu aja.., udah malem...ganggu orang mau tidur aja" Gerutu Han sambil mengangkat telepon itu.
"Iya... Halo.., siapa"
"Aku Bossmu Han... ,bisa kau temani aku ke clup?? "
"Ke clup malam-malam gini.. Mau jam sembilan malam Boss, saya ngantuk"
"Aku tak Terima penolakan Han.., aku adalah Bossmu"
"Tapi ini bukan waktu kerja"
"Ikut atau kau besok tidak bisa kerja lagi?? " Ancam sang Boss
"Ahhh... Ya ya.. Baiklah aku ikut "
"Nah.. Gitu.., ajak adikmu juga.. Dan segera keluar aku sudah berada didepan rumahmu!!"
"Baiklah.. , lah.. Udah depan rumah😲"
Tutututtttt....
Bangchan mengakhiri pembicaraan mereka..
Han segera ganti pakaian dan pergi kekamar ia bilang kepada adiknya jika mereka di ajak ke clup bersama sang Bossnya, adiknya pun senang karena bisa liburan, adiknya pun segera mematikan TV dan berganti pakaian.
Han dan adiknya sudah berada dalam mobil Bangchan, mereka pergi ke menjemput Changbin dan Minho.
Tittt...
Bunyi klakson mobil
"Ayo.. Naiklah.. " Ucap Bangchan
"Baiklah.. "
"Minho.. Aku didepan dan kau.. Bisa dibelakang" Ucap Changbin dan dilas anggukan Minho.
Minho membuka pintu mobil dan melihat dua Laki-laki menggemaskan, ia segera duduk dan berjabat tangan dengan mereka.
"Hai.. Kau masih ingat aku Minho..?? " Tanya Minho
"Ahh.. Ya.. Aku ingat.. Lee Minho🙂" Jawab Han
"Dan...ini Seungmin adikku, kau ingat?? "
"Ya.. Aku masih ingat.. "
»»--⍟--««
Mereka sudah berada dalam clup dan saling meminum minuman yang meraka pesan. Han dan juga adiknya tak yakin jika mereka bisa minum alkohol yang tinggi, mereka sudah tak sadarkan diri. Han pusing dan berteman tak jelas sedangkan adiknya Seungmin tertidur.
"Aku... Aku... Capek... Boss.. Tiap hari kerja tapi diberi upah yang sangat banyak.... " Ucap Han yang sedang mabuk.
Mereka semua tertawa terbahak-bahak karena ucapan Han🤣🤣
"Bukankah itu sangat beruntung... Karna kau digaji sangat banyak🤣🤣" Ucap Minho
"Tap.. Tapi... Boss selalu menciumku sebelum memberikan gaji itu.., bukankah itu tak adil..., ia bilang jika ingin upah banyak harus menciumnya dahulu😟" Ucap Han
Semua orang pun terkejut dengan apa yang Han katakan, mereka langsung sama-sama melihat Bangchan.
Bangchan pun juga terkejut oleh pernyataan Han si karyawannya, ia menatap tajam kearah Han dan meremat gelas yang ia pegang.
"Apa-apaan kau Kak Chan.. Kau menyuapnya dengan embel-embel upah banyak??😮"kata Minho
" Aku... Mem... "
Bruggggg.....
Akh....
Sebelum Bangchan menjawab pertanyaan Minho, Seungmin terjatuh dan meringis kesakitan.
"Haii.... Kau tak apa Seungmin?? " Tanya Minho
"Akh... Aku tak apa.. " Jawab Seungmin
"Tapi aku pusing dan mual" Imbuhnya
"Baiklah kalau begitu. ..ayo pulang kau besok akan sekolah bukan" Ucap Changbin
Minho dan juga Changbin membantu Seungmin berjalan menuju mobil sedangkan Han dan Changbin masih duduk.
"Ayo kita pulang.. " Kata Chanbin
"A...Aku... Mau ke toilet sebentar... " Ucap Han
"Aku juga.. Aku mau ke toilet sebentar" Kata Bangchan dan segera menggandeng tangan Han.
Sesampainya ditoilet Bangchan mengunci pintu dan juga mengunci pergerakan Han, badanya terbentur pintu dan juga kepalanya.Han sangat terkejut dan bingung karena ia tak sadarkan diri.
"Akh.. Sakit.. Boss hiks... 😣🥺"
"Apa yang bilang barusan hah... "
"Ak.. Aku.. Tak bilang apa-apa.. "
Kesadaran Han mulai hilang ia tak bisa mengingat apa yang terjadi dan ia mabuk berat saat ini.
"Sudah aku katakan jangan bilang tentang itu".
"Oke... Sekarang kita ada disini.. Tak ada siapa-siapa aku akan menghukummu"
"Eb.. Boss... Hukuman, hukuman apa Boss.. Aku tak membuat masalah apa-apa Boss.. "
"Diam.. Kau sudah mengatakan jika kau selalu ku minta menciumku dan aku sudah bilang jika kau mengatakannya kau akan menerima hukuman"
Bangchan menahan tangan simanis di atas kepala Han dan segera mencium paksa Han, Han terkejut oleh ciuman itu dan juga tangan Bangchan yang satunya masuk kedalam celana Han. Han mendesah oleh rangsangan dari tangan Bangchan yang meramat junior Han. Bangchan melepas ciuman mereka dan mengurut kepunyaan Han.
"Akh.. Ja.. Jangan... Boss.. Akh.. Emhh"
"Kau bilang jangan tapi kau malah mendesah keenakan"
"Ak.. Aku mohon.. Boss akh... Emh.. "
"Ini adalah hukuman karena kau sudah berani mengatakan rahasia"
"Boss.. Aku aku.. Aku.. Tak tahan.. Aku ingin buang air kecil 😫🥺"
"Kau ingin keluar?? Keluarkan saja.. "
Bangchan mengurut milik Han dengan cepat dan Simanis meremat pundak Bangchan sebagai Pelampiasan karena sangat sakit dan juga nikmat dalam waktu bersamaan.
Tak membutuhkan waktu lama Han sudah lemah oleh pelepasannya dan mengeluarkan cairan sangat banyak yang mengenai tangan si Bossnya
"Akh... Aku.. Aku tak tahan... "
"Akh... Hah.. Hah.. "
Han sangat pucat, dan kelelahan, Bangchan segera membersihkan cairan Han dan memakaikan kembali celananya.
»»--⍟--««
"Kog lama banget sih.. Tuh orang.. " Kata Minho
"Bentar kita tunggu sebentar lagi" Kata Changbin
Seungmin sudah berada di dalam mobil Bangchan , ia tidur dengan pulas sambil duduk.
"Ayo.. Kita pulang🙂" Ucap Bangchan
"Oh.. Udah..?? Kog lama.. " Tanya Minho
"Tadi soallya ngantri🙃" Jawab Bangchan
"Oh.. Oke.. Yuk.. "
"Loh.. Mana Hannie??" Tanya Changbin
"Ini dibelakangku, dia capek banget terus dia mabuk berat banget nih.. " Ujar Bangchan
Abin dan juga Minho membantu Han untuk duduk di mobil, tak membutuhkan waktu lama ia sudah berada di apartemen milik Minho. Mereka semua tidur dirumah Minho karena perjalanan sangat jauh jika ia mengantarkan Abin pulang, alhasil ia semua tinggal di apartemen Minho.
Han dan juga adiknya tidur di kamar sendiri-sendiri sedangkan Minho dll tidur di ruang tamu. Apartemen milik Minho sangat luas , milik Minho berada di lantai paling atas dan tentunya. Tapi sebenarnya apartemen itu semua adalah miliknya, ia menjadi penerus pengelola gedung apartemen itu.
»»--⍟--««
Jam sudah menunjukkan pukul 7 itu artinya sudah pagi, Bangchan mandi terlebih dahulu sebelum Minho dan Abin. Han juga sudah bangun ia cuci muka bersama dengan Bossnya, karena Han bertemu didepan kamar mandi dan ditarik oleh Bangchan.
Dikamar mandi Han cuci muka, ia sudah mengingat semua yang dilakukan tadi malam, ia segera minta maaf karena tadi malam ia tak sadarkan diri dan mengatakan itu. Bangchan tak peduli sekarang malah memeluk Han dengan erat dan menciumi lehernya.
"Boss.. Geli Boss.. 😣" Kata Han
"Diam... Kau fokus saja menyikat gigimu" Ucap Bangchan
"Dan oh iya.. Jika tidak dikantor kau bisa nemangilku Kak saja" Imbuhnya
"Ba... Bagaimana..tap..tapi aku tidak bisa fokus sedangkan kakak seperti ini😌" Ucapnya sampai terbata-bata.
"Aku bilang diam ya diam" Ucap Bangchan sambil menciumi leher serta kuping Han.
Han sudah menyelesaikan membersihkan giginya, tetapi Bangchan masih saja memeluknya.
"Ak.. Aku sudah menyelesaikan membersihkan gigiku dan aku akan mandi"
"Sudah.., kita mandi bersama aja. Biar cepet terus kita pulang"
Han terbelalak karena ucapan Bangchan yang mengajaknya mandi bersama.
Han sudah dilucuti semua pakaiannya begitu pula dengan Bangchan ia juga sudah tak berpakaian, Han sebenarnya tak mau dan memberontak tapi karna ia dibentak oleh BBangcha ia menjadi takut alhasil ia pasrah.
Bangchan mendudukkan Han di sebelah wastafel, ia langsung mencium bibirnya 😱. Kaki Han memberotak terus nengayuh kesegera arah sampai Bangchan risih dengan kakinya, Bangchan meremat pada dalam Han yang mengakibatkan sang empu membuka mulut mendesah karena rematan itu, alhasil Bangchan memiliki kesempatan untuk memainkan lidahnya dengan sang empu.
>Okee kelanjutannya pasti tahu mereka ngapain.. Kita tinggal aja☺🙏🏻
Okee...
Selesai...