Ini tentangku, gadis berusia 18tahun yang menyukai kesunyian. tidurnya sering larut malam, bahkan nyaris matanya terjaga sepanjang malam.
Kalian pernah gak, dengar kata-kata gini; "Perempuan itu mempunyai dua lelaki spesial dalam hidupnya. yang pertama orang yang akan ia ingat semasa dalam sedihnya, yang kedua adalah dia yang kini bersamamu."
Jadi, kalian tau? namanya Ilham, dan yang sekarang bernama Pandu, mungkin bisa dibilang my Ex semua saat ini.
Menyedihkannya, pacaran sama Ilham itu 6 bulan/setengah tahun. putus dengan alasan sangat klasik; dia read doang chat aku. gak dibalas. auto aku putusin.
waktu itu masih cinta monyet, gila sih! aku kelas 3 SMP tau. sayangnya, hingga detik ini tuh kisah sama dia yang aku gamonin! nyebut namanya aku nangis, ingat dia aku nangis, di cht dia tetap nangis, bahkan! cerita tentang dia tuh auto nangis. padahal aku jarang nangis, gak tau nyeseknya tuh gak bisa dijelasin kalo tentang dia.
Dia cowok populer, dan aku kebalikan. aku mantan pertamanya dan dia mungkin juga begitu bagiku, cinta pertama ku.
Sedih pas dia chat; "Hai, apa kabar?"
Auto jungkir balik guling-guling banget aku tuh. namun juga langsung nangis pas dia cht gini: "Cuman mau bilang, minggu depan aku jadi kuliah jauh."
Aku vn nangis kejer didepan teman2ku.
"Ka--kamu mau ninggalin aku?"aku nangis, udah nangis dengan terbata-bata.
Dia malah bilang. ;"Iya, jadi, sebelum aku pergi, kamu ada waktu hari apa? kita fulltime bareng?" kebetulan waktu itu dua minggu sebelum perpisahan SMK aku fulltime bareng dia, temenin ambil baju perpisahan. sesak, pas cerita banyak, jelas itu adalah momen terakhir ketemu dia untuk waktu yang lama.
Gak ada pembahasan toxic atau unfaedah. ia suka ceramah dan bahas masa depan. jadi cerah kalo sama dia.
Pas dia udah pergi, aku vn. nangis.
"Serius mau ninggalin aku? gimana kalau aku ga kuat disini tanpa kamu? aku cari siapa, Am?"
"Cari Allah, ngadu sama sajadah, dan ingat pencipta mu aja. itu jauh lebih baik."
Auto nangis lagi kejer-kejer. temenku bahkan ikut nangis dengernya.
"Udah! jangan nangis lagi, ah! apaansih nangis-nangis gitu! aku tuh cuman kuliah ngejar karir bukan BUAT NINGGALIN KAMU, PAHAM?!"lewat vn dia bentak gitu. kalo di telpon g enak soalnya ada temen. hiks.
Sampai sekarang, sesaknya masih ke dada. dia memang mantan, tapi paling istimewa sekali. bukan orangnya, tapi caranya.