Di hari valentine ini aku sedikit lelah namun aku bahagia karena aku dan dia kembali dekat, padahal dahulu hubungan kami berdua sedikit merenggang hingga kita berdua memutuskan untuk tidak berkomunikasi satu sama lain. Namun sekarang kita berdua sudah mulai saling berbicara satu sama lain walaupun pembicaraannya tidak sepanjang dahulu. Sudah sekitar 2 harian ini tepatnya hari Rabu dan Kamis karena tempat duduk kami yang berdekatan yaitu depan dan belakang. Aku ingin sekali menoleh ke belakang sesekali untuk melihatnya namun aku tidak ingin membuatnya merasa risih karena ulah konyolku itu. Akhir - akhir ini setiap aku bercerita pasti dia memperhatikan aku saat bercerita, dan jika aku bertanya dia pasti dia menjawabnya secara baik - baik karena dahulu dia selalu mengataiku dengan kata - kata kasr jika aku mulai bertanya atau berkata kepadanya. Pada hari itu setelah olahraga aku dan dia duduk di tempat kami masing - masing, dan saat aku sedang bercerita dengan teman sebangku aku tiba - tiba dia berkata "pahit - pahit" sampai berkali - kali. Seketika aku langsung menengok dan ternyata ada lebah di sampingku. Spontan aku merasa terkejut dan langsung mengusirnya dengan menggunakan buku milikku. Lalu saat aku diminta untuk menghitung berapa jumlah anak yang hadir hingga membuatku kebingungan tiba - tiba saja dia berkata "13" yang berarti di ikut membantuku. Saat aku tanya mengapa dia bisa menghitung dengan sangat cepat, jawabannya adalah "karena pelajaran matematikaku bagus." Intinya pada hari itu setiap aku bertanya mengenai sesuatu kepadanya pasti dia menjawabnya dengan lemah lembut serta kata - katanya tidak menyakitkan seperti sebelum - sebelumnya. Namun sekarang cerita tersebut hanya bisa dikenang karena kita berdua telah menjalani hidup masing - masing serta dengan tujuan yang berbeda. Aku juga pernah mendengar jika dia juga sudah mempunyai seorang kekasih, hal itu membuatku berfikir jika sekarang saatnya aku untuk move on dan bekerja keras untuk membangun impianku serta mencapai segala tujuan hidupku.