tik... tok.. tik... tokk....
tengah malam. di dalam kamar aku sendirian, tik.. tok.. tik.. tok... (suara jam)
"Aaaaa aaaa...... (suara mama ku menjerit)
aku langsung berlari ke mamaku...
(mama ku, berlari keluar rumah)
awan berubah gelap. ma... mama... mama dimana?
(mama ku cuma menjerit)
" bau apa ini? bangkai? " kataku
sekejap tubuhku merinding, jantungku berdetak kencang, "dak..duk..dak. duk..... "
aku merasakan ada udara panas yg bau seperti bangkai dari belakang tubuhku.
"hhhhaaaaaaahhhhh.... haaah" (udara bau menyembur di leherku)
dengan reflek cepat aku pun menoleh ke belakang.
"poo... p... pocong" (teriak ku)
lalu pocong itu menghilang.
aku melihatnya dengan jelas kami cuma berjarak kurang dari 1 meter. wajahnya seperti tengkorak, matanya yg merah dan busuk, tubuhnya busuk dan menyemburkan udara hijau yg busuk.
"dia.. mau membunuhmu" batin ku berkata.
"aaaa.... aaa" mamaku menjerit lagi.
aku langsung menghampirinya, aku lihat mamaku sedang di cekik oleh pocong itu.
"Allah... Allah Hu akbar... " aku cuma bisa berkata itu.
pocong itu pun langsung pergi.
"haah... haah" aku ketakutan. tiba2 pocong itu mencekik ku dengan tangan yg sudah menjadi tulang belulang
"aaaa... aaaa... aku takut, aku pasti mati" ucapku dlm hati.
pocong itu mulai menyemburkan kabut hijau yg bau.
aku merasa dingin, lemas, cuma bisa mengucap "Allah... Allah... " (dengan gagap)
rasanya mulutku seperti di Bungkam sesuatu. berat sekali untuk teriak.
.lama sekali aku berdoa. akhirnya pocong itu melepaskan ku.
"haa... haah..." aku dan mama selamat.
(sekejap aku terbangun ternyata hanya mimpi)
tapi seperti nyata sekali.
saat aku kembali memejamkan mata, tapi seperti ada seseorang tidur di depan ku.
saat aku membuka mata.
POCONG
aku ketakutan setengah mati. aku membaca al-fatihah sambil memejamkan mata. setelah itu aku membuka mata dan pocong itu pergi.
aku merenung dan berfikir, berarti semua itu mimpi, dan pocong itu benar-benar tidur di sampingku. tapi kenapa? dari mana?
batin ku pun menjawab "pocong itu dari pohon pisang samping kamarmu, dia loncat ke kamarmu untuk menganggu kamu"
benarkah? kataku...
aku syok setengah mati. "sialan gue di kerjain setan iseng banget" kata ku
"jadi pocong itu tinggal di dekat pohon pisang, padahal pisang itu baru ku tanam" kataku dalam hati.
**maaf, kan teman2 kalo ada salah kata***
ini pertama kali nulis cerpen, dan semoga terhibur dengan cerita ku. di tunggu ya cerita apa lagi dari ku***