Kehancurann yang telah aku lakukan padamu tak
bisakah waktu ini diputar kembali, penyesalanku terhadpmu sangat banyak.
~saat itu~
14 februari 2013 saat itu aku terbirit-birit lari menuju ketempat perjanjian yang diatur orang tua kita, "huft yang bagian mana yah(saat itu aku mencarimu sesorang yang akan menjadi istriku)
dan aku menemukanmu sosok anggun cantik polos dan menawa awalnya, aku kira kau takdirku.
saat itu kita bercerita ringan sambil tertawah aku sangat menikmati kebersamaanku denganmu dan aku langsung kamu menikah denganku dan beserta perjanjiannya kau menerimanya aku bahagi dan tersenyum padamu
aku mencintaimu aku sangat menyangimu kuingin aku mengatakan setiap waku detik itu saat kau makan mala dan mau tertidur lalu kau bangun dipagi hari yang indah.
awal rumah tangga kita seperti biasa seperti hari dan waktu sama kau sibuk aku juga tapi kamu melayaniku dengan sangat baik, aku bahkan bersikap dingin padamu aku mencintai dari awal pertemuan kita aku sangat mencintaimu.
dengarkan aku wahai istriku kamu yang tenang disana aku akan menjaga anak kita perasaanku dan perasaanmu aku milikmu ragaku dan hatiku hanya milikmu aku mohon berbahagialah disana dan tunggu aku kuharap kali ini kamu menunggu lagi aku mencintaimu ratuku....
~saat kau pergi meningglkanku~
02/januari/2015 kita sudah terbiasa bersama aku sudah nyaman bersamu aku perhatian sedikit kita berubah menjadi suami istri yang sesunggunnya saling mengerti dan memahami tapi aku sangat sibuk.
jadi tidak terlalu memperhatikan keadanmu hari hari yang kita lalui sangat indah dan tiba saat aku
melihat kepergianmu didepan mataku sendiri sambil melahirkan anak kita maaf,aku jarang bersamamu menemanimu saat kau sakit parah dan mengandung buah hati kita. maafkan aku mohon tetap bersamaku ratuku sayangku cahayaku.....
"sayang kamu tidak mengatakan apa-apa padaku ku tentang kondisimu kenapa apa kau akan meninggalkanku dan anak kita hah!hiks..kumohon jangan pergi kau miliku aku tempatmu"
"maaf suamiku aku tak sanggup lagi mungkin waktuku sampa disini"(katanya terbata dan pelan)
apa kau mencintaiku?"
"yah dari awal kita bertemu maaf aku tidak mengekspresikannyanya kau cinta pertama dan terakhirku jdi jangan tinggalkan aku mohon hiks hiks akumencintaimu sangat sangat amat mencintaimu hiks jangan perg"(tangisku pecah)
"baguslah aku sudah tau jawabanya aku juga mencintaimu rawat dan jaga anak kita dengan baik jangan salahkan dia ini pilihanku suamiku aku sangat mencintaimu jangan lupakan aku"(jawabnya detik detik terakhir)
....tiit....tit...tit... detak jantung terhenti kamu pergi meninggalkan aku dan buah hati kita semoga bahagia disana ratu dan cahayaku....
"tidak.... sayang apakah aku bukan pilihanmu untuk memutuskan semua kenapa jangan pergi istriku hikss..hikk...sayangku..cintaku cahayaku.. maafkn aku yang tidak berguna ini aku akan selalu mencintaimu hanya kau tempat hati berlabu tidak ada yang menggantikanmu ratuku...."