Dahulu kita pernah sama-sama menguatkan pernah sama-sama takut kehilangan kamu adalah seseorang yang sangat aku cintai dengan sangat.
Sementara bagimu aku adalah pemilik pelukan paling hangat, seseorang yang kamu inginkan berlama-lama dengan menikmati hujan dan membunuh waktu agar kita tidak perlu kemana mana jika sedang berdua denganmu seolah terasa sempurna.
Aku ingin waktu berjalan lebih lambat agar bisa menatap matamu dengan lamat-lamat menikmati segala hal yang kamu sembunyikan dibalik bibirmu mengecup segala keresahan hal yang menakutimu.
Kamu adalah bagian dari hujan yang membuat aku betah berlama-lama tanpa mengatur tujuan,kita saling berdoa agar hujan turun lebih lama agar kita terkurung dan memiliki alasan agar tidak perlu kemana mana sebab katamu bersamaku akan terasa lebih hangat bahkan betapa dinginnya hujan yang turun hujan tak lebih dingin dari kesendirian,dan kamu takkan pernah mampu bertahan sendirian,yang kita butuhkan hanya waktu kala bisa bersama saat hujan lebat kita sering berdoa dan menata masa depan dan mengatur sesuatu hal yang disebut itu "cinta"
Namun kini hujan seolah teman sejalan kesendirian ku,aku tidak bisa lagi memelukmu disetiap malamku seseorang yang dulu bersih keras ngajak aku bertahan katamu apapun yang terjadi tetaplah denganku,begitu manis dan selalu menguatkan.
Hal yang begitu sulit membuatku merelakan bahkan dalam ingatan kamu menjadi kisah sedih meninggalkan pedih setiap kali hujan turun,aku kembali mengenangmu ingin lari,ingin menjerit,ingin menyudahi tetapi hati dan hal apa yang terjadi tak mau lagi peduli.
Hujan kini tak lagi semenyenangkan dulu saat aku bersamamu sekarang hujan hanya turun dengan rasa rindu yang berakhir pilu.
"Semangat Shya Allah SWT yang selalu menemani mu"