Tentang bagaimana seseorang menggenggam tak terlalu erat tapi tak pernah melepaskan..
Aku senang, kau menggenggam tanganku.
Genggaman mu membuka semua rasa yang tersimpan di sudut sana.
Terdorong enggan dan sungkan, masuk lebih dalam.
Aku bahagia, kau menggenggam tanganku.
Genggaman, yang membuatku menyadari keberadaan ku yang pernah hilang, diantara harapan orang-orang di luar sana.
Aku bersukacita, ketika jemari kita bertautan.
Tautan, yang mengekspresikan hati yang saling lekat dan erat.
Tautan, yang mendemontrasikan harap dan mimpi di waktu depan.
Genggaman tanganmu, menolongku menggenggam kuat mimpiku.
Genggaman tanganmu, mendorong ketabahan makin kian menumpuk.
Genggaman tanganmu, mendukungku, ketika kesulitan datang.
Genggamanmu. Genggaman hangatmu.
Genggaman hangat dari tanganmu, genggaman tanganmu yang menghangatkan, dan hatimu yang hangat.
Seperti mentari pagi di awal musim penghujan.
Genggaman hangat dari tanganmu, genggaman tanganmu yang menghangatkan, dan hatimu yang hangat.
Serupa senja berwarna lembayung di ujung perbatasan musim panas.
Hangat, untuk semua hari dan musim, dalam langkah-langkah sederhana milik kita.