Sebuah buku diary usang di balik lemari yang terjatuh. Dewantri membuka buku tulisan yang pernah dia tulis disana:
Jika waktu berputar kembali maka aku ingin melepaskan segala kerinduan pada nenek tercinta. Dia selalu memanjakan ku dan menyayangi ku. Nenek adalah ibu dari ibu ku, dia adalah seorang wanita tangguh seperti ibu. Meskipun di usia nenek yang sebja, nenek tidak pernah lelah utuk bekerja dan mencari nafkah halal. Aku teringat setiap liburan di akhir pekan, bahkan dari aku balita dahulu nenek selalu mengajakku berbelanja.
Aku di tempatkan di dalam keranjang yang sangat besar, keranjang yang terbuat dari bamboo tebal yang di kaitkan di bagian bekalang kursi sepedanya yang antik. Nenek membaw aku berbelanja melewati berbagi angkutan besar, meskipun hanya sepeda angin. Nenek mengendarai dengan sangat lihai, hal yang paling aku sukai adalah menelentangkan tangan seakan terbang seperti angin.
Nenek sesekali suka menoleh ke belakang dan memastikan apakah aku baik-baik saja.
Aku sangat merindukannya hadirnya dan jika waktu bisa di putar kembali maka aku ingin memeluknya sekali lagi. Ketika aku mulai bersekolah, nenek menyempatkan diri untuk singgah dan sesekali menjemput ku. Nenek juga sering memasakkan aku makanan dan bekal sekolah. Kepergiaannya membuat aku lupa akan satu hal, aku yang menyesali bahwa tidak memiliki waktu yang penuh di sela hari-harinya yang menua. Karena aku terlalu sibuk dengan sekolah dan pelajaran.
Tanpa aku sadari waktu pun terlewati dengan hari-hari ku yang sibuk sampai aku menyelesaikan pendidikan tinggi dan mendapatkan pekerjaan di sebuah instansi pendidikan. Nenek meninggalkan ku ke Rahmatullah di saat aku sedang tidak di sampingnya. Aku kembali ke rumah dan mendapati nenek telah menghembuskan nafas terakhir.
#Catatan Dewantri
🌿🌿🌿🌿🌿
“Dewantri, nenek akan selalu melihat mu dari atas sana ketika nenek sudah pulang nanti.”
Dewantri ingat sekali itu adalah kalimat terakhir kali yang nenek katakana sat bertemu dengannya. Air matanya menetes, tapi waktu terus berputar dan angan ingin waktu berputar kembali adalah sebuah ilusi belaka.