Aya baru saja masuk kedalam rumah ketika seorang membunyikan bel rumah.
clek .....
Aya membuka pintu rumah
" iya siapa ya " aya melihat seorang pengantar surat sedang berdiri.
" ini mb saya mau mengantar undangan dengan alamat rumah ini";kata mas itu
" oh ya trimakasih " kata aya lalu menerimanya.
"'kalo begitu saya permisi dulu ya mba" kata mas pengantar lalu pergi dengan motornya.
aq cuma mengangguk dan masuk kedalam rumah
undangan yang di pegang pun di buka. aya
" akhirnya kau memberikan undangan " guman aya pelan seraya melihat tulisan nama yang tertera.
" Devan & Anjar."
" aq akan datang dev akan kutunjukan bahwa
ngak ada sesal bagiku kehilanganmu" guman aya.
.............................
" slamat ya dev, jar semoga samawa " kata aya ketika sudah berada dihadapan pasangan pengantin itu.
" makasih sudah datang" kata devan tapi tidak dengan anjar yang tersenyum sinis pada aya.
Setelah memberi selamat aya pun mencari makanan dan minuman dan berbaur bersama
para undangan lain.
Ketika aya ingin mengambil minum
" ya, kamu datang " kata key menarik tangan aya
" iya kenapa ";jawab aya datar.
"kaget aja, takira belum move on" kata key menatap
aya penuh selidik.
" lho ngak sakit hati Anjar nikah sama devan , kalian udah lama pacaran eh malah jagain jodohnya anjar" kata key mengerucutkan bibirnya.
" bukan jodoh ku key, ngak usah dipikir banget " jawab aya cuek.
" ya syukurlah kamu bisa lupain devan aq cuma turut prihatin bisa bisanya tuh teman ngembat pacar teman" ucap key kesal
" ngak usah dibahas yuk cari yang enak ,mubazir
banyak makanan" kata aya berbisik.
keduanya pun terkekeh geli kalo bicara tentang makanan yang tak bisa dihindari.karna key sangat suka dan tak pernah jauh dari makanan.
..................................
Seminggu tlah berlalu aya yang ditugaskan atasan keluar kota untuk urusan audit pun harus berangkat kesurabaya. karna harus mengaudit data disana.
" yah kempes " kata aya yang memeriksa ban motor metic iventaris kantor yang dia pinjam untuk pulang ke hotel tempat ku menginap selama 5 hari.
" dimana nyari bengkel mana sudah mau magrib" gerutu aya kesal
" huh......aya pun membuang nafas kasar.
Namun ada sebuah mobil pajero sport hitam
yang mendekati aya dipinggir jalan. dan seorang pria pun turun dengan baju dinas kerjanya
" waduh jangan jangan mau nilang nih" kata aya yang bingung karna memang tak mengenal wilayah surabaya
" kenapa mb, ada yang bisa dibantu" katanya
menawarkan bantuan.
" eh....maaf pa eh mas ini motor saya bannya kempes tahu dimana bengkel terdekat ngak" kata aya yang sedikit takut.
" ada tapi 3 km dari sini , begini saja mba naik mobil saya, biar ajudan saya yang akan menjemput
motor mb nya dan mengantarnya kebengkel" kata pria itu.
Aya pun berpikir sejenak seraya mengenali wajah pria yang mau menolongnya
" kaya kenal nih" guman aya mengingat wajah fameliar didepannya.
" eh maaf kaya ....kak satria ya " kata aya setelah
mengingat wajah yang ta asing baginya.
" iya mb kenal saya" kata pria itu menatap aya
penuh selidik.
" satra arjuna wibawa kan " kata aya menyebut
lengkap nama itu.
" iya bagaimana bisa tahu" kata pria itu menatap lekat aya.
" saya aya kak , aya naira pratiwi adik kelas kakak
waktu sma dulu yang jadi bendahara pas kakak
jadi ketos" kata aya mengingatkan satria.
" astaga.... benaran, maaf kak satria lupa" kata satria lugas.
" ayo naik mobil kak satria ini sudah mau magrib, rumah dinas kaka dekat sini" kata satria lalu menelpon ajudannya untuk membawa motor
aya.
Aya pun mampir kerumah dinas kak satria.
" masuk ya... magriban dulu nanti kak satria antar pulang" katanya ramah.
" iya kak trimakasih" jawabku. yang lalu numpang sholat magrib dirumah dinas disebuah perumahan
komplek militer.
Setelah selesai sholat kak satria membawakan
segelas teh hangat dan sepiring kue basah.
" maaf seadanya " kata kak satria.
" kakak tinggal sendiri " kata aya bertanya.
" iya maklum bujangan jadi rumahnya berantakan" katanya sedikit sungkan.
" ngak masalah kak" kata aya yang melihat rumah yang sedikit berantakan .
' trus tadi rukuh siapa" kata aya heran kenapa ada rukuh wanita
" itu rukuh mb yang bantu bersih bersih disini " kata kak satria.
Kak satria pun bercerita setelah lulus sma melanjutkan ke akmil lalu setelah lulus bertugas di papua selama 5 tahun dan bertugas lagi di surabaya sampai sekarang. dengan pangkat kapten .diumur 27 tahun.
" lalu aya sendiri gimana ?" tanya kak satria.
Aya kerja di perusahaan asing kak, setelah lulus kuliah kerja nyambi malamnya ambil S2 juga ya terus ya gini ini terdampar disini" kata aya bercerita
" masih sendiri " kata kak satya tersenyum.
" iya kak jomblo akut, belum laku ngak ada yang mau " kata aya mengingat gagalnya kisah cintanya
yang ditikung teman.
" ya senasip dong " kata kak satya bercanda.
" ha ..ha...ha .. akhirnya pun aya tertawa lepas begitu juga dengan satria.
Lalu setelah isya satria pun mengantar aya ke hotel tempat aya menginap. namun sebelum pulang kak satria lebih dulu mengajaknya makan malam disebuah restoran cepat saji.
" kalo pulang kabarin ya , biar kak satria antar
" kata satria ketika aya turun dari mobilnya.
" iya kak trimakasih traktirannya " kataku.
" eh tolong kasih no nya buat kakak hubungi
bila motornya sudah aman" kata kak satria.
sambil menyodorkan hp.
" oh iya " kata aya lalu mengetik no nya.
dan me save nya. dan memberikan hp kak satria
kembali.
" ok slamat malam mimpi indah " kata kak satria
pada aya.
" makasih kak assalamualaikum " kata aya lalu masuk menuju hotel.
" walaikumsalam " jawab satria memandangi aya
yang menghilang masuk hotel.
Sejak saat itu kak satria pun sering menghubungi
aya, bahkan ketika pulang aya diantar kak satria.
Kak satria terlihat tampan dan gagah dengan baju
dinas nya dan bentuk tubuhnya yang bagus membuat aya teringat kalo dulu banyak teman teman aya yang menyukai kak satria termasuk anjar. rivalnya.
.................................
Tok...tok....
Clek.......
" bunda ada apa" kata aya yang baru selesai mandi.
" ya cepat ganti baju dan dandan yang cantik lalu turun " perintah bunda.
" hah.....apaan sih bunda aya capek malas ah" kata aja ngeles.
" pokoknya ayah bunda tunggu di bawah mau ada tamu datang" kata bunda tegas.
" yah......... " guman aya malas tapi terpaksa aya menuruti juga.
Aya turun dengan mengunakan gaun cantik putih tulang walau sederhana namun terkesan elegan.
lalu menuju berjalan menuju ruang tamu karna sudah ditunggu.
" nah ini anakknya lama banget sih' " kata bunda
memperkenalkanku pada relasi bisnis ayah.dan
Deg........
" kak satria....." kata aya gugup ketika menjabat tangannya.
" kalian saling kenal ? tanya ayah pada aya.
" iya om ...aya adik kelas satria waktu sma dulu" kata kak satria menjelaskan.
" wah syukurlah berarti bisa dilanjut " kata ayah
santai.
Aya pun duduk disebelah bunda.dan tante weni
bundanya kak satria. dan ayah pun melanjutkan obrolannya.
" aya pa bram ini teman ayah waktu kuliah dulu.
sekarang mereka datang kesini mau melamar aya,
gimana kamu mau ? kata ayah menatapku menunggu jawaban.
aya terdiam sejenak menatap bunda.bunda menganggukkan kepalanya tanda setuju.dan
aya pun harus memberi jawaban pada ayah
yang menatap lekat putri bungsunya itu.
" alhamdulilah aya terima yah " jawab aya tertunduk malu.
" alhamdulilah " kata semua orang yang mendengar.
" berarti akadnya seminggu lagi tapi aya harus nikah secara militer dulu lusa sekalian antar berkas
lalu resepsinya bulan depan " kata om bram yang sudah mengurus semuanya bersama ayah.
.................................
Ada rasa bahagia dihati aya setelah proses nikah militer yan memakan waktu dan ribet.selesai untung aya mengambil cuti seminggu dan akad nikah kua dilaksanakan dirumah aya secara sederhana dengan keluargga inti dan kerabat terdekat.
sedangkan persiapan resepsi disebuah hotel
mewah sudah diatur sesuai tanggal
aya begitu senang dan bahagia kini rupamya
tuhan tu adil akhirnya ia mendapat kan jodoh yang lebih baik dari devan sang mantan.
Kini akhirnya aya memberikan undangan penikahannya juga kepada devan tidak dengan waktu lama hanya 2 bulan setelan devan dan anjar menikah.
..........................
" key, ini undangan datang ya" kata aya ketika aya datang kerumah key untuk mengantar undangan
karna satria kembali bertugas kesurabaya.
" serius ya jangan becanda ah" kata key dengan mimik serius.
" dua rius malahan " kata aya tersenyum.
" yah ......cepat amat sih kapan pacaranya" kata key
penasaran .
" ngak pake pacaran tapi langsung dilamar" kata aya tersenyum.
" hadeh akhirnya kamu memberi undangan penikahan juga sama devan ya, impas kan" kata key datar .
" iya akhirnya bisa memberikan undangan penikahan ini padanya, oh ya titip berikan anjar" kataku pada key.
" wah kamu benar benar bikin kejutan
yang ngak takira kira ya" kata key sambil memegang undangan yang aya berikan.
" menurutmu " kataku heran.
" ta pikir kamu masih .......
" ah ngak penting ,ya sudah aq pasti datang ya
ok selamat ya" kata key sumringah.
" sama sama cepat nyusul " kata aya tersenyum.
" ya doakan tahun ini, "kata key balas tersenyum.
" amiin " jawab aya mengamini.
Sedangkan disisi lain disebuah rumah
Brak........prank....prank......
" sialan kok bisa secepat ini dia nikah , kenapa keberuntungan slalu mendekatinya sih" kata anjar kesal membanting semua barang dikamarnya.
" aq pikir dia bakal nangis, sedih dan sakit hati
eh malah....sialan kenapa dia slalu satu langkah
lebih dariku...." umpat anjar.marah.
Malam resepsi penikahan yang ditunggu pun
terlaksana dengan sangat sempurna.
Mata anjar terbelalak melihat siapa yang bersanding dengan aya yang duduk dipelaminan.
" wah jar, kalah set lho aya dapat yang lebih keren
dari anjar" sindir key ketika berdiri tak jauh dari
anjar dan devan sedangkan devan hanya terdiam.
" alah paling kak satria dipelet tuh sama dia" kata
anjar emosi
" hadeh begitulah nasip orang yang dengki dan iri
ngak akan dapat yang lebih baik " kata key lalu pergi meninggal sahabatnya yang kini jadi musuh
Sedangkan satria dan aya terlihat bahagia saling
tersenyum satu sama lain.
" trimakasih de sudah mau jadi istri kaka " kata satria bahagia mencium pucuk rambut aya.
" trimakasih juga kak sudah mau menerima aya apa adanya" kata aya malu lalu menundukkan wajahnya didada satria.
semoga kita bahagia sampai ke surga " kata satria
yang memeluk aya dan menciumnya. karna sangat bahagia.
Tamat.
.