Rabu 21 Oktober 2020
Hi Apa Kabar Kalian Semua Baik - Baik Saja Kan Kali Ini Aku Akan Menjelaskan Sedikit Tentang Misteri Keberadaan Yeti Yang Sering Banyak Banget Diceritakan Oleh Orang-Orang Luar Negri Sana Dan Warga Indonesia Juga Mungkin Sudah Ada Sedikit Yang Tahu Tentang Makhluk Yeti Tersebut,Baikalah Tidak Perlu Lama - Lama Lagi Kali Ini Aku Akan Menjelaskan Hewan Apakah Yeti Itu Dan Dari manakah Asalnya Dia Yang Mungkin Setidaknya Sering Muncul Di berbeda Tempat Dan Selalu Ada Sedikitnya Dia Menampakkan Diri.
Yeti diyakini sebagai 'manusia salju yang mengerikan', bentuknya mirip primata. Penampakannya beberapa kali dilaporkan terjadi di dataran tinggi di Asia, seperti di Nepal dan Tibet, khususnya di sekitar Himalaya. Bukti lain seperti jejak kaki besar juga turut memperkuat cerita tentang makhluk ini dari generasi ke generasi.
Makhluk Ini Digambarkan Seperti Seorang Manusia Namun Mempunyai Badan Yang Sangat Besar Bahkan Melebihi Gorila Dewasa Pada Umunya Dan Dia Mempunyai Bulu Berwarna Putih Yang Sangat Tebal Sekali Dan Biasanya Yeti Ini Muncul Di Suatu Tempat Yang Bersalju.
Namun, studi DNA dari apa yang diduga sampel Yeti, yang berasal dari museum dan koleksi pribadi, menguak bahwa legenda Himalaya itu punya asal usul yang tak seperti dikira selama ini.
Hasil itu didapat setelah para peneliti dari University at Buffalo menganalisis sembilan spesimen diduga Yeti -- termasuk sampel tulang, gigi, kulit, rambut, dan feses -- yang dikumpulkan dari Pegunungan Himalaya dan Dataran Tinggi Tibet.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society Bmenemukan, satu sampel ternyata berasal dari bangkai seekor anjing, sementara delapan lainnya berasal dari beruang hitam Asia dan beruang cokelat Himalaya (beruang cokelat Tibet).
Pemimpin Dari tim penelitian, Dr. Charlotte Lindqvist mengatakan, "Temuan kami menunjukkan bahwa dasar biologis legenda Yeti ternyata dapat ditemukan pada beruang lokal," kata dia.
Tim tersebut bukan yang pertama meneliti DNA Yeti Namun, Lindqvist mengatakan, studi sebelumnya hanya melakukan analisis genetika sederhana, tanpa menjawa pertanyaan terbesar soal makhluk legendaris itu: apakah ia nyata ada atau sekedar mitos?
Saat mencoba mengungkap kebenaran soal Yeti, Lindqvist dan timnya ternyata menemukan informasi berharga tentang sejarah evolusi beruang Asia.
Dan Aku Mendapatkan Info Bahwa Pada Tahun 1832 sebuah jurnal menerbitkan laporan seorang penjelajah Inggris tentang seekor makhluk yang penuh bulu panjang dan gelap yang dilihatnya di Himalaya. Lalu legenda pun berkembang tentang mahluk misterius yang kemudian dijuluki Yeti.
Banyak orang mengira Yeti adalah makhluk primata dari jaman prasejarah itu mendiami belantara salju Himalaya di benua Asia.
Namun sebuah kajian baru menyimpulkan bahwa semua bukti fisik menunjukkan Yeti ini berasal dari jenis hewan beruang.
Dan Pada tahun 1925, fotografer N. A. Tombazi mencatat pengalamannya melihat Yeti, yang disebutkan sebagai sesosok makhluk tinggi dan telanjang yang menarik-narik tanaman rhododendron di ketinggian 4.500 meter.
Sesaat sebelum dimulainya Perang Dunia Kedua, kaum Nazi tertarik untuk meneliti sosok Yeti ini, dan mengirim sebuah ekspedisi ke Nepal untuk menyelidikinya.
Dan pada waktu itu pun, lebih dari 100 tahun yang lalu, penjelajah Ernst Schäfer bahkan menyimpulkan bahwa Yeti hanyalah seekor beruang.
Dan Mungkin Ini Lah Cerita Sedikit Tentang Siapa Itu Yeti Dan Dimana Dia Berasal.