Aku seorang anak remaja yang dituduh membunuh sahabat ku sendiri...
Aku memiliki seorang sahabat yang bernama Yaya,Yaya adalah sahabat ku dari kecil,dia adalah anak orang kaya di daerah ku,sedangkan aku hanya anak supir pribadi keluarganya.
Sampai suatu hari,Yaya meninggal karena di tabrak mobil suruhan ibu tirinya,dan di saat itulah semua hidupku berubah,di saat semua orang berduka ibu tiri Yaya menuduh ku sebagai pelaku kecelakaan Yaya.
"Kau mendorong anak ku ke jalan" kata ibu tiri yaya, "Tidak bukan aku nyonya😭😭" jawab ku,
"Tidak perlu berbohong,dasar anak jalang" Plakkk.. terdengar suara tamparan, "Apakah keluarga mu butuh uang,ha anak jalang, sampai kau mendorong anak ku" tangis ibu tiri Yaya.
"Tidak Nyonya Tuan,aku tidak mendorong Yaya, bagaimana aku mendorong Sahabat dari kecil ku" Kata ku kepada Tuan dan Nyonya, "Apakah nyonya tidak salah lihat! bukanya nyonya yang meleparkan bola ke jalan! dan menyuruh Yaya mengambilnya!Ha" kata ku.
Plakk suara tamaparan "Dasar anak jalang jangan mengadi² sudah jelas kau yang mendorongnya, jangan mengembalikan fakta" jawab nyonya,
"Cukup!"kata Tuan, "Nabila apakah kau benar mendorong Yaya ke jalan?"tanya tuan,"Tidak tuan aku tidak mendorong Yaya"Kata ku sambil menangis,"Tuan aku bersumpah aku tidak melakukan itu😭"Kata ku kembali sambil menangis
"Sayang aku memiliki bukti,kalo anak jalang ini mendorong Yaya"Kata nyonya, "Mana coba ku lihat buktinya"Jawab tuan, *Memberikan foto ke tuan*, "Dasar anak tidak tau terimakasih"kata Tuan keras,*Plakkkk* Untuk ke tiga kalinya aku di tampar, Ayahku tidak bisa membelah ku karena ayahku hanya seorang supir...
Dan Akhirnya aku di usir dari rumah Yaya,aku kembali kerumah ku di antar oleh ayahku
*Skip perjalanan*
Akhirnya aku sampai di rumah ku,di saat aku baru turun aku langsung di seret oleh ibuku, "Ibu lepaskan aku,aku tidak bersalah bu,ibu nyonya yang melakukannya bukan aku,bu ibu" Kata aku sambil terisak, *Plakkk* Suara tamparan ibuku "Dasar anak binatang,apakah kau gila!aku tidak pernah mengajarkan mu untuk membunuh orang"kata ibuku sambil memukul,menampar ku.
Aku hanya bisa menerima semua pukulan dan tamparan itu tanpa melawan,karena aku begitu takut pada ibuku,pada akhirnya aku di usir dari rumahku,karena warga tidak ingin menerima ku,karena aku telah membunuh Yaya,padahal itu bukan aku.
"Kenapa aku harus lahir?! Kenapa hidup ku seperti ini?!Ya tuhan kenapa hidup ku seperti ini!? apakah aku tidak berhak bahagia!?Tuhan tolong jawab aku,aku lelah seperti ini,kenapa kau memberikan cobaan yang begitu berat kepada ku?!" teriakku
karena pikiran ku telah sempit,aku memutuskan untuk mengakhiri hidupku,aku berfikir hidup ku tidak berguna,hanya bisa membawa sial dan masalah bagi semua orang,jika aku mati pasti semua orang akan bahagia,Karena tidak ada lagi pembawa sial.
Aku Benci Kalian Semua!
*Aku Meloncat ke dalam sungai*