malam ini entah kenapa aku tidak bisa tidur, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 malam.
Aku merasa sangat gelisah, aku miringkan tubuhku ke kanan dan ke kiri. Namun, tetap saja aku tidak bisa segera masuk ke dalam alam mimpiku.
Bahkan, saat ini aku malahmerasa jika tubuhku mulai merinding. Bulu kudukku terasa berdiri semua, aku segera bangun dan turun dari ranjang.
Kemudian,aku keluar dari kamarku dan segera melangkahkan kakiku menuju pintu kamar orang tuaku.
"Bu, Pak. Bangun, Anes takut." Aku berkata dengan lutut yang bergetar, bahkan tubuhku terasa sangat lemas.
Entah kenapa, aku malah merasa semakin takut. Aku merasa seluruh tubuhku dingin dan membeku, padahal di rumahku tidak memakai AC.
"Buka pintunya, Bu. Buka pintunya, Anes takut." Kembali aku mencoba membangunkan kedua orang tuaku, namun mereka tak kunjung membuka pintunya.
Aku semakin takut, karena saat ini aku malah mendengar suara cekikikan dari luar jendela. Semakin lama, suara cekikikan itu semakin terdengar dengan jelas.
Aku memang sangat takut, tubuhku terasa lemas. Namun, anehnya aku sangat penasaran dengan suara cekikikan tersebut.
Aku takut jika aku hanya di prank saja, tapi jika aku mengingat-ingat, ini bukan hari ulang tahunku. Namun, tetap saja aku penasaran.
Aku berusaha untuk melangkahkan kakiku, walaupun dengan sedikit terseret. Ku buka sedikit gorden, alangkah kagetnya saat aku melihat sosok wanita yang terlihat berbaju putih kucel nampak terbang tinggi meninggalkan rumahku.
"Ibu!" teriakku sebelum pandanganku mengabur.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
**********************END********************