Aq baru saja mengecek fb ku yang sempat beberapa hari tak kuaktifkan.. namun karna banyaknya teman semasa smp dan sma yang
masuk membuatku aktif untuk untuk berseluncur didunia maya. untuk hanya ber say hello dengan teman lama.
pernah suatu ketika aq ikiut group tentang satuan muslim namun membuatku kapok, ketika aq ikut
berkomentar aq dapat makian dan teguran yang
menohok. sejak itu aq keluar dari group itu.
Aq sempat menon aktifkan fbku. karna kadang
ada yang juga cuma iseng .bahkan menipu
untuk memeras .dan bahkan mengancam.
pernah sekali ada seorang teman yang katanya
berasal dari inggris berkenalan denganku
bahkan ingin lebih akrab lagi. kerena ingin
berteman baik kusambut niat baiknya.
Dia memaksa ingin minta no wa agar bisa
kenal secara pribadi. dan aq pun tak curiga
sama sekali.
Pertama kali ngobrol dengannya lumayan
karna sebatas teman jadi ya ngobrol biasa
lewat wa. no yang dia gunakan pun memang
asli dari inggris. karna aq pun mengecek keaslian
dan kode wilayah.
seminggu berlalu pun biasa saja tapi mulai
membuat ku aneh.
" hai ....sweet heart what you doing now?"
" sorry wll am busy. no can read your messegge.
" no problem. iam always waiting you
" oh sorry no wait me because iam was merried.
" why. .....
" nothing.....
" can you say me abaut your famiy.
Aq pun tak membalas lagi wa nya yang membuatku janggal dan aneh
........................
Setelah 2 bulan berlalu bahkan dia tetap rajin mengirim pesannya lewat wa. bahkan
pernah suatu hari dia memaksa minta alamat
rumah namun aq tak pernah memberikannya.
Aneh memang lalu dia marah marah .....
namun aq bersikap biasa saja. karna ku pikir
dia iseng. apalagi ketika aq sibuk aq jarang membaca pesan yang masuk.
Ketika aq tak membalasnya will marandan mengatakan padaku bahwa dia sedang bahagia
saat itu. katanya dia sedang ulang tahun.
Aq pun membalasnya untuk mengucapkan
selamat namun setelahnya aq tak pernah membalasnya.
aq sempat bingung aneh ya kok bukan siapa siapa
di wa bisa marah marah. aq juga tak pernah cerita
tentang pertemananku pada suami karna hanya
sebatas kenalan teman dunia maya.
Tapi rupanya will mengangap nya serius beberapa
kali dia menyapaku dan minta alamat rumah, tapi
tak satupun ku tanggapi..aq hanya sibuk dengan
perkerjaan. dan mengurus suami dan anakku.
Bahkan kadang aq ikut menulis cerpen di noveltoon
hanya untuk mengisi waktu sengang dari oada ngerumpi dengan tetangga rempong.yang hobby
bergibah. jadi kujadikan waktu untuk menulis dan membaca novel.
Namun rupanya wiil yang tak terima marah dan mengacam ku.lalu memamerkan foto dia memegang sebuah pisau.
Dia bilang bila aq tak membernya alamat rumah dia akan bunuh diri.
" hid, kok wa temanmu ngeri nya " kata tia
ketika dia membuka hpku saat minjam untuk
melihat data.
" tahu tuh orang aneh deh" kataku heran.
Will berkata dia akan bunuh diri dan juga mengirim
kata kata ancaman yang membuatku aifil
dan bergidik ngeri.
Aq pun lalu memblokir nonya dan menghapus
nya dari hp karna omongan yang ngak pantas
kaya seorang spikopat gila.
Sejak saat itu sq cukup berhati hati dan bijak dalam
membalas semua pertemanan yang masuk.hanya
teman teman yang ku kenal saja.
Bahkan sejak saat itu aq jarang berseluncur di dumay karna kesibukan yang padat karna ada rasa takut dan juga trauma.
Fobia sosial yang kualami bahkan kadang terbawa
dikehidupanku. yang membuatku berhati hati dalam bersikap.dan berteman rupanya di media sosial lebih mengerikan dari dunia nyata.
karna kita tak mengenal siapa lawan kita dan kawan yang kita kenal yang lama atau baru.
yang sampai kini aq sudah jarang untuk bisa
ber say hello keteman teman sekolahku.
namun masih menaktifkan media sosiaku hanya sebagai tempat menerima info atau urusan merketing.
" hid.....kenapa jarang aktif di fb " kata ina sahabat
ku slalu aktif di fbnya.
" lagi sibuk say " jawab ku.
" waduh kok pantasan pesannku ngak diblalas"
kata ina.
" iya aq kadang kadang aja na aktifnya " kataku.
" ya ngak papa sih hid, yang penting sekali skali
tetap nongol" kata ina
" beres bos " kataku pada ina teman smpku yang tinggal di papua.
Walau pun demikian masih ada rasa trauma dan
fobia dihatiku yang membuatku slalu ingat
untuk berhati hati.
Asal selama ancaman itu tidak mengangguku di
dunia nyata. masih bisa menahan fobia itu dengan
wajar.
Aq juga tak ingin fobia itu menganggu aktivitasku. jadi kadang aq lebih cenderung banyak fokus pada hal hal yang positif dan hal berguna karna sejatinya kita sendiri yang mengendalikan pikiran kita.
Aq slalu positif thinking dan heppy menghadapin hidup yang penuh tantangan ini. jangan dibuat stress dan galau. sejatinya hidup ada pada hati kita yang penting kita bersyukur dan berpikit positif
untuk mengurang beban hidup.....yaitu santai....
Dan fobia itu perlahan hilang dengan seiringnya waktu berjalan. dan pada intinya hidup itu jangan di buat rumit karna kita sendirilah yang membuatnya rumit. karna kita yang menjalaninya.
Hargai setiap waktu yang terbuang karna waktu tak
bisa dibeli dengan uang dan harta. jadi akhirnya
setiap ada hal atau kejadian aneh aq lebih banyak
berdoa dan beribadah khusuk.
Tamat.