Namaku Lily, mereka menganggap ku sebagai gadis cupu di sekolah.
Karena aku sangat pendiam, bukan berarti aku cupu. Tapi entah mengapa mereka membenciku dan membully ku.
Srak!
Lagi lagi seseorang melemparkan sebuah kertas padaku. Mereka juga menertawakan ku entah karena apa.
"Heh!! Cupu!! Berdiri dong!" Teriak Alika, gadis cantik berambut merah.
Aku hanya menoleh, dan membiarkannya memanggilku berulang kali.
"Dasar cupu!! Bisu ya?!" Ucapnya lagi.
"Sudahlah, dia memang selalu seperti itu" Gumam ku sambil menghela nafas panjang.
Tapi kali ini, Alika menarik keras rambut ku dan mendorong ku sampai terbentur ke tembok.
Aku hanya bisa diam, dan tak tau harus melakukan apa. Karena jika aku melawannya, orang tua ku bisa marah.
Hal itu bermula ketika aku sekolah di SMP ternama.
Aku sering memukuli siswa lain karena mereka membully ku.
Tapi orang tua ku salah paham, mereka pikir akulah yang salah.
Karena hal itu, aku di keluarkan dari sekolah. Sampai kedua orang tua ku marah besar.
"Kamu denger kan?! Punya telinga kan?!!" Bentak Alika.
Aku sudah tidak tahan dengan ocehannya. Dengan rasa kesal, aku mendorongnya dan mencekik lehernya.
"Dasar ngga tau diri!!!" Ujar ku membuat seluruh siswa yang melihat itu merasa terkejut dan panik.
"Li-Lily!!!! Lepppasinnnn!!!" Pinta Alika yang sudah tidak bisa bernafas.
"Mau bully aku lagi?!! Iya?!"
"Ng-Ngga!!! Aku minta maaa-maaf!!! Tolong, lepasin aku!!!"
Akhirnya aku melepaskan tanganku dari lehernya.
Dia menangis kesakitan, sambil memegangi lehernya yang sedikit terluka itu.