saat itu umurku masih 12 tahun
aku dalam perjalanan menuju sebuah desa yang ditinggali kakekku
saat itu hari sudah beranjak malam
~~~~~~~~
* ma ini masih lama ya? (aku)
#sebentar lagi ko(mamiku)
*berapa lama lagi?
#1 jam lagi
saat itu aku melewati jalan yang bertanah merah disekitar sana hanya ada pepohonan.
ketika motor ku melewati sebuah pohon aku melihat ada seseorang yang tersenyum menatapku, dia seperti laki laki parubaya, awalnya aku bingung kanapa dia terus menatapku, tapi ya sudahlah toh ngapain juga aku memikirkannya, aku hanya balik senyum ke orang itu setelah melewati pohon itu aku melihat kebelakang karna aku masih penasaran dengan orang itu.
Tapi anehnya orang itu menghilang entah kemana.
*(kok ga ada ya kan di sekitar sini ga ada rumah yang dekat)
aku hanya diam sambil memikirkan kenapa orang itu menghilang.
saat melewati jembatan(sekitar 90 meter dari aku melihat sosok tadi)
*ma liat ga tadi di bawah pohon di sana ada orang lagi berdiri
#?
#ga ada tuh
*masa orang kita lewat di samping dia tadi
#udah jan diomongin lagi
*kenapa?
#ga boleh
aku hanya bingung kenapa mami ku ngomong kek gitu
setelah sampai di desa
aku masih saja kepikiran akan sosok tadi,tapi aku ga berani tanya ke orang karna mami ku melarang.
keesokannya
aku bertemu dengan sepupu ku
dia tinggal di desa itu
waktu kecil aku sering main dengan dia.
"ra ikut ga?
*kemana?
"rumah mas_-
*ooh, bentar ganti baju dulu
"hm
skip sampe rumah mas ku
*mas
"kenapa?
*tadi liat ga ada hewn mati ditengah jalan, tubuhnya penuhama darah. kek nya baru mati deh.
"ha? ga ada tu, ga ada apa apa kok tadi
*masa?
"hooh
(bode ku) Ra kapan sampai, kenapa ga masuk? ayo//ngajak masuk
*//ngikut
di dalam
(bode ku) kapan sampai?
*kemaren😁
(bode ku)ooh,nih minum dulu
*iya
begitulah hari itu kulalui bermain bersama mas ku
hari mulai larut malam,sekarang aku sudah ada di tempat nenek ku.
setelah puas menghabiskan waktu liburanku aku memutuskan untuk kembali kekota.
aku melewati tempat yang kemari ku lewati saat datang kedesa ini. tapi ada hal yang membuat ku kecewa, yaitu aku ga meliat lagi sosok saat itu.
seperti itulah awal dari segalanya
dimana aku mulai mengalami hal yang menakutkan di hari² ku mulai dari melihat sosok tak kasat mata padahal aku tak mempunyai kemampuan tuk melihat mereka tapi aku tau kalo penglihatan ku itu bukan cuma imajinasi tapi itu memang mereka,karna aku memiliki sepupu yang bisa melihat sosok tak kasat mata.
lalu berlanjut dengan sosok yang ada di samping lemari ku. aku pernah bilang ke orang tua ku ketika aku melihat sosok itu, tapi orang tua ku tak percaya mereka hanya bilang kalo itu hanyalah imajinasi ku.
semua itu masih berlanjut tapi dengan jalan berbeda, yaitu sekarang aku hanya berpikir semua itu pasti adalah petujuk dari mereka tuk ku ungkap.