- 🌹🌹🌹
Masih teringat Sore itu terasa begitu manis
Saat Bagas datang kerumah,
Dia mengucap salam dengan senyum manisnya
Tak lupa dia membawakan mawar untukku
Aku bahkan tak tau dia kan datang
"Aku harap saat ini dan seterusnya kau akan selalu bersamaku❤️ Ayu
"tentu sayang..
"tapi bagaimana dengan orang tuamu apakah belum ada lampu hijau untuk kita,
aku malu dengan tetangga yg terus menanyakan perihal hubungan kita..
"percayalah secepatnya aku akan bawa orang tuaku menemuimu,dan kita akan langsung menikah
yahh.. 3 tahun pacaran Malah Membuat ganjalan d hatiku
aku tau ,paham dan amat mengerti aku dan bagas saling mencintai tapi tidak untuk keluarga Bagas yang bisa d bilang mereka orang kaya
sedangkan aku hanya anak yatim yang d tinggalkan ibunya entah kemana bahkan banyak dari mereka yang bilang ibuku seorang (PSK)
Tapi setiap q tanyakan hal itu pada nenek, nenek membantah katanya ibu pernah mengirim surat dia pergi karna suami barunya tak mengijinkan nya menemui aku dan nenek lagi sejak itu aku hidup bersama , di besarkan kakek dan nenek seorang pencari kayu bakar
Pernah sekali waktu itu Bagas mengajakku bertemu orang tuanya
namun apa yang ku dapat
kluarga bagas acuh tak acuh padaku mreka sibuk dengan urusan mreka sendiri
"yu...
"iya
"maaf ya
Ayah dan ibuku lagi sibuk jadi mereka seperti itu
kamu masih mau kan sama-sama berjuang denganku?
"mmm..
hanya itu yg bisa ku katakan
padahal air mata hanya tinggal menetes tapi ku tahan
.Ku coba sabar walaupun Hatiku sakit
Waktu terus berputar ..
Bersyukurlah aku karna doa mereka dan niatku mengubah nasib membuahkan hasil
tapi saat ini entah rasanya udara begitu panas cuaca padahal bersahabat
mungkin karna hari ini hari pengangkatan ku Tadinya aku bekerja sebagai pegawai lestoran biasa karna sudah lama sekali aku bekerja d tempat itu sekarang aku di tugas kan memegang cabang lestoran yang satunya lagi
pada waktu itu juga Bagas sebernya sudah 3 hari tanpa kabar
Ayu gelisah namun apa daya
Dan waktu 3 tahun itu tak ada artinya
saat Ayu bekerja demi memperjuangkan cintanya, namun apa jadinya perjuangannya d balas penghianatan
di hari libur kerja..
Ayu Memutuskan pergi kerumah temannya yang masih bisa di katakan adik sepupu Bagas, berharap mendapat informasi tentang bagas
benar saja Ayu tak sengaja menerima sebuah undangan yg di kirim untuk temannya
yang bertuliskan
"Bagas Wijaya Atmadja
bin Wijaya Atmadja
Dengan
"Ririn Ningrum soenandi
binti Cokro soenandi
...
"Tidakkk..tidak mungkin....
apa ini mimpi?
🥀 Rasanya dunia ini runtuh seketika
Ya..Sekali lagi
Waktu tiga tahun tiada artinya,Manis kata"mu, sikapmu ,lantas waktu yg tlah kita lalui bersama suka suka kita sama-sama, bahkan perjuangan kita. diammu pun terjawab bagas
"Makasih tuk semua ini.. jawabanmu tlah menjawab rasa penasaranku bagas
walau bukan dari mulutmu
"Aaaghhhhh...
"Kau jahat..jahatttttt Bagas
"AKU SANGAT BENCI DIRIMU ..!!
** END
terimakasih buat waktunya,semoga suka dg critaku.salam damai🙏