TIKUNGAN
Assalamu'alaikum wr.wb.
Halo Semua !
First Menulis Novel, jadi mohon maaf bila ada kesalahan Kalimat atau kata.
Saya akan memberikan sebuah kisah berjudul
" Story OF love Ana uhibbuki Fillah "
Mencintai karena Allah
Adalah sesuatu yang sangat indah.
Ambil hikmah dan pelajarannya ya.
Namaku Erwin, Dan Inilah kisahku.
semua berawal dari indahnya memiliki seorang pasangan.
Aku memiliki pacar bernama Hafizah, kisah cintaku bersamanya begitu indah.
1,5 Tahun Hubunganku Dengannya.
Semua terasa baik - baik saja, hingga Akhirnya Allah memberikan teguran kepadaku, Hafizah Pergi meninggalkanku dan kini dia pun dilamar oleh lelaki yang baru dia kenal tak lama.
Rasa sakit, Kecewa, terluka terus menyelimuti Hati, Perlahan Aku mencoba mencari Arti cinta dan kebahagiaan yang sebenarnya. Perjuangan begitu sangat berat dilalui, hingga akhirnya Aku menemukan Makna Cinta dan Kebahagiaan yang selama ini Aku cari.
########################
Pagi Hari yang begitu cerah, Seperti biasanya Erwin Menunggu Hafizah Di sebuah cafe, 10 menit kemudian, Hafizah tiba dan menghampiri Erwin.
Hafizah berkata kepada Erwin dengan raut wajah bersalah karena terlambat datang. " Win, kamu sudah lama menungguku ? maaf ya Aku datang agak telat." Ucap Hafizah.
Erwin tertawa dan berkata mesra kepada Hafizah. " Hahaha..... Enggak kok, Santai Aja kali, oh iya kamu mau pesan apa ?." Ucap Erwin.
Raut wajah Hafizah pun kembali ceria, kemudian dia mengambil daftar menu dari cafe tersebut.
Hafizah menunjuk salah satu Menu yang ada pada daftar dan berkata kepada Erwin.
" Emm... yang ini aja deh Nasi goreng spesial." Ucap Hafizah
Erwin kembali bertanya kepada Hafizah sambil tersenyum mesra. " kalau minumannya mau yang mana ?." Tanya Erwin.
Hafizah kembali melihat daftar menu dan akhirnya menunjuk salah satu minuman favoritnya, kemudian Hafizah berkata kepada Erwin sambil menunjukkan minuman yang akan di pesannya.
" Yang ini saja, chocolate caramelo." Ucap Hafizah.
Setelah selesai memilih menu makanan dan minuman yang mereka pilih, Erwin pun memanggil Pelayan Cafe sambil melambaikan tangan.
" Mas - Mas." Ucap Erwin.
Pelayan cafe itu pun menghampiri Erwin dan Hafizah, kemudian bertanya kepada mereka berdua.
" Selamat pagi kak, ada yang bisa saya bantu ?." tanya Pelayan Cafe.
Erwin kemudian menunjukkan menu yang mereka pilih kepada Pelayan cafe dan berkata kepadanya.
" Emm.. mas, saya pesan Nasi goreng spesial 2 porsi serta minuman Chocolate caramelo 2 gelas ya."
Pelayan cafe itu pun menuliskan menu yang mereka pilih, dan bertanya kembali kepada mereka.
" ada lagi kak ?." Ucap pelayan Cafe.
Erwin menjawab dan berkata kepada pelayan cafe. " Engga ada mas, itu saja."
Pelayan cafe itu pun berkata kepada Erwin.
" Baik kak, saya ulangi lagi ya Nasi goreng 2 porsi, Chocolate caramelo 2 gelas, mohon ditunggu pesanan akan segera di proses."
Pelayan cafe itu pun bergegas menuju dapur.
Makanan yang mereka pesan pun tiba, Hafizah dan Erwin saling menikmati makanan di cafe tersebut, kemesraan semakin terasa.
1 Jam kemudian, mereka pun meninggalkan cafe, Erwin mengajak Hafizah ke sebuah taman bunga yang begitu indah.
Erwin berkata kepada Hafizah. " Fizah, Kita ke taman yuk, kita lihat beragam macam bunga disana, pasti kamu suka." Ucap Erwin.
Hafizah pun mengiyakan Ajakan Erwin untuk pergi mengunjungi taman.
" Iya deh, ayo kita kesana dan Ada sesuatu hal yang ingin aku bicarakan sama kamu Win." Ucap Hafizah.
Erwin mengerutkan dahi dan merasa penasaran dengan perkataan Hafizah.
Erwin pun bertanya kepada Hafizah. " Hal apa yang akan kamu bicarakan padaku ?." tanya Erwin.
Erwin mengerutkan dahi dan merasa penasaran dengan perkataan Hafizah.
Erwin pun bertanya kepada Hafizah. " Hal apa yang akan kamu bicarakan padaku ?." tanya Erwin.
Hafizah menghela nafas dan berkata kepada Erwin.
" Nanti saja, yasudah yuk kita berangkat sekarang." Ucap Hafizah.
###################
Mereka pun pergi mengunjungi taman Bunga.
Sesampainya disana, mereka pun duduk bersama menikmati suasana alam yang begitu sejuk.
Erwin beranjak dari tempat duduk nya, dan berkata kepada Hafizah. " Fizah, tunggu ya, Aku Akan memberikan sesuatu padamu." Ucap Erwin.
Hafizah Tersenyum dan bertanya kepada Erwin.
" Apa itu ?." Ucap Hafizah.
Erwin pun Menghampiri Tanaman Bunga Mawar yang begitu indah merah merona, Dia pun memetik setangkai bunga mawar untuk diberikan kepada Hafizah.
Erwin berkata sambil memberikan setangkai bunga kepada Hafizah.
" Sayang, coba kamu Pejamkan mata sebentar ya."
Hafizah pun memejamkan matanya, Perlahan Erwin memberikan Setangkai bunga mawar sambil memegang jemari Hafizah.
Erwin berkata kepada Hafizah dengan mesra. " Nah, sekarang buka matamu perlahan."
Hafizah mulai membuka kedua mata nya secara perlahan. Alangkah terkejut melihat Bunga mawar yang begitu indah berada di depan matanya dan Dia pun tersipu malu.
Hafizah berkata mesra kepada Erwin. " Makasih ya Win, Aku suka bunga nya."
Erwin pun tersenyum sambil berkata kepada Hafizah.
" aku mencintaimu seperti bunga mawar yang begitu indah dipandang." Ucap Erwin.
Suasana semakin hangat kicauan burung saling bersahutan, kupu - kupu yang hinggap diantara bunga di taman tersebut.
Senja di sore hari mulai tiba, Hafizah terdiam sejenak dan memandang wajah Erwin.
Perlahan dia bertanya kepada Erwin.
" Win, apakah bener kamu sayang sama aku ? dan apakah kamu bener - bener mencintai aku ?." Tanya Hafizah.
Erwin menatap sambil memegang Erat jari jemari Hafizah.kemudian dia berkata kepadanya.
" Aku bener - bener sayang sama kamu dan aku mencintai kamu setulus hati." Ucap Erwin.
Hafizah terdiam menghela nafas, kemudian dia pun bertanya kembali kepada Erwin dengan tatapan serius.
" Jadi kapan kamu akan mengunjungi ayahku ?." tanya Hafizah.
Seketika Erwin terdiam, kemudian Dia pun menjawabnya. " Aku akan datang mengunjungi ayahmu, namun aku juga perlu waktu mungkin 1 - 2 tahun lagi." Jawab Erwin.
Hafizah kembali terdiam, Dan bertanya kembali kepada Erwin dengan raut wajah kecewa. " selama itu kah kamu melamarku ? mau sampai kapan hubungan kita seperti ini ? sejujurnya aku capek Menjalin hubungan tanpa sebuah ikatan win." Ucap Hafizah.
Erwin merasa heran dan bingung Atas apa yang diucapkan Hafizah. Erwin pun bertanya kepada Hafizah.
" Maksud kamu apa ? Aku tidak mengerti." Ucap Erwin.
Tetesan Air mata jatuh di kedua pipi Hafizah dan sesekali menyeka air mata nya. Hafizah berkata kepada Erwin. "Jika terus seperti ini, lebih baik kita akhiri saja Masa pacaran kita. Aku tidak mau terus begini, dan aku ingin punya kejelasan, Jika memang kamu sayang dan cinta sama aku, mengapa kamu tidak berjuang ? mengapa kamu tidak berani mengunjungi ayahku ? aku tidak mau hubungan ini di permainkan win." Ucap Hafizah sambil menyeka air matanya.
Erwin berkata kepada Hafizah. " Aku sudah berjuang untukmu, aku suka rela menghabiskan waktu bersamamu, inikah balasan sayang dan cintamu untukku ? Mengakhiri hubungan yang selama ini aku jaga selama 1 tahun lebih bersamamu ?." Tanya Erwin.
Hafizah Berkata kepada Erwin. " Ini bukan sebuah perjuangan win, Mulai sekarang kita akhiri semua hubungan kita, makasih atas segalanya win, makasih telah menemaniku selama ini, semoga kamu mendapatkan yang lebih baik selain aku, Maaf aku pamit ya, sekali lagi Terimakasih, Assalamu'alaikum." Ucap Hafizah.
Hafizah pun pergi meninggalkan Erwin sambil menahan tangis disetiap langkah.
Erwin Tak menyangka hubungan yang dia Pertahankan selama ini kandas, Hancur seketika. Erwin terus menatap Hafizah yang semakin menjauh darinya.
Hingga hujan pun mulai turun menyirami Dirinya yang terus terdiam ditaman bunga.
Erwin berkata lirih " Secepat itu kamu meninggalkanku ?." Ucap Erwin.
Hujan mulai berhenti, kini Erwin mulai meninggalkan Taman bunga, membawa luka yang begitu tersiksa.
#####################
1 Bulan kemudian, Luka Hati masih terasa yang dialami Erwin, dia Terus memandang Story of memories di Galery Handphone nya.
Erwin membuka Instagramnya, Dia Terkejut setelah melihat story Milik Hafizah, terlihat Kartu undangan bertuliskan Hafizah & Hamdan.
Hati nya semakin hancur, merasakan kecewa yang begitu dalam. Erwin kemudian mengambil sebuah buku diary dan menuliskan Curahan Hatinya.
" Tugasku hanya merawat sayapmu.
Bukan untuk terbang bebersamamu.
Tugasku sebagai payungmu telah usai.
Setelah kamu menemukan.
pelangi senja Yang baru.
Semesta hanya mempertemukan saja.
Bukan untuk mempersatukan.
Aku ikhlas dengan semua.
yang telah terjadi.
dan menerima takdir bahwa.
kita tidak akan pernah bersatu.
kita akan bahagia dengan.
kisah kita yang berbeda. "