Ji Hyo, So Yeon dan So Min adalah sahabat sejati. Mereka selalu menghabiskan waktu disekolah bersama.
Apalagi saat liburan musim dingin, mereka bertiga akan menginap di salah satu rumah dari mereka.
Mereka juga memiliki rumah yang berdekatan yakni tetanggaan.
Pagi ini, mereka bertiga berangkat sekolah bersama.
Tetapi ketika hendak menuju ruangan kelas, tiba tiba saja ada seorang perempuan berambut panjang menghentikan langkah mereka.
"Maaf, aku ingin bertanya, mana anak yang bernama So Min?" tanya perempuan aneh itu dengan nada dingin.
So Min pun mengangkat tangannya.
"Kau di suruh untuk ke ruangan laboratorium lama oleh Bu Han Woo." jelasnya.
Perempuan itu kemudian langsung pergi meninggalkan mereka bertiga.
"Apa kau yakin akan pergi ke laboratorium itu? Bukankah laboratorium itu tidak boleh didatangi oleh siapapun sejak kejadian anak hilang itu?" tanya So Yeon merasa ragu.
"Benar! Kau jangan ke sana!" ucap Ji Hyo dengan nada keras. Ji Hyo adalah anak tomboi, dia juga mantan pembully.
Tetapi So Min menolak dan lebih memilih untuk datang ke laboratorium lama itu karena perintah Bu Han Woo.
Ji Hyo dan So Yeon pun mengalah dan mereka masuk kelas lebih dahulu.
Sampai di laboratorium lama, So Min tak sengaja melihat sebuah boneka aneh yang sedang memegang sebuah kertas.
Karena merasa penasaran, So Min pun mengambil kertas tersebut dan membaca isi tulisannya.
Isi kertas~
Boneka ini bisa berbicara saat jam 12 malam, lho! Ambillah aku dan bawa ke rumahmu.
So Min adalah anak pemberani dan sedikit bodoh.
Karena hal itu, dia pun membawa boneka tersebut.
Saat pulang sekolah, So Min memberi tahu tentang boneka itu pada dua temannya.
Akhirnya mereka berdua pun menginap di rumah Ji Hyo dan membuktikan apakah boneka itu benar benar bisa berbicara saat jam 12 malam atau tidak.
~
Ketika tengah malam, mereka bertiga sudah bersiap didepan boneka itu.
Dan tiba tiba...
Boneka itu memunculkan sebuah pisau ditangannya dan kemudian menusukkan ke kepala Ji Hyo.
"Aku akan membunuh kalian." ucap boneka itu dengan sadis.
Karena syok, So Min dan So Yeon langsung berlari keluar rumah tanpa memperdulikan Ji Hyo.
"Hosh.. hosh... Ini semua salahmu!" teriak So Yeon sambil menangis.
"Ji Hyo..." rengeknya.
So Min hanya bisa menunduk dan ia merasa sangat bersalah.
Sejak saat itu, So Yeon dan So Min akhirnya tidak pernah bersahabat lagi karena kejadian yang telah terjadi pada Ji Hyo.
Jika bukan karena So Min membawa boneka itu pulang, maka Ji Hyo pasti akan selamat.