"Iya!!! Aku ngga bohong!!" Ketus Maria dengan wajah seriusnya.
"Hm... Tapi aku ngga percaya deh sama ucapan kamu. Kita juga belum buktikan sendiri hal itu kan?" Ujar Arisa yang merasa tak percaya dengan cerita mistis dari Maria.
"Oke! Siapa takut!"
Arisa tersenyum sinis, bahkan ia sangat tau kalau Maria adalah anak yang penakut.
Bagaimana bisa dia menerima tantangannya ini.
"Tapi, yang kamu maksud itu jam 12 malam atau siang?" Tanya Arisa bingung.
"Jam 12 malam, soalnya kalo siang mungkin aja ngga akan terjadi" Jelasnya.
"Fine, sepakat ya nanti malem aku ke rumah kamu dan liat, apakah boneka itu bener bener bisa bicara atau ngga!!" Arisa membuktikan.
"Iyaa, tenang aja kok"
Akhirnya pukul 23.50 malam pun tiba, alarm di kamar Maria berbunyi.dia membangunkan Arisa yang masih tertidur pulas akibat kelelahan.
"Arisa.. ayo bangun!!!"
"Hoamm... Buat apa sih kita bangun??"
"Ini udah jam 23.50, katanya kamu mau liat boneka yang bicara?"
"Ya ampun!! Iya, aku lupa!" Seketika Arisa langsung terbangun dan membuka matanya lebar lebar.
"Mana bonekanya? Taruh disini!" Perintah Arisa.
Maria mengambilkan sebuah boneka imut dari lemarinya untuk melihat ritual.
Dan benar saja, tepat pukul 00.00, mata boneka itu berubah menjadi warna merah.
Dan boneka imut itu bisa berbicara layaknya seorang manusia.
"Aaaaa!!!" Maria berteriak kencang.
"Sstttttt, jangan berisik dong! Kan udah aku duga, kamu pasti ngga akan berani!" Timpal Arisa kesal.
Ditengah pertengkaran mereka, mendadak boneka itu berlumuran darah dengan pisau ditangannya.
Arisa langsung menarik tangan Maria untuk kabur.
Tapi sayang sekali, ketika kurang satu langkah laki membuka pintu keluar, mereka malah tertusuk dari arah depan oleh boneka mistis tsb.
Alhasil tidak ada yang selamat, baik Maria ataupun Arisa.