Badan eksekutif mahasiswa tampak sibuk mengurus segala kegiatan kampus. Hari ini setelah masa orientasi, para mahasiswa sudah selesai di plonco dengan segala rutinitas dan memasuki masa pemberkasan pengisian mata pelajaran dan jadwal masuk kelas.
Serina dan Tasya adalah sahabat yang sudah berjanji akan berada di kelas yang sama. Akan tetapi pagi ini ketika mereka melihat papan mading putih yang menempelkan beberapa kertas berisi nama-nama mahasiwa dan mahasiswi membuat orang-orang berkerumun melihat dan membacanya.
Serina melihat Tasya, dia sangat jelas telah membaca nama mereka.
“Tasya, kita tidak satu kelas” ucap Serina menunjuk ke salah satu kertas.
Serina di tempatkan di kelas C ruangan ujung sedangkan Tasya di tempatkan di kelas A ruangan dekat perpustakaan. Mereka memasang wajah murung, semua perencanaan tidak sesuai dengan realita. Semester bangku dan tukar bangku, jarak mereka mereka semakin jauh. Meskipun begitu mereka tetap berjanji akan menjadi sahabat yang tidak terpisahkan.
“Tasya, jarak kita semakin jauh” gumam Serina memperhatikan langkah Tasya memasuki ruangan lain.