Berjalan bersama beriringan dengan tangan menggelayut cantik dan ganteng namun tidak dengan senyum Mia yang terkesan jauh dari kata senyum.
"Tolong wajah di kondisikan!" pinta Rio yang menatap Mia tajam.
"Aku kan sudah bilang, aku tidak mau ikut... untuk apa kau ajak aku!" Mia menjawab malas.
"Jangan paksa aku berbuat nekat Mia." ancam Rio dengan tatapan membunuh.
"Aku paling benci kamu!" tapi Mia tetap tersenyum dengan mencubit pinggang Rio.