Hari ini adalah hari dimana semester baru akan di mulai, tapi aku tidak tahu bahwa saat semester baru ini di mulai, akan membuat jarak di antara aku dan dia menjadi sangat jauh.
Semester lalu aku dan teman masa kecil ku masih duduk di bangku yang bersebelahan, kami berdua mengobrol tanpa memperhatikan sekeliling, makan siang bersama, bahkan dia sering sekali mengganggu ku.
Tapi semenjak hari ini kami harus duduk berjauhan, saat pertama kali tempat duduk di kelas kami di tukar aku tidak terlalu mempermasalahkan nya, karena menurut ku itu hal yang biasa.
Satu minggu berlalu kami masih seperti biasanya, tapi lama kelamaan dia mulai akrab dengan teman yang berada di sebelah nya, bahkan dia pernah mengatakan, dia menyukai teman yang berada di sebelah tempat duduk nya.
Saat dia mengatakan itu padaku, aku sudah memiliki firasat bahwa hubungan pertemanan kami akan semakin jauh.
Satu bulan kemudian dia sudah jarang bersama ku, bahkan dia hanya berbicara kepada ku seperlunya saja.
Ini sangat menyakitkan, hanya karena tempat duduk kami berjauhan, haruskah jarak antara kami juga berjauhan, dari semenjak kecil aku sudah menyukai nya, tapi dia hanya menganggap ku sebagai adiknya, karena dia sangat menginginkan adik perempuan, tapi Ibunya tidak kunjung hamil, hingga hari ini dia masih menjadi anak tunggal.
Aku mencoba untuk mendekati nya, tapi dia hanya cuek kepada ku, dengan alasan pacar nya yang baru ini, tidak suka kalau dia dekat dengan perempuan lain, walaupun itu teman masa kecil nya.
Semenjak saat itu aku memutuskan untuk menguburkan perasaan ku sedalam mungkin, kisah cinta sepihak itu sangat menyakitkan, seperti mengejar sesuatu yang tidak akan pernah menjadi milik kita.
Aku hanya memandang nya dari jauh bersama dengan pacar nya, untuk mengobati rasa rindu ku kepada teman masa kecil sekaligus cinta pertama ku, mencoba untuk move on seiring berjalannya waktu, semoga hati ku secepat mungkin melupakan mu.
Tamat