"Entah keputusan yang ku ambil ini tepat atau tidak" Lirih seorang wanita dengan persaan bercampur aduk.
Lalu tiba2 pintu kamar hotel yang sedang ditempati nya terbuka dan munculah seorang pria yang lumayan tampan dan gagah.
Nama ku Elisa usia ku 25 tahun, tapi aku harus menjual malam pertama ku kepada seorang pria yang aku tidak kenal, karena ibu ku sedang terlilit hutang yang di tinggalkan oleh mendiang Ayah ku, saat Ayahku meninggal, perusahaan yang di pimpinan oleh Ayah ku langsung gulung tikar karena banyaknya hutang yang menumpuk, hutang kepada bank sudah lunas dengan menjual perusahaan, rumah, dan semua properti kami, tapi hutang kepada kreditor belum bisa di bayar sehingga pihak kreditor akan mengancam memenjarakan Ibu ku kalau dalam 1 minggu tidak bisa membayar seluruh hutang serta bunganya.
Tidak ada satupun saudara atau teman yang mau memberikan pinjaman kepada Ibu ku, ternyata mereka semua hanya teman saat kami memiliki segalanya, saat kami jatuh semuanya meninggalkan kami.
Melalui situs yang aku temukan di internet aku akhirnya memutuskan untuk menjual malam pertama ku dengan harga yang lumayan besar, juga bisa membayar semua hutang kami kepada kreditor.
Sebelum aku menyerahkan tubuh ku kepada pria itu dia sudah menunjukkan bukti bahwa dia sudah mengirimkan uang yang di sepakati sebelumnya ke no rekening ku.
Malam pertama ku dengan pria asing itu pun di mulai, dia mulai mencium bibir ku dengan penuh kelembutan lalu ciuman itu pun berubah menjadi ciuman yang panas, entah kenapa aku dengan sangat mudah mengikuti alurnya, dia membaringkan aku di tempat tidur dengan sangat lembut.
Malam yang sangat panas itu akhirnya berlalu.
Keesokan pagi nya dengan sekuat tenaga aku berusaha untuk bangun tapi tubuh ku seakan remuk, kaki ku sangat susah untuk di gerakan, juga di area sensitif ku terasa sangat sakit dan perih.
Dengan susah payah aku menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, lalu segera pergi meninggalkan pria yang tampan dan gagah itu tertidur dengan sangat pulas.
"Semoga di masa depan aku tidak pernah bertemu dengan nya" Lirih ku dalam hati.
Tamat