"Halo semua, selamat datang dan selamat bergabung dengan agency Jelita. Saya senang sekali boleh berdiri di depan gadis-gadis cantik seperti kalian," Mami Monic membuka kegiatan pelatihan bagi gadis-gadis muda yang baru saja bergabung di agency-nya.
Sebelum terjun ke realitas, para peserta agency Jelita, wajib mengikuti pelatihan selama 6 bulan. Selama itu, para gadis dibekali berbagai pengetahuan seputar kecantikan, perawatan tubuh, koreografi, show dance, akting dan presenter. Anak asuh mami Monic juga dididik bagaimana bersikap santun, diajari table manner, memasak, dansa, mengelola keuangan dan dasar bela diri.
Isi materi pelatihan yang kedengarannya lucu dan sia-sia sebab sudah menjadi rahasia umum agency Jelita milik mami Monic adalah wadah terselubung untuk usaha penyedia jasa sugar baby miliknya.
"Mencetak perempuan tangguh adalah misi agency Jelita, selain mengutamakan kecantikan dan kemolekan tubuh, otak kalian juga perlu diisi. Sebab, agar kalian tahu ... banyak pria yang senang dengan perempuan cantik dan cerdas, perempuan yang tidak hanya nyaman diajak bergelut di ranjang tapi juga teman yang asyik diajak ngobrol dan kebutuhan mereka terlayani dengan baik, sehingga dengan cara itu mereka akan betah dengan kita," kata mami Monic percaya diri.
"Interupsi, mam," ujar salah seorang peserta.
"Iya silakan, sebutkan nama dan usia terlebih dahulu, sayang."
"Saya Ayleen, umur 21 tahun. Kesimpulannya aja mam, tujuan pelatihan ini apa? Itu aja. Terima kasih."
"Baik. Terima kasih pertanyaan yang bagus sekali nona Aimee. Tentu saja tujuannya adalah mencetak tenaga profesional agar kalian tidak mudah diremehkan, agar tidak seorang pun boleh menindasmu," tegas mami Monic.
Seorang gadis lain mengacungkan jarinya, "Maaf mam, saya Liana umur 23 tahun. Saya tertarik dengan kata-kata mami barusan, tidak seorang pun boleh menindasmu? Kok kesannya kejam sekali, ya?"
"Ya memang begitu sayang. Kalian tahu, dunia ini kejam, penuh ambisi dan persaingan dalam mewujudkan ambisi tidak jarang antar teman saja bisa saling sikut, untuk memajukan diri kita. Ada lagi yang mau bertanya atau menyanggah?" pancing mami Monic.
Semua peserta diam.
"Baik. Tidak kebetulan kalian ada di sini dan membayar mahal untuk bisa bergabung dengan agency Jelita ... dan sebagai bonus, kalian akan menerima pelatihan menembak dan yang memperoleh nilai terbaik akan mendapat senjata api legal secara cuma-cuma." Terdengar tepuk tangan bergemuruh para audiens.
"Aish, ini kita mau dipersiapkan jadi model apa jadi body guard, sih?" gumam seorang gadis yang sedari tadi diam.
"Dipersiapkan dan dituntut jadi perempuan hebat, tentunya, sayang," ujar mami Monic seraya melempar senyum.